5 Cara Ampuh Mencegah Muntaber

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gastroenteritis, atau umum disebut muntaber, terjadi akibat infeksi bakteri dan virus pada saluran pencernaan. Cara paling ampuh untuk mencegah muntaber adalah dengan menghambat perkembangan kuman-kuman yang menjadi penyebabnya agar tidak menyebar ke tubuh orang yang sehat.

Tanpa upaya pencegahan yang efektif, penyakit ini bisa menular dengan sangat cepat. Bahkan, jika terkena anak-anak dan lansia, penyakit ini bisa mengakibatkan komplikasi yang mengancam jiwa. Lantas, bagaimana caranya?

Cara mencegah muntaber

sabun cuci tangan antiseptik

Muntaber dapat menular dengan mudah melalui makanan, air yang terkontaminasi, serta kontak langsung dengan penderita.

Agar Anda tidak tertular, berikut adalah beberapa cara yang perlu Anda lakukan untuk mencegah penyebaran gastroenteritis:

1. Mencuci tangan secara rutin

Kemungkinan besar, semua barang yang Anda gunakan setiap hari terpapar ratusan jenis kuman penyebab penyakit.

Kuman-kuman ini dapat masuk ke dalam saluran pencernaan saat makan atau menyentuh area sekitar mulut.

Itu sebabnya, cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk mencegah muntaber adalah dengan mencuci tangan secara rutin.

Cucilah tangan Anda dengan air mengalir dan sabun setelah keluar dari kamar mandi, memegang hewan, sebelum makan, atau menyentuh benda yang berpotensi menjadi sarang kuman.

2. Membatasi kontak dengan penderita muntaber

Cara lain untuk mencegah muntaber adalah dengan menghindari pemicunya.

Jika seseorang yang Anda kenal mengalami muntaber, batasi kontak dengannya hingga kondisi tubuhnya membaik dan gejala muntaber sudah tidak tampak.

Anak-anak yang mengalami muntaber sebaiknya tidak masuk sekolah terlebih dulu. Mereka juga tidak disarankan untuk berenang jika masih sering mengalami diare.

Ini disebabkan karena bakteri dapat berpindah dari feses dan mengontaminasi air kolam renang tanpa disadari.

3. Menyimpan dan mempersiapkan makanan secara higienis

menyimpan daging

Kuman penyebab muntaber dapat menyebar dengan mudah, bahkan dari bahan mentah ke makanan matang yang bersih.

Anda bisa mencegah kontaminasi kuman muntaber dengan cara memisahkan wadah penyimpanan makanan yang ada di rumah.

Selain itu, gunakan talenan serta pisau yang berbeda antara daging dan sayur guna mencegah kontaminasi silang. Cucilah semua peralatan yang Anda gunakan untuk memotong, menyiapkan, dan mengolah makanan agar selalu higienis.

4. Menghindari konsumsi makanan mentah

alat dapur

Hindari mengonsumsi daging, ikan, susu, telur, atau produk hewani lainnya yang masih mentah. Bahan makanan segar seperti sayur dan buah-buahan juga perlu dicuci bersih sebelum dikonsumsi.

Cara ini dapat membantu mencegah penularan muntaber. Pasalnya, bakteri, virus, dan parasit penyebab penyakit muntaber berkembang subur pada bahan makanan yang mentah.

Kuman-kuman ini baru akan mati setelah terkena suhu tinggi dalam proses pengolahan.

5. Menjaga kebersihan tempat tinggal

Bukan hanya kebersihan diri, kebersihan tempat tinggal juga perlu diperhatikan.

Cara ini juga dapat membantu Anda mencegah penularan muntaber. Titik yang memerlukan perhatian ekstra di antaranya kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang makan, serta area untuk memasak.

Bersihkan seluruh area ini secara rutin, paling tidak seminggu sekali. Gunakan larutan desinfektan untuk membasmi semua bakteri dan virus penyebab penyakit ini, terutama di sudut rumah yang tidak tersentuh.

Cara paling sederhana untuk mencegah penularan muntaber adalah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Bakteri dan virus mungkin tidak sepenuhnya menghilang, tapi Anda dapat meminimalisasi risiko timbulnya penyakit.

Menjaga kebersihan juga akan menghindarkan Anda dari penyakit infeksi lain. Jadi, mulailah membiasakan gaya hidup sehat ini agar kesehatan Anda senantiasa terjaga.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Buah yang Paling Baik Dikonsumsi Saat Diare

Mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare mungkin tidak cukup hanya dengan minum air. Makan buah juga baik untuk pencernaan penderita diare, kok!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 15 September 2019 . Waktu baca 6 menit

7 Gejala yang Menandakan Anda Sedang Muntaber

Muntaber bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, termasuk anak-anak. Apa saja gejala atau ciri muntaber yang umumnya terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Diare, Kesehatan Pencernaan 24 Agustus 2019 . Waktu baca 7 menit

6 Kunci Penting Memilih Ikan Segar Berkualitas Tinggi

Ikan memiliki banyak manfaat, tapi manfaatnya menjadi tidak optimal bila kondisinya tidak segar. Berikut adalah ragam cara memilih ikan segar untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Tips Makan Sehat, Nutrisi 6 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Makanan Sudah Dihinggapi Kecoa, Apa Masih Boleh Dimakan?

Kecoa adalah hama yang merepotkan karena sering merusak barang dan menempel di makanan. Lantas, apakah makanan yang dihinggapi kecoa masih boleh dimakan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Informasi Kesehatan 4 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

salmonella dalam makanan

Cara Menghindari Paparan Bakteri Salmonella dari Makanan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
bahaya makan kotoran manusia

Bahaya Makan Kotoran Manusia Terhadap Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
muntaber menular

Bagaimana Cara Muntaber Menular ke Orang Lain?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2019 . Waktu baca 9 menit