6 Vitamin dan Mineral yang Menjaga Anak Agar Tak Gampang Sakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah si kecil sering mengalami flu, batuk, atau bahkan penyakit infeksi lainnya? Tentu, jika sang buah hati sedikit-dikit sakit, pasti orangtua merasa was-was dan khawatir. Kalau ini terjadi pada anak Anda, mungkin disebabkan karena sistem imun si kecil lemah.

Jangan cemas, Anda bisa kok, membuat sistem imun si kecil menjadi lebih kuat. Anda bisa memberikan sang anak makanan yang mengandung vitamin serta mineral yang baik untuk sistem imunnya. Lalu, apa saja vitamin dan mineral yang dibutuhkan anak agar tidak mudah diserang penyakit?

Berbagai vitamin dan mineral yang ampuh tingkatkan sistem imun anak

Bisa dibilang sistem imun adalah sistem pertahanan manusia terhadap virus, bakteri, jamur, parasit, dan zat asing lain yang menjadi sumber penyakit. Jadi, ketika sistem imun menurun, maka semua sumber penyakit tersebut akan sangat mudah masuk ke dalam tubuh.

Tapi tenang, Anda bisa kok, membuat sistem imun sang buah hati menjadi lebih kuat dengan memberikannya vitamin serta mineral berikut ini.

1. Vitamin C

Kalau Anda pernah dengar, vitamin C sering kali disebut sebagai antioksidan. Ya, zat antioksidan di dalam tubuh berperan penting dalam menguatkan sistem imun. Dalam beberapa teori disebutkan jika vitamin C dapat mencegah terjadinya proses radikal bebas yang mampu bikin sel-sel tubuh rusak.

Selain itu, kemampuan vitamin C yang telah diakui lainnya adalah membantu merangsang produksi sel darah putih – sel yang menjadi ‘pasukan’ dalam sistem imun. Anda dapat menemukan vitamin C di dalam buah-buahan seperti stroberi, jeruk, mangga, dan kiwi.

2. Vitamin E

Hampir mirip dengan vitamin C, vitamin E juga berperan sebagai antioksidan yang mampu melindungi sel-sel tubuh anak dari zat asing yang bersifat merusak. Dalam sebuah penelitian, diketahui kalau vitamin E ini bisa meningkatkan kerja sel B dan sel T yang tubuh gunakan sebagai pasukan di dalam sistem imun. Vitamin E bisa Anda dapatkan dari sayuran yang berdaun hijau dan kacang-kacangan.

3. Vitamin A

Vitamin A tak cuma baik untuk kesehatan mata, tapi juga punya fungsi dalam sistem imun tubuh. Beberapa penelitian menyatakan bahwa kekurangan vitamin A dapat menyebabkan anak mengalami diare, masalah kulit, dan penyakit infeksi lainnya. Makanan yang mengandung vitamin A tinggi yaitu hati sapi, daging sapi, wortel, dan bermacam-macam sayuran berwarna kuning dan oranye.

fungsi vitamin A

4. Vitamin B

Vitamin B banyak macamnya, namun sebagian besar vitamin ini memiliki fungsi penting dalam sistem imun tubuh. vitamin B yang telah terbukti berperan dalam kekebalan tubuh adalah vitamin B12, asam folat, dan vitamin B6. Asam folat sendiri, disebutkan di sebuah studi jika anak yang kurang asam folat, cenderung mudah terkena penyakit infeksi.

Sementara, vitamin B12 mempunyai kemampuan untuk membuat sel darah putih bekerja lebih baik dalam melawan zat asing. Vitamin B banyak ditemukan di makanan sumber protein hewani, seperti ikan, daging sapi, dan daging ayam. Selain itu, beberapa vitamin B juga terdapat di kacang-kacangan, contohnya kacang kedelai.

5. Zinc

Zat mineral ini memiliki fungsi penting dalam pertumbuhan si kecil. Tak hanya itu, zinc telah terbukti dalam sebuah penelitian, memiliki kemampuan untuk meningkatkan respon sistem imun dan menurunkan risiko peradangan di dalam tubuh. Dalam makanan, zink ditemukan di dalam daging sapi, daging ayam, susu, kerang, dan beberapa kacang-kacangan.

6. Zat besi

Pada sistem kekebalan tubuh, zat besi memiliki tanggung jawab untuk mengaktifkan sel B dan sel T yang berperan sebagai penyerang zat-zat asing. Tak hanya itu, zat besi juga ampuh dalam menurunkan risiko serta tingkat peradangan yang terjadi di dalam tubuh, sehingga si kecil terhindar dari penyakit infeksi.

Tidak susah kok untuk menemukan zat besi di dalam makanan. Anda bisa mendapatkannya dari hati sapi, daging sapi, daging ayam, dan beberapa jenis sayuran seperti bayam dan sayur berdaun hijau tua lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Orangtua bisa mendorong kemampuan berbicara anak yang gagap lewat aktivitas menyenangkan. Apa saja aktivitas yang cocok untuk anak gagap? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
penyebab stunting

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
protein susu soya

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
nutrisi untuk anak aktif

Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 6 menit
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit