Adakah Obat Antidepresan yang Aman untuk Anak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/06/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Anak-anak dan remaja tak ubahnya seperti orang dewasa yang dapat mengalami gangguan psikologis, termasuk depresi. Namun, penggunaan obat antidepresan untuk anak memerlukan pengawasan khusus.

Mengingat adanya kemungkinan efek samping, tidak sedikit tenaga medis yang kontra terhadap pemberian obat antidepresan bagi anak-anak.

Lantas, perlukah kasus gangguan psikologis pada anak ditangani dengan obat antidepresan?

Lakukan ini sebelum memberikan obat antidepresan untuk anak

Obat antidepresan bukanlah tindakan penanganan pertama terhadap gangguan psikologis. Justru, langkah awal yang perlu Anda tempuh bila anak mengalami kondisi ini adalah menggali lebih dalam faktor penyebabnya.

Jika pemeriksaan fisik tidak menunjukkan adanya masalah, bawalah anak Anda untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan dengan psikiater atau psikolog.

Pemeriksaan ini berguna untuk memahami perilaku anak, riwayat keluarga, serta risikonya di masa depan.

Begitu seluk-beluk masalah psikologis anak telah sepenuhnya dipahami, dokter baru akan menyarankan tindakan pengobatan yang diperlukan.

Pilihan pengobatan untuk anak dapat berupa terapi, konsumsi antidepresan, atau keduanya.

Mengapa obat antidepresan untuk anak menuai kontra?

Cara Mencegah Depresi pada Anak

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efek obat antidepresan terhadap anak-anak.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa obat antidepresan tertentu justru dapat memicu keinginan dan perilaku bunuh diri pada beberapa anak dan remaja.

Pasalnya, obat antidepresan juga berisiko memicu kecemasan, luapan emosi, gelisah, sikap memusuhi, dan perilaku impulsif pada sebagian anak.

Inilah yang dikhawatirkan akan memicu keinginan bunuh diri pada anak-anak yang mengonsumsi obat antidepresan.

Walaupun demikian, semua risiko efek samping tersebut tidak serta-merta menjadikan obat antidepresan berbahaya bagi anak.

Manfaat yang diperoleh anak dari mengonsumsi obat antidepresan sebenarnya lebih besar dibandingkan risikonya apabila digunakan secara tepat.

Pemberian obat antidepresan adalah cara yang efektif untuk mengatasi depresi, gangguan kecemasan, maupun masalah psikologis lainnya.

Anak-anak sekalipun dapat mengonsumsi obat ini selama penggunaannya diawasi dengan saksama.

Obat antidepresan yang aman untuk anak

Antidepresan paling umum

National Institute of Mental Health menyatakan bahwa fluoxetine adalah jenis obat antidepresan yang benar-benar aman untuk diberikan kepada anak-anak berusia 8 tahun ke atas.

Kendati demikian, badan pengawas obat dan makanan, FDA, di Amerika Serikat telah menyetujui beberapa jenis obat antidepresan lain yang aman diberikan kepada anak-anak dan remaja.

Obat-obatan tersebut di antaranya:

  • Clomipramine, untuk gangguan obsesif kompulsif (OCD) pada anak berusia 10 tahun ke atas
  • Fluvozamine, untuk OCD pada anak berusia 8 tahun ke atas
  • Escitalopram, untuk gangguan depresi mayor pada anak berusia 12 tahun ke atas
  • Duloxetine, untuk gangguan kecemasan umum pada anak berusia 7 tahun ke atas
  • Kombinasi olanzapine dan fluoxetine, untuk gangguan bipolar pada anak berusia 10 tahun ke atas

Semua jenis obat tersebut hanya boleh dikonsumsi sesuai anjuran tenaga medis profesional. Dosis anjuran dan dosis maksimum akan disesuaikan berdasarkan usia anak.

Beberapa jenis obat antidepresan pada dasarnya aman untuk anak selama dikonsumsi dengan tepat.

Orangtua pun harus turut mengawasi penggunaan obat, terutama beberapa bulan pertama saat perubahan perilaku sedang berada dalam puncaknya.

Jangan lupa untuk memeriksakan kondisi anak Anda secara rutin selama mengonsumsi obat antidepresan. Sampaikan semua hal mengenai perkembangan kondisi anak untuk memahami apakah pengobatan dapat dikatakan berhasil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Elizac

Elizac adalah obat antidepresan dengan kandungan fluoxetine. Cari tahu aturan pakai, efek samping, serta interaksi obat Elizac di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 19/09/2019 . 1 menit baca

Sikzonoate

Cari tahu informasi tentang sikzonoate di Hello Sehat, termasuk fungsi, efek samping, aturan pakai, interaksi obat, dan peringatan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 01/08/2019 . 1 menit baca

Alasan Obat Antidepresan Tidak Ampuh untuk Beberapa Orang

Ternyata, obat antidepresan tidak selamanya dapat mengatasi depresi. Apa yang menjadikan obat antidepresan tidak manjur bagi sebagian orang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 19/05/2019 . 4 menit baca

Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Obat Antidepresan?

Depresi saat menyusui bukanlah permasalahan baru. Lantas, amankah kalau ibu menyusui minum antidepresan demi memulihkan kondisinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 01/05/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

pro kontra antidepresan

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . 5 menit baca
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . 6 menit baca
akupunktur untuk mengatasi mengobati depresi

Benarkah Akupunktur Dapat Digunakan untuk Membantu Mengatasi Depresi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 12/10/2019 . 4 menit baca