backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Pencernaan dan Otak Punya Hubungan Penting untuk Kecerdasan Anak, Lho!

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Fatin Nur Jauhara · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

    Pencernaan dan Otak Punya Hubungan Penting untuk Kecerdasan Anak, Lho!

    Mom, pernahkah merasa sangat bersemangat hingga ada sensasi aneh di perut? Hal ini menunjukkan, otak dan saluran pencernaan saling terhubung. Komunikasi antar keduanya ini disebut dengan brain gut axis yang bisa terjadi pada orang dewasa dan anak.

    Pengetahuan mengenai gut brain axis ini sangat penting karena berdasarkan penelitian terbitan jurnal Clinics and Practice, pencernaan yang sehat akan membantu perkembangan otak menjadi optimal. Yuk, sari tahu bagaimana caranya! 

    Apa itu brain gut axis pada anak?

    Brain gut axis adalah sebuah istilah yang menggambarkan komunikasi dua arah antara sistem saraf pusat dengan sistem saraf enterik. 

    Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang, sementara sistem saraf enterik adalah “otak kecil di saluran cerna”

    Sistem saraf enterik dapat mengirimkan sinyal kepada otak ketika terjadi gangguan di saluran cerna, begitu pun sebaliknya.

    Ini hubungan antara pencernaan dan otak si kecil dalam proses brain gut axis  

    Saluran pencernaan dan otak ini terhubung dengan beberapa cara, mulai dari fisik maupun biokimia. Berikut adalah beberapa cara otak dan saluran cerna bisa terhubung.

    1. Saraf vagus

    Usus manusia setidaknya memiliki 500 juta saraf yang terhubung ke otak melalui sistem saraf.

    Saraf vagus merupakan salah satu saraf besar yang bertugas menerima beragam informasi dari saluran pencernaan, kemudian mengubahnya menjadi sinyal dan dikirim ke otak.

    Saraf ini memiliki peran penting dalam mengatur tidur, suasana hati, rasa sakit, stres, dan rasa lapar si Kecil. 

    2. Saluran nutrisi

    Nutrisi memainkan peranan penting dalam perkembangan sistem saraf pusat, salah satunya otak. 

    Meski otak si Kecil memiliki berat 2 persen dari tubuhnya, tetapi otak ini memakai lebih dari 60 persen energi tubuh untuk menjalankan fungsinya. 

    Oleh sebab itu, pemberian nutrisi kepada si Kecil, seperti protein, kalori, vitamin, dan mineral harus tercukupi agar otaknya dapat berkembang secara optimal.

    Selain itu, pada umur 1-3 tahun, si Kecil sedang mengalami perkembangan otak yang besar dimana otak sedang membentuk pondasi untuk kecerdasan, penglihatan, dan bahasa. 

    Nah, Mom perlu mendukung perkembangan otaknya dengan memberikan nutrisi terbaik, salah satunya susu.

    Namun, pada beberapa anak seringkali mengalami ketidaknyamanan pencernaan, seperti perut kembung, sering buang angin, dan rewel, usai mengonsumsi susu.

    Kondisi ini tentunya sangat disayangkan apabila konsumsi susu dihindari karena takut si Kecil alami ketidaknyamanan pencernaan.

    Nah, agar si Kecil tetap bisa minum susu dengan nyaman, Mom bisa mencoba susu dengan formula partially hydrolyze protein (PHP).

    PHP adalah protein yang sudah melalui proses hidrolisis. Hidrolisis ini berfungsi memecah ukuran protein menjadi lebih kecil. Dengan kata lain, protein dalam susu tersebut sudah dipecah sebagian sehingga lebih lembut dan lebih mudah dicerna anak. 

    Selain formula PHP, Enfagrow A+ Gentle Care MFGM Pro mengandung tinggi docosahexaenoic acid (DHA) yang penting untuk menutrisi otak dan membantu  perkembangan otak.

    Tak hanya DHA, susu ini juga mengandung omega 3 & 6 untuk membantu perkembangan IQ si Kecil.

    Tak lupa, susu ini dilengkapi dengan milk fat globule membrane (MFGM). MFGM merupakan lapisan alami lemak susu yang kaya nutrisi.

    MFGM mengandung berbagai jenis protein dan lemak esensial untuk mendukung perkembangan kognitif dan emosional si Kecil.

    3. Neurotransmitter

    Saluran pencernaan dan otak juga terhubung melalui bahan kimia “pembawa informasi” (neurotransmitter) dan berfungsi untuk mengatur perasaan dan emosi yang disebut neurotransmitter.

    Selain otak, saluran pencernaan juga memproduksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin yang dihasilkan oleh bakteri di dalam usus.

    Melansir dari American Psychological Association, 95% serotonin dihasilkan oleh bakteri dalam usus dan neurotransmitter tersebut memengaruhi aktivitas pencernaan dan suasana hati.

    Lebih lanjut, mengutip dari Northern Private Pain Centre, meningkatkan kesehatan saluran pencernaan melalui nutrisi yang cukup, akan meningkatkan fungsi brain gut axis pada anak sehingga kecerdasan si kecil lebih optimal.

    Apabila kondisi ketidaknyamanan pencernaan berlanjut, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan perawatan yang sesuai.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Fatin Nur Jauhara · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan