Apa Benar MPASI Instan Sarat Pengawet, Perasa, dan Tambahan Kimia Lainnya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Beberapa ibu memilih memberikan MPASI instan atau bubur instan untuk bayinya dengan alasan kepraktisan. Tentu tidak ada yang salah dengan hal ini. Pilihan rasa bubur bayi instan juga bervariasi dan diperkaya dengan sumber zat gizi yang dibutuhkan oleh bayi. Namun, ada juga beberapa ibu yang sangat menghindari MPASI instan karena menganggapnya mengandung pengawet, penambah rasa, MSG, serta tambahan bahan lainnya.

Apa benar MPASI instan mengandung pengawet?

Nyatanya meski kerap mendapat cap buruk, MPASI instan tidak seburuk itu. MPASI instan tentunya sudah dikaji sedemikian rupa mengikuti aturan khusus yang ditetapkan WHO dan BPOM sehingga aman untuk dipasarkan.

Aturan ini menyangkut ketentuan keamanan pangan, higienitas, sampai komposisi dan kandungan gizi yang terkandung dalam MPASI instan. Jikapun terdapat pengawet dalam MPASI instan, tentunya dipilih bahan pengawet yang aman bagi bayi. Juga dengan jenis dan takaran yang masih dalam batas aman.

Lagipula, MPASI instan sekarang ini sudah dibuat dengan cara dikeringkan, sehingga kadar air dalam bahan-bahan makanannya jadi seminimal mungkin. Hal ini membantu memperpanjang umur simpan MPASI instan sehingga awet disimpan dalam jangka waktu lama.

Bagaimana dengan perasa dan bahan tambahan lain dalam MPASI instan?

Penambah rasa, seperti perisa buah, mungkin juga ditambahkan dalam MPASI instan. Tentunya dengan batasan takaran tertentu yang masih aman bagi bayi. Selain penambah rasa, MPASI instan biasanya juga ditambahkan dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh bayi, misalnya saja zat besi, kalsium, omega 3, dan lainnya.

Setelah usia 6 bulan, kebutuhan vitamin dan mineral bayi lebih banyak. Contohnya saja kebutuhan bayi akan zat besi yaitu sebesar 7 mg per hari -berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013-, sedangkan ASI hanya mengandung 2 mg zat besi. Sehingga, ibu perlu memberi makanan lain selain ASI.

Selain bubur bayi yang dibuat sendiri (homemade), MPASI instan sebenarnya bisa dijadikan alternatif makanan untuk bayi. MPASI instan dapat membantu ibu dalam mencukupi kebutuhan gizi bayi karena diperkaya dengan beberapa zat gizi penting yang dibutuhkan oleh bayi. Kandungan zat besi dalam satu porsi MPASI instan biasanya lebih tinggi dibandingkan kandungan zat besi dalam MPASI homemade. Ini membuat kebutuhan zat besi bayi jadi lebih mudah dipenuhi.

Selain itu, penyajian MPASI instan yang praktis juga dapat membantu ibu dalam situasi tertentu, misalnya sedang dalam perjalanan atau bayi sedang susah makan. Hanya tinggal diberi air hangat sesuai takaran yang disarankan, MPASI instan sudah bisa dinikmati oleh bayi.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
penyakit infeksi pada anak

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 12 Juni 2019

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan padat untuk aanak
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 31 Mei 2019

Yang juga perlu Anda baca

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Macam Makanan untuk Mendukung Kecerdasan dan Perkembangan Otak Bayi

Otak bayi berkembang pesat sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Ini daftar nutrisi dari makanan untuk kecerdasan otak bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Mitos Seputar Makanan Bayi yang Harus Ditinggalkan

Ada beragam mitos makanan bayi yang banyak beredar. Sudahkah Anda tahu apa saja mitos mengenai makanan bayi beserta kebenarannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Agar Tidak Keliru, Begini Cara Menyeimbangkan Pemberian ASI dan MPASI Bayi

Pemberian ASI dan MPASI dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Namun, pastikan ASI dan MPASI yang didapat bayi sudah seimbang, ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit