home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Cara yang Ampuh untuk Meningkatkan Daya Ingat Anak

6 Cara yang Ampuh untuk Meningkatkan Daya Ingat Anak

Otak merupakan salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mengatur seluruh fungsi organ tubuh, salah satunya daya ingat. Pada anak-anak, agar mereka bisa mengingat pelajar di sekolah, mereka tentunya harus memiliki kemampuan daya ingat yang baik. Sayangnya, kemampuan daya ingat setiap anak berbeda-beda. Ada yang mudah lupa dan ada juga yang muda mengingat segala hal.

Meski begitu, jangan khawatir, beberapa cara sederhana berikut ini bisa jadi salah satu cara meningkatkan daya ingat si kecil agar lebih optimal dalam menyerap pelajaran di sekolah. Apa saja? Baca terus untuk mengetahuinya.

Beragam cara meningkatkan daya ingat si kecil

Daya ingat atau biasa disebut juga dengan memori adalah proses mempertahankan, menyimpan, dan mengingat kembali pengalaman yang telah lampau. Kunci utama daya ingat adalah memindahkan informasi dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang.

Dikutip dalam lamanBabble, dr. Sarah Brewer seorang dokter ahli gizi dalam bukunya Super Baby mengatakan jika ingatan jangka pendek si kecil hanya bisa menyimpan fakta sekitar lima menit, sedangkan ingatan jangka panjang mampu menyimpan fakta seumur hidupnya. Ingatan jangka panjang ini terdiri atas kebiasaan yang sering dilakukan seperti kemampuan belajar (naik sepeda), pengetahuan umum, dan juga pengalaman pribadi.

Nah, berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan daya ingat jangka panjang si kecil.

1. Bermain sambil belajar

Bermain merupakan cara meningkatkan daya ingat si kecil yang paling sdisukai semua anak. Nah. Untuk meningkatkanperkembangan otaknya, lakukanlah aktivitas bersama yang menyenangkan dengan si kecil. Misalnya, dengan mengajaknya bermain sambil belajar.

Beberapa permainan yang bisa Anda lakukan bersama si kecil untuk merangsang daya ingatnya adalah puzzle, flash card, mewarnai, permainan aneka bentuk dan warna, serta menempelkan angka, huruf, ataupun gambar.

2. Bercerita bersama

Anda bisa mendongengkannya berbagai macam jenis cerita sebelum tidur dan saat waktu luang. Setelah selesai mendongeng, ajaklah si kecil untuk kembali mengingat jalan cerita cerita tadi, seperti nama tokoh, nama tempat dan seterusnya. Dengan melakukan pengulangan, lama-lama anak akan terbiasa mendengarkan dan merekamnya dalam memori mereka.

Selain dari buku cerita, Anda juga bisa juga menggunakan boneka tangan, gambar-gambar yang bisa diganti-ganti dan menarik perhatiannya.

3. Mengajak bernyanyi

Anda juga bisa meningkatkan daya ingat anak dengan musik dan mengajaknya bernyanyi, misalnya menyanyikan langkah-langkah mengikat tali sepatu. Jangan lupa ajak juga si kecil untuk berjoget dan bertepuk tangan agar menambah kegembiraan dan semangatnya.

Jika kegiatan ini dilakukan secara rutin, lambat laun anak pasti akan mencoba menirukan nada dan lirik lagu yang sering dinyanyikannya serta mengingat informasi yang terkandung di dalam lagu.

4. Aktivitas fisik

Beragam penelitian telah menunjukkan jikaaktivitas fisikmemberikan manfaat yang baik untuk tubuh secara keseluruhan. Itu sebabnya, sejak kecil, anak pun sebaiknya dibiasakan aktif secara fisik. Aktivitas fisik pada anak membawa banyak manfaat seperti mengasah keterampilan gerak, interaksi sosial dengan orang sekitarnya, dan juga perkembangan otak.

Selain itu, aktivitas fisik ini pun akan mengurangi risiko si kecil terkenaobesitas sejak dini. Anak yang aktif akan belajar dengan lebih efektif, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Jadi, jangan lupa ajak si kecil untuk melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan dan bervariasi sesuai perkembangan menurut usianya.

5. Cukup tidur

Sebuah studi yang dilakukan oleh Northwestern University menemukan bahwa tidur yang cukup merupakan kunci mempertahankan daya ingat. Hal ini dikarenakan selama tidur otak menyimpan hal-hal penting yang sudah dipelajari selama seharian.

Itu sebabnya, pastikan si kecil mendapatkan kualitas tidur yang baik setiap harinya. National Sleep Foundation(NSF) merekomendasikanwaktu tidur si kecil11 – 13 jam per hari (sudah termasuk tidur siang).

6. Memperhatikan asupan nutrisi

Selain beberapa kebiasaan sederhana yang sudah disebutkan di atas, Anda juga harus memperhatikanasupan nutrisi si kecil. Pemberian makanan yang bergizi untuk si kecil pada nyatanya juga berperan penting sebagai cara meningkatkan daya ingat si kecil, loh!

Cukupkanlah asupan nutrisi si kecil dengan memberikan makanan yang kaya vitamin, asam folat, asam lemak esensial, zat besi, serta seng untuk merangsang fungsi otak yang akhirnya akan memengaruhi daya ingatnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Top 10 List to Improve Your Child’s Memory https://www.psychologytoday.com/blog/radical-teaching/200904/top-10-list-improve-your-childs-memory diakses pada 31 Agustus 2017

How to Boost Your Child’s Memory – http://www.parents.com/toddlers-preschoolers/development/intellectual/ways-to-boost-toddler-memory/ diakses pada 31 Agustus 2017

Memory Booster – https://www.babble.com/body-mind/memory-boosters/ diakses pada 31 Agustus 2017

Ways To Improve Your Child Memory – http://www.momjunction.com/articles/ways-to-improve-your-childs-memory_00122993/#grefdiakses pada 31 Agustus 2017

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25387414


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 18/09/2017
x