backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Ketahui Manfaat Susu Soya untuk si Kecil yang Alergi Susu Sapi

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

Ketahui Manfaat Susu Soya untuk si Kecil yang Alergi Susu Sapi

Bunda, apakah si Kecil punya alergi susu sapi? Mencari alternatif susu untuk si Kecil yang alergi susu sapi bisa menjadi tantangan, ya. Namun, saat ini susu soya menjadi semakin populer karena dapat diberikan untuk si Kecil yang memiliki alergi susu sapi. Bagaimana penjelasannya? Yuk ketahui faktanya melalui ulasan di bawah ini. 

Mengapa susu soya bisa untuk si Kecil yang alergi susu sapi?

protein untuk anak saat puasa

Susu sapi diketahui memiliki banyak nutrisi penting bagi tumbuh kembang si Kecil karena menjadi salah satu sumber kalsium dan protein. 

Namun, beberapa dari Kecil juga diketahui memiliki alergi terhadap susu sapi, sehingga ia tidak bisa mengonsumsinya.

Alergi susu sapi ini disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap protein tertentu yang terdapat dalam susu sapi, seperti kasein dan whey. 

Namun, Bunda tidak perlu khawatir, sebab ada susu soya yang terbuat dari kacang kedelai yang tidak mengandung protein tersebut.

Ini artinya, susu soya aman diberikan untuk si Kecil yang memiliki alergi terhadap susu sapi

Meski tidak mengandung protein yang serupa dengan susu sapi, melansir Healthy Children, susu soya kaya akan protein nabati, asam lemak esensial, serta vitamin dan mineral, seperti kalsium dan vitamin D. 

Dengan begitu, si Kecil pun tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan mendapatkan kalsium dan protein dari sumber lain, yaitu susu soya. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa susu soya memiliki nutrisi yang mendekati susu sapi serta aman diberikan untuk si Kecil, terutama bagi yang menunjukan ciri-ciri alergi terhadap susu sapi.

Manfaat susu soya untuk si Kecil yang alergi susu sapi

susu soya adalah nutrisi alternatif untuk anak

Seperti yang telah dijelaskan bahwa susu soya dapat Bunda berikan untuk si Kecil sebagai pengganti susu sapi. 

Bahkan, ada manfaat susu soya yang bisa didapat si Kecil yang memiliki alergi terhadap susu sapi. Berikut beberapa manfaatnya.

1. Mendukung tumbuh kembang si Kecil 

Susu soya dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil, terutama jika digunakan sebagai alternatif bagi yang alergi terhadap susu sapi 

Susu soya mengandung protein nabati yang penting untuk pertumbuhan otot dan jaringan tubuh. Protein ini penting untuk memenuhi kebutuhan protein si Kecil selama masa pertumbuhan mereka.

2.  Mengoptimalkan perkembangan otak 

Melansir Journal of Nutrition & Food Sciences, kekurangan nutrisi, termasuk asam lemak omega-3, dapat memberikan efek buruk pada perkembangan otak dan saraf si Kecil. 

Hal ini tentu dapat memengaruhi kemampuan si Kecil untuk belajar dan berinteraksi secara sosial. 

Namun, mengonsumsi susu soya yang kaya akan minyak ikan serta omega-3 dan omega-6 dapat membantu mengoptimalkan perkembangan otak si Kecil, sehingga masalah di atas dapat dicegah.

Dalam jurnal tersebut juga disebutkan bahwa si Kecil yang mengonsumsi omega-3 dan omega-6 memiliki peningkatan dalam hal akademis, termasuk membaca, mengeja, dan perilakunya. 

Susu soya yang kerap digunakan untuk si Kecil yang alergi susu sapi ini memiliki kandungan asam lemak esensial, seperti omega-3 dan omega 6, yang berperan penting dalam perkembangan otak dan fungsi kognitif. 

3. Mendukung pertumbuhan tulang yang kuat 

Tahukah Bunda? Dalam secangkir susu soya mengandung sekitar 300 mg kalsium. Hal ini membuktikan bahwa meski berasal dari nabati, susu soya juga diperkaya dengan kalsium yang cukup tinggi. 

Dengan kandungan kalsium tersebut, susu soya memiliki peran penting dalam perkembangan dan pemeliharaan tulang yang kuat. Ini termasuk untuk si Kecil yang alergi susu sapi.

Tidak hanya itu, susu soya diperkaya dengan vitamin D yang dapat memaksimalkan penyerapan kalsium dalam tubuh. 

Ini artinya, vitamin D dalam susu soya dapat membantu memastikan bahwa kalsium yang didapat dari susu dapat digunakan secara efektif guna membangun dan memperkuat tulang. 

4. Menjaga kesehatan sistem pencernaan 

Manfaat susu soya untuk si Kecil yang alergi juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. 

Hal ini karena susu soya merupakan pangan yang mengandung serat, terutama serat larut seperti fruktooliogasakrida (FOS), yang dapat membantu meningkatkan kesehatan saluran cerna si Kecil. 

Susu soya juga diperkaya dengan serat inulin yang dapat memberikan manfaat pada imunitas tubuh dengan cara melindungi diri dari kuman penyebab infeksi, terutama pada sistem pencernaan. 

5. Menjaga kesehatan jantung 

Susu soya umumnya mengandung lemak tak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6, serta rendah lemak jenuh, sehingga baik untuk kesehatan jantung.

Adapun mengonsumsi lemak tak jenuh ganda diyakini dapat menurunkan risiko penyakit jantung pada si Kecil

Tidak hanya itu, susu soya mengandung fitonutrien dan antioksidan, seperti isoflavon, fitosterol, dan vitamin E, yang dapat membantu melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.

Itulah beberapa manfaat susu soya yang dapat menjadi alternatif bagi si Kecil yang memiliki alergi terhadap susu sapi. 

Bila Bunda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai nutrisi susu soya atau rekomendasi susu soya terbaik untuk si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter.

Dokter mungkin akan memberikan panduan terkait asupan nutrisi yang diperlukan si Kecil untuk memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi. 

Kesimpulan

Susu soya dapat menjadi alternatif susu untuk si Kecil yang memiliki alergi terhadap susu sapi. Pasalnya, susu ini tidak hanya bebas dari protein pemicu alergi susu sapi, tetapi juga kaya akan protein nabati, asam lemak esensial, serta vitamin dan mineral seperti kalsium dan vitamin D. Ini memastikan anak tetap mendapatkan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang mereka.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan