Megestrol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Megestrol Obat Apa?

Untuk apa megestrol?

Megestrol adalah obat yang digunakan dalam pengobatan kanker payudaran dan kanker endometrium. Obat ini mengandung hormon progesteron buatan. Progesteron merupakan hormon seks wanita yang mengatur siklus haid dan menjaga kehamilan. 

Obat ini juga dapat digunakan untuk membantu meningkatkan nafsu makan dan berat badan orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Nafsu makan yang meningkat dapat memengaruhi kesehatan dan kemampuan fisik para ODHA supaya mereka dapat beraktivitas seperti orang normal lainnya. 

Magestrol adalah obat keras sehingga tidak boleh digunakan sembarangan. Selama menggunakan obat ini, dokter dan perawat akan mengawasi Anda secara ketat untuk memantau efektivitasnya. Dokter dapat meresepkan obat ini secara tunggal atau digabungkan dengan perawatan lain, termasuk operasi dan radiasi untuk menghentikan pertumbuhan tumor.

Mungkin masih ada fungsi lain dari obat ini yang belum disebutkan. Silakan bertanya langsung ke dokter untuk mengetahui informasi yang lebih lengkap.

Bagaimana cara penggunaan megestrol?

Megestrol tersedia dalam bentuk tablet dan larutan (cairan). Telan obat tablet secara utuh dengan bantuan air putih. Hindari menggerus, menghancurkan, atau menghaluskan obat karena dapat menurunkan efektivitasnya.

Sedangkan untuk obat cair, kocok obat terlebih dulu sebelum digunakan. Pastikan Anda menggunakan sendok ukur yang biasanya tersedia di dalam kemasan obat, bukan sendok meja biasa.

Jangan menggunakan sediaan obat cair jika cairan obat terlihat keruh, warnanya berubah, atau terdapat partikel-partikel di dalamnya. Hanya gunakan saat cairan terlihat jernih.

Anda tidak disarankan untuk menambahkan atau mengurangi dosis obat tanpa sepengetahuan dokter. Minum obat yang tidak sesuai aturan dapat meningkatkan risiko efek samping. 

Gunakan obat sesuai jangka waktu yang ditentukan oleh dokter. Walaupun gejala Anda telah membaik, jangan hentikan pengobatan.

Obat tidak boleh dipakai bergantian dengan orang lain. Bahkan meski orang tersebut punya gejala yang sama dengan Anda. Sebab, dosis obat bagi setiap orang mungkin berbeda-beda.

Supaya Anda ingat terus, minum obat pada waktu yang sama setiap hari. Anda juga bisa membuat pengingat di ponsel atau buku catatan bila harus minum obat ini dalam siklus tertentu. 

Segera berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau gejalanya malah terus-terusan memburuk. Semakin cepat diobati, maka pengobatannya akan semakin mudah. 

Pada prinsipnya, gunakan obat jenis apa pun sesuai yang dianjurkan dokter atau instruksi pada label kemasan obat. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter bila Anda belum paham betul cara menggunakannya. 

Bagaimana cara penyimpanan megestrol?

Megestrol adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Megestrol

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis megestrol untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi kanker payudara, dosis obat megestrol yang dianjurkan adalah 160 miligram (mg) per hari. Obat dapat diberikan dengan dosis tunggal atau terbagi.

Sementara untuk mengatasi kanker endometrium, dosi obat berkisar dari 40 hingga 320 mg per hari dalam dosis yang terbagi.

Setiap orang mungkin akan mendapat dosis yang berbeda. Hal ini karena pemberian dosis biasanya disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, serta respon mereka terhadap pengobatan.

Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat jenis apa pun. Ini untuk memastikan bahwa Anda mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Selain itu, gunakan obat apa pun sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jangan coba-coba menambah atau mengurangi dosis tanpa terlebih dulu berkonsultasi ke dokter.

Bagaimana dosis megestrol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat megestrol untuk anak-anak. Pemberian dosis obat untuk anak-anak biasanya disesuaikan dengan berat badan, kondisi kesehatan, dan respon mereka terhadap pengobatan.

Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak bila digunakan secara asal. Oleh sebab itu, konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah megestrol tersedia?

Obat megestrol tersedia dalam bentuk suspensi cair dan tablet.

Efek samping Megestrol

Apa saja efek samping obat megestrol?

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi saat Anda mengonsumsi obat megestrol adalah:

  • Mual
  • Perut kembung
  • Diare
  • Kenaikan tekanan darah
  • Sakit perut
  • Ruam kulit ringan
  • Badan terasa lemas dan tidak bertenaga

Walaupun sangat jarang terjadi, obat ini juga berpotensi menimbulkan efek samping serius yang harus segera mendapatkan pertolongan medis. Beberapa tanda efek samping serius yang perlu Anda perhatikan di antaranya:

  • Nyeri dada yang parah
  • Napas dangkal dan memburu
  • Sesak napas
  • Pembengkakan di wajah, mulut, dan tenggorokan
  • Perubahan warna kulit
  • Lemah otot
  • Merasa haus terus
  • Sering buang air kecil
  • Badan beraroma seperti buah
  • Batuk berdarah
  • Suasana hati berubah secara signifikan
  • Perubahan siklus menstruasi
  • Penurunan gairah seksual

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Megestrol

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan megestrol?

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan sebelum menggunakan obat megestrol adalah:

  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda punya alergi terhadap megestrol atau jenis obat kanker lainnya. Tanyakan pada dokter atau apoteker tentang daftar penyusun obat ini sebelum Anda menggunakannya.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang semua obat-obatan yang sedang atau akan Anda konsumsi secara rutin. Baik itu obat resep, nonresep, hingga obat alami dari bahan-bahan herbal.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah punya riwayat penyakit stroke atau gangguan pembekuan darah.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda memiliki diabetes dan gangguan kelenjar adrenal.
  • Beri tahu dokter bila Anda sedang hamil atau menyusui.
  • Segera berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Apakah megestrol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Megestrol adalah obat yang masuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Sementara untuk ibu menyusui, belum ada bukti jelas apakah obat ini membahayakan bayi atau tidak. Untuk menghindari berbagai kemungkinan negatif, jangan minum obat ini sembarangan atau tanpa seizin dokter.

Interaksi Obat Megestrol

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan megestrol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Sejumlah obat-obatan yang berpotensi menyebabkan interaksi negatif dengan obat megestrol adalah:

  • acetohexamide
  • albiglutide
  • alogliptin
  • aminoglutethimide
  • amobarbital
  • armodafinil
  • bexarotene
  • brigatinib
  • butabarbital
  • butalbital
  • canagliflozin
  • carbamazepine
  • chlorpropamide
  • cholestyramine
  • clarithromycin
  • colestipol
  • conivaptan
  • cyclosporine
  • dabrafenib
  • dalfampridine
  • dapagliflozin
  • darunavir
  • deferasirox
  • divalproex sodium
  • dofetilide
  • dronedarone
  • dulaglutide
  • duvelisib
  • elagolix
  • erythromycin
  • eslicarbazepine
  • etravirine
  • exenatide
  • fedratinib
  • felbamate
  • fostamatinib
  • glimepiride
  • griseofulvin
  • insulin
  • ivosidenib
  • lapatinib
  • lefamulin
  • letermovir
  • metformin
  • nafcillin
  • nateglinide
  • nevirapine
  • nilotinib
  • omacetaxine
  • oxcarbazepine
  • pentobarbital
  • phenobarbital
  • phenylbutazone
  • phenytoin
  • pramlintide
  • rifabutin
  • rifampin
  • rifapentine
  • rufinamide

Mungkin ada obat lain yang bisa berinteraksi dengan obat megestrol. Silakan bertanya pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan megestrol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada saat waktu sekitar makan pada makanan atau makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Tanyakan pada dokter terkait keamanan obat megestrol dengan makanan, minuman, alkohol, atau tembakau. 

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan megestrol?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat mempengaruhi penggunaan obat megestrol. Pastikan Anda memberitahu dokter  jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

Overdosis Megestrol

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis megestrol?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Bawalah kotak obat, wadah, atau label ketika akan pergi ke rumah sakit untuk membantu dokter dengan informasi yang diperlukan.

Ketika seseorang mengalami overdosis megestrol, berbagai gejala yang mungkin muncul yaitu:

  • Tekanan darah yang terlalu rendah (hipotensi) yang membuat kepala menjadi pusing
  • Pingsan
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Detak jantung lebih lambat dari kondisi normal

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis megestrol?

Jika Anda melewatkan dosis megestrol, minum segera setelah Anda ingat. Jika mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal pemberian dosis Anda. Jangan gunakan dosis ekstra untuk mengganti dosis yang terlewat.

Jika Anda terus ketinggalan dosis, pertimbangkan untuk mengatur alarm atau meminta anggota keluarga untuk mengingatkan Anda.

Silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk membahas perubahan dalam jadwal dosis Anda atau jadwal baru untuk menebus dosis yang terlewat, jika Anda telah melewatkan terlalu banyak dosis baru-baru ini.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal “Pet Therapy”, Mengobati Kanker dengan Bantuan Hewan Peliharaan

Baru-baru ini, pet therapy atau terapi hewan peliharaan sedang diteliti lebih lanjut sebagai cara mengobati kanker yang berpotensi menguntungkan. Bagaimana cara kerjanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 26 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Jenis Pengobatan untuk Kanker Ovarium yang Umum Dilakukan

Pengobatan kanker ovarium ada berbagai macam, mulai dari minum obat hingga menjalani prosedur medis tertentu. Apa saja, ya? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Ovarium 27 Agustus 2018 . Waktu baca 10 menit

Pahami Fungsi, Proses, dan Efek Samping dari Kemoterapi

Kemoterapi adalah salah satu pengobatan kanker yang efektif dan paling sering dilakukan. Yuk, ketahui fungsi, proses, dan efek sampingnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 23 Maret 2018 . Waktu baca 12 menit

Mengenal Pembrolizumab, Obat Kanker Berbasis Imunoterapi yang Menjanjikan

Saat ini memang banyak obat kanker yang dikembangkan seefektif dan seaman mungkin bagi pasien. Salah satunya adalah pembrolizumab. Berikut info lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 9 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal tradisional kanker kolorektal usus besar kolon rektum

5 Jenis Obat Herbal yang Berpontensi Mengobati Kanker Kolorektal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
obat pengobatan kanker lambung perut bisa sembuh

Obat dan Jenis Pengobatan untuk Kanker Lambung (Perut)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
kanker lidah stadium 4

Kanker Lidah Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2019 . Waktu baca 6 menit
penyebab kanker mulut

Penyebab Utama Kanker Mulut dan 7 Faktor Risiko yang Jarang Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 12 September 2019 . Waktu baca 6 menit