Clorazepate

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Clorazepate Obat Apa?

Untuk apa clorazepate?

Clorazepate adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati perasaan gelisah, ketergantungan alkohol akut, dan kejang-kejang.

Obat clorazepate adalah jenis obat golongan benzodiazepines. Obat ini bekerja pada otak dan saraf (sistem saraf pusat) untuk menghasilkan efek menenangkan dengan meningkatkan efek dari kimia alami tertentu dalam tubuh (GABA).

Bagaimana cara penggunaan clorazepate?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang disediakan apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli ulang. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini sesuai arahan dokter. Dosis berdasarkan umur, kondisi kesehatan, dan respon Anda terhadap terapi.

Gunakan obat ini persis seperti yang ditentukan. Jangan meningkatkan dosis, diminum dengan frekuensi waktu lebih banyak atau mengonsumsi dalam jangka waktu lebih lama daripada yang ditentukan karena obat ini bisa menyebabkan ketergantungan. Jika digunakan dalam waktu jangka panjang, jangan diberhentikan secara tiba-tiba tanpa persetujuan dokter. Pada beberapa kondisi bisa menjadi lebih buruk ketika obat ini tiba-tiba diberhentikan. Dosis dapat dikurangi secara bertahap.

Ketika digunakan dalam waktu jangka panjang, obat ini mungkin tidak bekerja dengan baik dan memerlukan dosis yang berbeda. Bicarakan dengan dokter jika obat ini berhenti bekerja secara maksimal.

Bagaimana cara penyimpanan clorazepate?

Clorazepate adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Clorazepate

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis clorazepate untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi perasaan gelisah, dosis clorazepate adalah:

  • Dosis awal 15 mg diminum sehari sekali pada waktu tidur atau 7.5 mg diminum 2 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan 15-60 mg dalam dosis yang terpisah
  • Dosis biasa 15 mg diminum 2 kali sehari

Untuk mengatasi ketergantungan alkohol, dosis clorazepate adalah:

  • Dosis hari ke-1. 30 mg diikuti 30-60 mg pada dosis terpisah
  • Dosis hari ke-2. 45-90 mg pada dosis terpisah
  • Dosis hari ke-3. 22.5-45 mg pada dosis terpisah
  • Dosis hari ke-4. 15-30 mg pada dosis terpisah

Lalu secara bertahap kurangi dosis harian sampai 7.5-15 mg. Segera hentikan terapi pengobatan ketika kondisi pasien stabil. Total dosis yang direkomendasikan sehari 90 mg. Hindari pengurangan berlebihan jumlah total obat secara berturut-turut.

Untuk mengatasi kejang, dosis clorazepate adalah: 

  • Dosis awal 7.5 mg diminum 3 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan 7.5 mg setiap minggu dan tidak boleh melebihi 90 mg per hari

Bagaimana dosis clorazepate untuk anak-anak?

Usia anak di atas 13 tahun

  • Dosis awal 7.5 mg diminum 2 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan dapat ditingkatkan per minggu dan tidak boleh melebihi 60 mg per hari

Usia anak kurang dari 13 tahun

  • Dosis awal 7.5 mg diminum 3 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan dapat ditingkatkan tidak lebih dari 7.5 mg setiap minggu dan tidak melebihi 90 mg per hari

Dalam dosis apakah clorazepate tersedia?

Kesediaan obat clorazepate adalah tablet 3,75 mg, 7,5 mg, dan 15 mg.

Efek samping Clorazepate

Efek samping apa yang dapat dialami karena clorazepate?

Efek samping obat clorazepate adalah:

  • Mengantuk
  • Merasa lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Kurangnya keseimbangan atau koordinasi
  • Ruam kulit
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Mulut kering
  • Sakit kepala

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Clorazepate

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan clorazepate?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum minum obat clorazepate adalah:

  • Alergi. Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. 
  • Anak-anak. Keamanan dan efektivitas obat ini belum dipastikan untuk anak-anak. 
  • Lansia. Sampai saat ini studi belum menunjukkan masalah khusus yang akan membatasi kegunaan clorazepate pada orang tua. Pasien lansia mungkin memerlukan dosis yang lebih rendah untuk membantu mengurangi efek yang tidak diinginkan. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apakah clorazepate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Clorazepate

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan clorazepate?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Penggunaan Clorazepate dengan salah satu obat-obatan di bawah ini tidak dianjurkan. Dokter dapat memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau merubah beberapa obat-obatan yang Anda konsumsi.

Flumazenil

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau frekuensi Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Alfentanil
  • Amobarbital
  • Anileridine
  • Aprobarbital
  • Buprenorphine
  • Butabarbital
  • Butalbital
  • Carbinoxamine
  • Carisoprodol
  • Chloral Hydrate
  • Chlorzoxazone
  • Codeine
  • Dantrolene
  • Ethchlorvynol
  • Fentanyl
  • Fospropofol
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Levorphanol
  • Meclizine
  • Meperidine
  • Mephenesin
  • Mephobarbital
  • Meprobamate
  • Metaxalone
  • Methadone
  • Methocarbamol
  • Methohexital
  • Mirtazapine
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Omeprazole
  • Orlistat
  • Oxycodone
  • Oxymorphone
  • Pentobarbital
  • Phenobarbital
  • Primidone
  • Propoxyphene
  • Remifentanil
  • Secobarbital
  • Sodium Oxybate
  • Sufentanil
  • Suvorexant
  • Tapentadol
  • Thiopental
  • Zolpidem

Penggunaan obat ini dengan salah satu obat-obatan di bawah ini dapat menyebabkan meningkatnya risiko efek samping, tetapi menggunakan kedua obat dapat menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat diresepkan bersamaan, dokter mungkin akan mengubah dosis atau frekuensi penggunaan salah satu atau kedua obat.

  • Amprenavir
  • Ginkgo
  • Perampanel
  • St John’s Wort
  • Theophylline

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan clorazepate?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan clorazepate?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa kondisi yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat clorazepate adalah:

Overdosis Clorazepate

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hadapi Rasa Gelisah Setelah Putus Cinta dengan 5 Cara Ini

Gelisah karena hubungan berakhir dan sering teringat mantan? Hadapi perasaan tersebut dengan tips mengusir rasa gelisah setelah putus cinta di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Pertolongan Pertama Pada Pasien yang Mengalami Gangguan Jiwa

Anda bingung saat orang terdekat mengalami masalah kejiwaan. Pertolongan pertama pada orang gangguan jiwa berikut ini mungkin bisa membantu Anda.

Ditulis oleh: dr. Ayuwidia Ekaputri

Terus-terusan Berduka, Ini Dampaknya bagi Hidup Anda

Pulih dari perasaan berduka memang tidak mudah. Namun, jangan biarkan kondisi ini terus berlanjut. Memangnya, apa akibat dari berduka terus-menerus?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Elizac

Elizac adalah obat antidepresan dengan kandungan fluoxetine. Cari tahu aturan pakai, efek samping, serta interaksi obat Elizac di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
gaya hidup depresi

6 Perubahan Gaya Hidup untuk Anda yang Sering Depresi

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 15/02/2020
anak mengatasi cemas

Bantu Anak Mengatasi Rasa Cemas dengan 4 Tips Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/02/2020
komplikasi osteoporosis

Komplikasi Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai (Plus Cara Mencegahnya)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 09/01/2020