Cetrorelix

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Cetrorelix Obat Apa?

Untuk apa cetrorelix?

Cetrorelix adalah obat yang digunakan untuk mengobati kesuburan wanita, yaitu mengontrol stimulasi ovarium. Obat ini mencegah sel telur dilepaskan terlalu awal (prematureovulation) dengan menghalangi hormon (gonodtropin-relasing hormone-GnRH) yang menyebabkan sel telur terlepas dari ovarium. Hal ini akan membuat sel telur matang dengan sempurna.

Obat ini biasanya digunakan dengan hormon lain (human chorionic gonadotropin-hcG) yang akan membantu Anda mempercepat proses kehamilan. HCG biasanya digunakan untuk mematangkan dan melepaskan sel telur yang sudah matang (ovulasi).

Obat ini biasanya tidak digunakan jika Anda sudah hamil. Dokter Anda akan meminta Anda melakukan tes kehamilan sebelum menggunakan obat ini.

Bagaimana cara penggunaan cetrorelix?

Gunakan cetrorelix sesuai instruksi dokter Anda. Jika Anda tidak mengerti instruksi, tanyakan pada dokter, suster, atau apoteker Anda.

Cetrorelix biasanya digunakan sebagai subkutan (dimasukkan ke dalam kulit). Jika Anda menggunakan obat ini di rumah, dokter Anda akan memberikan instruksi jelas bagaimana mencampurkan obat cair dalam suntikan. Jangan suntik cetrorelix jika Anda tidak yakin.

Cetrorelix biasanya diinstruksikan dalam satu dosis (3mg), atau penggunaan sekali sehari (0.25 mg). Dokter Anda akan menentukan pengobatan terbaik untuk Anda. Ikuti instruksi dokter.

Bilas tangan Anda dengan sabun sebelum dan sesudah menyuntikkan obat. Untuk menyiapkan injeksi:

  • Pada alas yang bersih, siapkan seluruh bahan yang Anda butuhkan. Buka penutup plastik pada botol kecil. Lap cincin alumunium dan karet dengan alkohol. Ambil jarum suntik dengan tanda merah dan buka dari pembungkusnya. Ambil semprotan untuk refill dan buka tutupnya. Masukkan jarum ke dalam semprotan dan buka tutupnya. Tekan jarum suntik ke bagian tengah karet botol kecil.

Injeksikan air ke dalam botol kecil dengan cara mendorong botol semprotan. Tinggalkan botol semprotan dalam botol kecil.

Secara perlahan kocok botol kecil hingga cairan menjadi jernih dan tanpa residu. Hindari pembentukan busa pada cairan.

  • Tarik seluruh isi dari botol kecil ke dalam botol semprot. Jika cairan tersisa dalam botol kecil, balik botol kecil, tarik jarum hingga bukaan yang dibuat oleh jarum berada di dalam karet. Jika Anda ingin melihat dari bagian tertentu, Anda dapat melihat celah dalam karet, Anda dapat mengontrol pergerakan jarum dan cairan. Penting sekali untuk menarik isi dari botol kecil ke dalam botol semprot. Lepaskan semprotan dari suntikan dan letakan semprotannya.
  • Ambil jarum suntik dengan tanda abu-abu dan lepaskan dari pembungkusnya. Masukan jarum ke dalam semprotan dan buka penutup jarum. Masukkan semprotan dan dorong hingga busa terdorong keluar. Jangan biarkan jarum tersentuh permukaan lain atau tersentuh oleh Anda.

Untuk memasukkan injeksi:

  • Pilih tempat yang akan Anda injeksi yaitu bagian bawah perut, atau di sekitar pusar Anda. Jika Anda menggunakan dosis 0.25 mg, pilihlah tempat yang berbeda setiap injeksinya untuk meminimalkan terjadi iritasi.

Gunakan kapas yang telah dibasuh dengan alkohol untuk membersihkan kulit yang akan menjadi tempat injeksi. Injeksikan sesuai dosis yang telah diinstruksikan dokter atau ahli kesehatan Anda.

Gunakan cairan sesegera mungkin setelah dicampur. Buang obat yang tersisa.

Jangan gunakan ulang jarum dan penyemprot. Buang seluruh jarum dan obat penyemprot dengan benar pada tempat sampah anti bocor.

Bagaimana cara penyimpanan cetrorelix?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Cetrorelix

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis cetrorelix untuk orang dewasa?

Untuk tahap awal pelepasan luteinizing hormon (LH) selama kontrol stimulasi ovarium, dosis obat cetrorelix adalah:

  • 0.25 mg dimasukkan ke dalam kulit pada hari ke 5 (pagi dan sore) atau hari ke 6 (pagi) stimulasi dan dilanjutkan setiap hari hingga pemberian human chorionic gonadotropin (hcG).

-atau-

  • 3 mg pemberian di dalam kulit sekali ketika serum estradiol level merupkan indikasi respon stimulasi yang baik, biasanya pada hari ke 7 stimulasi (kisaran hari ke 5-9). Jika hCG tidak dimasukkan dalam waktu 4 hari setelah injeksi cetrorelix 3 mg, cetrorelix 0.25 mg sebaiknya dimasukkan sekali sehari hingga hari pemberian hcG.

Bagaimana dosis cetrorelix untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas dari obat ini belum ditentukan bagi anak (di bawah umur 18 tahun).

Dalam dosis apakah cetrorelix tersedia?

Bubuk untuk dicairkan.

Efek samping Cetrorelix

Efek samping apa yang dapat dialami karena cetrorelix?

Efek samping paling umum yang mungkin terjadi ketika menggunakan obat cetrorelix adalah:

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Muncul memar, kulit memerah, gatal, atau bengkak pada kulit tempat disuntik.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Cetrorelix

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan cetrorelix?

Jangan gunakan cetrorelix tanpa konsultasi dokter jika Anda pernah merasakan gejala alergi terhadap gonadotropin-realeasing hormone (Lupron, Antagon, Goserelin, Naferelin, Synarel, Zoladex), mannitol, atau obat yang mirip dengan cetrorelix.

Apakah cetrorelix aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  X menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko,
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C = Mungkin berisiko,
  • D = Ada bukti positif dari risiko,
  • X = Kontraindikasi,
  • N = Tidak diketahui

Interaksi Obat Cetrorelix

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan cetrorelix?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan cetrorelix?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan cetrorelix?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama penyakit ginjal karena dapat meningkatkan risiko efek samping cetrorelix.

Overdosis Cetrorelix

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mioma Uteri (Fibroid Rahim)

Mioma uteri adalah sel otot rahim yang tumbuh secara abnormal, tetapi tidak memiliki sifat kanker. Apa saja gejalanya? Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Fibroid Rahim, Kesehatan Wanita 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Oligospermia (Jumlah Sperma Rendah)

Oligospermia merupakan kondisi jumlah sperma sedikit/rendah pada seseorang. Ini menjadi salah satu penyebab ketidaksuburan. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 3 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan buah zakar mirip varises. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mencegah varikokel di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 2 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, diet, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pria, Impotensi 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
azoospermia adalah

Azoospermia (Air Mani Tidak Mengandung Sperma)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
endometriosis adalah, penyakit endometriosis, operasi endometriosis, gejala endometriosis, penyebab endromentriosis, kista endometriosis

Endometriosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit