Apa itu Penicillin?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Penicillin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat Penicillin?

Penicillin V adalah antibiotik, biasa digunakan untuk:

  • Penanganan dari banyak tipe infeksi termasuk infeksi streptococcus dan staphylococcus, pneumonia, demam rematik, dan infeksi yang menyerang mulut dan tenggorokan.
  • Mencegah infeksi pembuluh jantung pada orang dengan masalah jantung.

Bagaimana aturan pakai Penicillin?

Konsumsi Penicillin V seperti yang dianjurkan dokter. Jangan berbagi Penicillin V dengan orang lain, walaupun mereka memiliki gejala yang sama dengan Anda.

Kocok botolnya sebelum dikonsumsi jika Anda menggunakan Penicillin V sirup. Hati-hati dalam mengukur dosis menggunakan alat/ sendok pengukur. Jangan menggunakan sendok biasa karena Anda bisa salah menakar.

Penicillin V dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Penicillin V paling baik diserap oleh tubuh ketika perut kosong (1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan).

Bagaimana cara menyimpan Penicillin?

Penicillin V sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin. Untuk mencegah kerusakan obat, jangan dibekukan. Merek lain dari Penicillin V dapat memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.  Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk Anda, atau tanyakan kepada apoteker Anda. Jauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan membuang Penicillin V ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan, kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Penicillin untuk orang dewasa?

Dosis Penicillin V untuk dewasa tergantung pada kondisi kegunaan Penicillin V itu sendiri, contohnya:

  • Infeksi Streptococcal: 125-250 mg diminum setiap 6-8 jam selama 10 hari.
  • Infeksi pernapasan atas Pneumococcal: 250-500 mg diminum setiap 6 jam hingga Anda tidak lagi merasa demam selama setidaknya 2 hari.
  • Infeksi jaringan otot halus atau kulit Staphylococcal: 250-500 mg diminum setiap 6-8 jam.
  • Pencegahan demam rematik atau chorea atau keduanya: 125-250 mg diminum 2 kali sehari.
  • Fusospirochetosis (oropharynx infection): 250-500 mg diminum setiap 6-8 jam.

Bagaimana dosis Penicillin untuk anak?

Dosis Penicillin V untuk anak tergantung pada kondisi kegunaan Penicillin V itu sendiri, contohnya:

Infeksi streptococcal:

  • Dosis anak dari 12-17 tahun: 125-250 mg diminum setiap 6-8 jam selama 10 hari.
  • Dosis anak dari 0-11 tahun:

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Infeksi pernapasan atas Pneumococcal:

Belum dikonfirmasi apakah obat ini aman dan efektif untuk digunakan dalam menangani Infeksi pernapasan atas Pneumococcal.

  • Dosis anak dari 12-17 tahun: 250-500 mg diminum setiap 6 jam hingga Anda tidak lagi merasakan demam setidaknya 2 hari
  • Dosis anak mulai 0-11 tahun: Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Infeksi jaringan halus atau kulit Staphylococcal:

  • Dosis anak dari 12-17 tahun: 250-500 mg diminum setiap 6-8 jam.
  • Dosis anak dari 0-11 tahun: Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Pencegahan demam rematik atau chorea, atau keduanya:

  • Dosis anak dari 12-17 tahun: 125-250 mg diminum 2 kali sehari.
  • Dosis anak dari 0-11 tahun: Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Fusospirochetosis (infeksi oropharynx):

  • Dosis anak dari 12-17 tahun: 250-500 mg diminum setiap 6-8 jam.
  • Dosis anak dari 0-11 tahun: Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apakah Penicillin tersedia?

Penicillin V tersedia dalam dosis dan bentuk:

  • Tablet: 250 mg and 500 mg.
  • Oral solution: 125 mg/5 mL, 250 mg/5 mL.

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Penicillin?

Mengonsumsi Penicillin V dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti:

  • Mual, muntah, sakit perut, diare, lidah hitam (biasanya muncul dalam rasa sakit biasa)
  • Reaksi alergi, seperti ruam kulit dengan atau tanpa pengerasan; gejala mirip flu, seperti demam, perasaan sakit, atau nyeri sendi; pembengkakan tenggorokan, lidah, atau mulut; diare, cair atau berdarah dengan atau tanpa kram perut dan demam.

Tidak semua mengalami efek samping ini. Banyak efek samping lainnya yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Penicillin?

Sebelum menggunakan Penicillin V, beritahu dokter jika Anda memiliki masalah:

  • Alergi Penicillin V, atau antibiotik lain yang termasuk pada pengobatan Penicillin V (misalnya, amoxilin, ampicillin) atau cephalosporins (misalnya, cephalexin, cefuroxime), dan bahan lainnya yang ada dalam formulasi
  • Alergi lain
  • Riwayat penyakit ginjal
  • Phenylketonuria (PKU), karena Penicillin V dapat mengandung aspartam
  • Hamil atau menyusui

Apakah Penicillin aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Penicillin V pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan Penicillin V. Penicillin V termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  B menurut US Food and Drugs Administration (FDA)       

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= Mungkin berisiko
  • D= Ada bukti positif dari risiko
  • X= Kontraindikasi
  • N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Penicillin?

Penicillin V dapat berinteraksi dengan obat yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Untuk mencegahnya sebaiknya simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/ nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter:

  • Obat antibiotik
  • Pil kb
  • Methotrexate (Rheumatrex Trexall)
  • Probenecid (Benemid)
  • Antibiotik tetracycline, seperti doxycycline (Doryx, Oracea, Periostat, Vibramycin), minocycline (Dynacin, Minocin, Solodyn, Vectrin), atau tetracycline (Brodspec, Panmycin, Sumycin, Tetracap)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Penicillin?

Penicillin V dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Diskusikanlah dengan dokter atau apoteker mengenai masalah ini sebelum mengonsumsi obat ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Penicillin?

Penicillin V dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan atau mengubah cara kerja obat. Sangat penting untuk selalu memberi tahu dokter dan pelayan kesehatan Anda mengenai seluruh kondisi kesehatan Anda sekarang, terutama:

  • Hamil atau menyusui
  • Reaksi alergi, termasuk riwayat alergi
  • Masalah perdarahan, termasuk riwayat masalah perdarahan
  • Congestive heart failure (CHF)
  • Tekanan darah tinggi
  • Cystic fibrosis
  • Penyakit ginjal
  • Mononucleosis
  • Phenylketonuria
  • Penyakit perut atau intestinal, termasuk riwayatnya

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/ 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis Penicillin V, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 14, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 14, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca