Langkah Tepat Menyiasati Kurang Gizi Pada Pasien Kemoterapi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kurang gizi merupakan kasus yang paling banyak terjadi pada orang dengan kanker yang sedang menjalani kemoterapi. Padahal, ketika orang dengan kanker mengalami kurang gizi, respon tubuhnya terhadap perawatan kanker dan kemampuan mentolerir efek samping pengobatan menjadi semakin buruk. Ini tentu sangat mengganggu proses penyembuhannya. Maka itu, kurang gizi pada pasien kanker harus diatasi dengan baik. Begini cara mengatasi kurang gizi pada saat kemoterapi.

Peran makanan saat kemoterapi

Zat gizi selama perawatan kanker adalah hal yang paling penting dan tidak boleh diabaikan. Dengan zat gizi yang tercukupi, ini membuat tubuh lebih kuat untuk menghadapi semua efek samping pengobatan sekaligus mempercepat pemulihan.

Semakin kuat tubuh, maka semakin cepat pasien kanker bisa pulih. Zat gizi sangat penting saat kemoterapi karena berfungsi untuk:

  • Mendukung fungsi kekebalan tubuh
  • Mempertahankan massa otot tubuh
  • Membangun kembali jaringan tubuh yang sudah rusak
  • Meningkatkan energi dan kekuatan secara keseluruhan
  • Menurunkan risiko infeksi
  • Meningkatkan kualitas hidup pasien

saat kemoterapi

Cara mengatasi pasien kemoterapi yang kurang gizi

Cara mengatasi kekurangan gizi tentunya akan berbeda-beda pada setiap pasien. Ini tergantung kebutuhan dan perawatan masing-masing. Akan tetapi, beberapa hal ini pada dasarnya yang dibutuhkan oleh orang yang kurang gizi saat kemoterapi:

  • Pola makan tinggi protein dan tinggi kalori. Untuk memenuhi kebutuhan protein dan kalori yang tinggi saat kemoterapi, orang yang sudah mengalami kurang gizi, harus lebih ekstra lagi mengonsumsi makanan tinggi protein dan juga tinggi kalori. Seperti roti, bubur kacang hijau, ikan, telur, susu, nasi, daging ayam, kacang-kacangan, dan lainnya.
  • Minum suplemen vitamin dan mineral yang dianjurkan dokter atau ahli gizi.
  • Menambahkan makanan cair misalnya smoothies, jus, atau sari buah. Bisa juga makan makanan lainnya yang mudah dikunyah dan ditelan. Terutama setelah selesai kemoterapi. Biasanya setelah kemoterapi Anda akan merasakan mual sehingga diperlukan makanan yang mudah ditelan.
  • Makan dalam porsi kecil tapi sering, misalnya 5-6 kali dalam sehari. Makan sedikit-sedikit tapi sering akan membantu mencegah mual dan muntah setelah kemoterapi.
  • Sertakan makanan dari semua kelompok makanan. Makanan harus bergizi seimbang. Jangan terlalu memilih-milih makanan, apalagi memilih yang tidak sehat seperti junk food.
  • Menambahkan lebih banyak buah dan sayuran.
  • Jaga keseimbangan cairan tubuh. Minum lebih banyak air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Hindari makanan pedas, tinggi gula, dan makanan yang baunya tajam saat sedang kemoterapi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Cara Mengatur Perawatan Kanker Selama Wabah COVID-19

Pasien kanker adalah salah satu kelompok orang yang cukup berisiko terinfeksi Coronavirus. Lantas, bagaimana perawatan kanker selama wabah COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
COVID-19, Penyakit Infeksi 26 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Utama Kanker Mulut dan 7 Faktor Risiko yang Jarang Diketahui

Kanker mulut tidak boleh disepelekan. Mengetahui berbagai penyebab kanker mulut dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit ini di kemudian hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 12 September 2019 . Waktu baca 6 menit

5 Daftar Makanan Sehat yang Baik untuk Pasien Kemoterapi

Untuk mencegah efek samping saat menjalani terapi kanker, Anda bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi makanan sehat untuk pasien kemoterapi berikut!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker 6 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Menjaga Tubuh Tetap Prima dan Sehat Sebelum Menjalani Kemoterapi Lanjutan

Sebelum kemoterapi lanjutan, tubuh harus dalam kondisi prima supaya proses kemoterapi berjalan sesuai jadwal. Yuk, pulihkan diri Anda dengan 4 cara ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kanker 13 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker pnet

Kanker PNET (Primitive Neuroectodermal Tumors)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
cara mengobati obat kanker

Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit
obat, pengobatan, dan cara mengobati kanker payudara

Jenis Obat dan Pengobatan Kanker Payudara yang Dapat Direkomendasikan Dokter

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 13 menit
pengobatan dan cara mengatasi kanker darah leukemia

Ragam Obat dan Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Leukemia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 8 menit