backup og meta

Bukan Cuma Susunya, Ini yang Menentukan Kualitas Fresh Milk

Fresh milk sering dipilih karena rasanya yang segar dan dianggap lebih dekat dengan susu alami. Tidak heran, banyak orang kemudian menilai kualitas fresh milk dari asal susunya saja.

Bukan Cuma Susunya, Ini yang Menentukan Kualitas Fresh Milk

Padahal, kualitas fresh milk tidak hanya ditentukan oleh sumber susu. Proses pengolahan, terutama pasteurisasi, berperan penting untuk membantu menjaga keamanan susu sekaligus mempertahankan kualitas nutrisinya. Meskipun susunya berasal dari sumber yang baik, jika proses pengolahannya dilakukan dengan tidak tepat, manfaat utama susu bisa hilang.

Bagi Anda yang rutin minum susu untuk mendukung pola makan sehat, penting untuk melihat fresh milk secara lebih menyeluruh. Selain memastikan susu berasal dari sumber yang baik, perhatikan juga bagaimana susu diproses dan kandungan nutrisi apa saja yang ada di dalamnya.

Fresh milk berkualitas adalah susu segar yang berasal dari sumber yang baik, diproses dengan pasteurisasi yang tepat, disimpan sesuai anjuran, dan memiliki kandungan nutrisi penting seperti protein, kalsium, vitamin D, serta vitamin B kompleks.

Pasteurisasi penting karena membantu membunuh mikroorganisme berbahaya dalam susu. Namun, suhu dan waktu pemanasan juga perlu dikontrol agar kualitas susu tetap terjaga.

Karena itu, saat memilih fresh milk, jangan hanya melihat asal susu atau rasa. Cek juga label nutrisi, kandungan gula tambahan, serta informasi proses pengolahannya.

Apa itu fresh milk?

Freshmilk atau fresh milk umumnya merujuk pada susu segar yang telah melalui proses pengolahan agar lebih aman dikonsumsi. Dalam produk susu kemasan, fresh milk biasanya diproses melalui pasteurisasi, yaitu pemanasan susu pada suhu dan waktu tertentu untuk membantu membunuh bakteri berbahaya.

Hal ini penting karena susu mentah atau raw milk yang belum dipasteurisasi dapat membawa kuman penyebab penyakit, seperti Campylobacter, E. coli, Listeria, Salmonella, dan bakteri lainnya. Karena itu, lembaga kesehatan seperti CDC dan FDA menekankan bahwa memilih susu pasteurisasi merupakan cara yang lebih aman untuk mendapatkan manfaat nutrisi susu.  

Dengan kata lain, freshmilk yang baik bukan berarti susu yang “tidak diproses sama sekali”. Justru, proses yang tepat diperlukan agar susu tetap aman diminum sehari-hari.

Mengapa fresh milk perlu melalui pasteurisasi?

Pasteurisasi adalah proses pemanasan susu menggunakan suhu dan durasi tertentu untuk membantu membunuh mikroorganisme berbahaya. Proses ini sudah lama digunakan sebagai standar keamanan pangan pada susu. 

Tanpa pasteurisasi, susu dapat berisiko terkontaminasi bakteri yang menyebabkan gangguan pencernaan, demam, muntah, diare, atau infeksi yang lebih serius, terutama pada anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.  

Namun, pasteurisasi yang baik bukan hanya soal memanaskan susu. Suhu dan waktu pemanasan perlu dikontrol dengan tepat agar susu aman dikonsumsi, tetapi kualitasnya tetap terjaga.

Kenapa suhu dan waktu pasteurisasi penting?

Dalam pengolahan susu, suhu dan waktu pasteurisasi saling berkaitan. Pemanasan perlu cukup efektif untuk membantu mengurangi mikroorganisme berbahaya, tetapi tetap dikendalikan agar karakter dan kandungan nutrisi susu tidak banyak berubah.

Beberapa vitamin tertentu memang lebih sensitif terhadap panas. Namun, penelitian menunjukkan bahwa pasteurisasi umumnya memiliki dampak minimal terhadap nilai gizi susu secara keseluruhan, terutama untuk zat gizi utama seperti protein dan mineral. 

Itulah sebabnya, proses pasteurisasi yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam memilih freshmilk. Bukan hanya agar susu lebih tahan dan aman, tetapi juga agar kualitas nutrisi tetap terjaga sebaik mungkin.

Nutrisi penting yang sebaiknya ada dalam fresh milk

Selain proses pengolahan, kandungan nutrisi juga perlu diperhatikan saat memilih freshmilk. Susu dapat menjadi salah satu sumber nutrisi harian karena mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral.

Berikut beberapa nutrisi yang sebaiknya Anda cek pada label freshmilk.

1. Protein

Protein merupakan zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan, termasuk otot. Bagi orang dewasa aktif, asupan protein yang cukup juga membantu mendukung kebutuhan nutrisi harian.

Saat memilih freshmilk, cek apakah susu tersebut mengandung protein yang cukup. Ini bisa menjadi nilai tambah, terutama jika susu dikonsumsi sebagai bagian dari sarapan, setelah beraktivitas, atau sebagai pelengkap pola makan sehat.

2. Kalsium

Susu dikenal sebagai salah satu sumber kalsium. Kalsium dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi otot dan saraf.

Bagi orang dewasa, mencukupi kebutuhan kalsium tetap penting, bukan hanya saat masa pertumbuhan. Karena itu, kandungan kalsium dalam freshmilk sebaiknya menjadi salah satu hal yang diperhatikan.

3. Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Tanpa vitamin D yang cukup, tubuh tidak dapat menyerap kalsium secara optimal.

Karena itu, freshmilk yang mengandung vitamin D dapat menjadi pilihan yang lebih relevan, terutama untuk mendukung kebutuhan nutrisi tulang dan tubuh aktif.

4. Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks berperan dalam berbagai proses metabolisme tubuh, termasuk membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Beberapa vitamin B yang sering ditemukan dalam produk susu antara lain riboflavin atau vitamin B2, vitamin B12, dan pantothenic acid.

Bagi Anda yang punya aktivitas harian padat, kandungan vitamin B kompleks dalam susu bisa menjadi nilai tambah untuk melengkapi pola makan bergizi seimbang.

5. Tanpa sukrosa tambahan

Selain nutrisi, perhatikan juga kandungan gula tambahan pada susu. Untuk konsumen yang lebih sadar terhadap asupan gula harian, freshmilk dengan 0 sukrosa dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Namun, penting dipahami bahwa susu secara alami tetap mengandung laktosa, yaitu gula alami dalam susu. Jadi, “0 sukrosa” bukan berarti susu bebas semua jenis gula, melainkan tidak menggunakan tambahan sukrosa.

Artikel terkait

Cara memilih fresh milk yang baik untuk konsumsi harian

Agar tidak hanya memilih berdasarkan merek, rasa, atau asal susu, berikut beberapa hal yang bisa Anda perhatikan sebelum membeli freshmilk.

1. Pastikan susu sudah dipasteurisasi

Pilih freshmilk yang sudah melalui proses pasteurisasi. Ini penting untuk membantu memastikan susu lebih aman dikonsumsi dibandingkan susu mentah yang belum dipasteurisasi.

2. Cek informasi penyimpanan

Freshmilk pasteurisasi umumnya perlu disimpan pada suhu dingin. Setelah kemasan dibuka, ikuti petunjuk penyimpanan dan batas waktu konsumsi yang tercantum pada kemasan.

3. Baca label nutrisi

Jangan hanya melihat klaim di bagian depan kemasan. Cek tabel informasi nilai gizi untuk mengetahui kandungan protein, kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, dan gula.

4. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan tubuh

Jika Anda mencari susu untuk mendukung pola makan sehat, pilih freshmilk dengan kandungan nutrisi yang jelas, seperti tinggi protein, mengandung kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, dan tanpa sukrosa tambahan.

5. Perhatikan proses pengolahannya

Freshmilk yang berkualitas bukan hanya berasal dari susu segar, tetapi juga diproses dengan suhu dan waktu yang tepat. Proses pasteurisasi yang terkontrol membantu menjaga keamanan susu sekaligus mempertahankan kualitas nutrisinya.

Pilihan fresh milk bernutrisi

Jika Anda sedang mencari freshmilk untuk dikonsumsi sehari-hari, Anda dapat memilih produk proses pasteurisasi dengan pengontrolan suhu yang tepat. Proses itu memastikan freshmilk aman dikonsumsi dan membantu menjaga kualitas nutrisinya. 

Pastikan susu yang memiliki kandungan nutrisi yang relevan untuk gaya hidup sehat, seperti tinggi protein, mengandung vitamin D, kalsium, vitamin B kompleks, dan 0 sukrosa, serta tinggi protein. 

Untuk memastikan pilihan susu sesuai kebutuhan, Anda tetap disarankan membaca tabel informasi nilai gizi pada kemasan. Dengan begitu, Anda tidak hanya memilih freshmilk berdasarkan rasa atau asal susu, tetapi juga berdasarkan kandungan nutrisi yang benar-benar dibutuhkan tubuh.

Kesimpulan

Kualitas freshmilk tidak hanya ditentukan oleh asal susunya. Proses pasteurisasi, suhu dan waktu pengolahan, cara penyimpanan, serta kandungan nutrisi juga sama pentingnya.

Freshmilk yang baik sebaiknya sudah dipasteurisasi, memiliki kandungan nutrisi yang jelas, dan sesuai dengan kebutuhan harian Anda. Kandungan seperti protein, kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, serta 0 sukrosa dapat menjadi pertimbangan saat memilih susu untuk mendukung pola makan sehat.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda bisa memilih freshmilk secara lebih cermat, bukan hanya berdasarkan merek atau klaim di kemasan.

FAQ

Apakah freshmilk lebih sehat daripada susu biasa?

Icon Chevron

Freshmilk bisa menjadi pilihan susu yang baik bila sudah dipasteurisasi, disimpan dengan benar, dan memiliki kandungan nutrisi yang sesuai kebutuhan. Namun, “lebih sehat” atau tidak tetap tergantung pada kandungan gizi, proses pengolahan, serta kebutuhan masing-masing orang.

Apa yang harus diperhatikan saat memilih freshmilk?

Icon Chevron

Saat memilih freshmilk, perhatikan apakah susu sudah dipasteurisasi, cara penyimpanannya, kandungan protein, kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, serta ada atau tidaknya sukrosa tambahan.

Mengapa pasteurisasi penting pada freshmilk?

Icon Chevron

Pasteurisasi penting karena membantu membunuh mikroorganisme berbahaya dalam susu. Proses ini membuat susu lebih aman dikonsumsi dibandingkan susu mentah yang belum dipasteurisasi.

Apakah proses pasteurisasi menghilangkan nutrisi susu?

Icon Chevron

Pasteurisasi dapat memengaruhi beberapa vitamin yang sensitif terhadap panas, tetapi secara umum dampaknya terhadap nilai gizi susu tergolong minimal. Zat gizi utama seperti protein dan mineral tetap menjadi bagian penting dari susu pasteurisasi.

Apa manfaat kalsium dan vitamin D dalam susu?

Icon Chevron

Kalsium membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, sedangkan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Keduanya saling mendukung dalam menjaga kesehatan tulang.

Apakah freshmilk dengan 0 sukrosa berarti bebas gula?

Icon Chevron

Tidak. Susu tetap mengandung laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu. Klaim 0 sukrosa berarti produk tidak menggunakan tambahan sukrosa.

Kalkulator BMI (IMT)

health-tool-icon

tahun

Apakah Anda berminat program manajemen berat badan?

Tahukah Anda perawatan dengan GIP dan GLP-1?

*Jenis pengobatan dan perawatan terbaru yang membantu manajemen berat badan dan Diabetes Tipe 2

Ikuti terus infonya agar berat badan terjaga: Dapatkan update dari pakar mengenai dukungan dan perawatan berat badan langsung ke inbox Anda.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

  1. Centers for Disease Control and Prevention. “Raw Milk.” CDC, 31 Jan. 2025, https://www.cdc.gov/food-safety/foods/raw-milk.html. Accessed 9 June 2026.
  2. U.S. Food and Drug Administration. “Food Safety and Raw Milk.” FDA, https://www.fda.gov/food/buy-store-serve-safe-food/food-safety-and-raw-milk. Accessed 9 June 2026.
  3. U.S. Food and Drug Administration. “Keeping Your Milk Safe from the Grass to the Glass.” FDA, https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/keeping-your-milk-safe-grass-glass. Accessed 9 June 2026.
  4. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. “Calcium: Fact Sheet for Health Professionals.” NIH, https://ods.od.nih.gov/factsheets/calcium-HealthProfessional/. Accessed 9 June 2026.
  5. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. “Vitamin D: Fact Sheet for Health Professionals.” NIH, https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/. Accessed 9 June 2026.
  6. Macdonald, Lauren E., et al. “A Systematic Review and Meta-Analysis of the Effects of Pasteurization on Milk Vitamins, and Evidence for Raw Milk Consumption and Other Health-Related Outcomes.” Journal of Food Protection, vol. 74, no. 11, 2011, pp. 1814–1832. DOI: 10.4315/0362-028X.JFP-10-269. https://www.researchgate.net/publication/51770785_A_Systematic_Review_and_Meta-Analysis_of_the_Effects_of_Pasteurization_on_Milk_Vitamins_and_Evidence_for_Raw_Milk_Consumption_and_Other_Health-Related_Outcomes.
  7. Food and Agriculture Organization of the United Nations. Milk and Dairy Products in Human Nutrition. FAO, 2013, https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/bf75d4cd-54ed-45a8-bf1b-71606320f596/content. Accessed 9 June 2026.
  8. Weaver, Connie M. “Introduction and Executive Summary of the Supplement, Role of Milk and Dairy Products in Health and Prevention of Noncommunicable Chronic Diseases: Series of Systematic Reviews.” Advances in Nutrition, vol. 7, no. 3, 2016, pp. 525S–527S. https://advances.nutrition.org/article/S2161-8313(22)00200-9/fulltext. Accessed 9 June 2026.

Versi Terbaru

06/07/2026

Ditulis oleh Wicak Hidayat

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

Diperbarui oleh: Wicak Hidayat


Artikel Terkait

Cara Mendukung Anak Lebih Cermat Lewat Nutrisi Harian

Pentingnya Omega 3 dan 6 dalam Pilihan Susu Anak Usia 2–12 Tahun


Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Wicak Hidayat · Tanggal diperbarui 2 menit lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan