home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Mesti Dengan Obat, 6 Vitamin Ini Juga Bisa Mengatasi Radang

Tak Mesti Dengan Obat, 6 Vitamin Ini Juga Bisa Mengatasi Radang

Radang adalah reaksi tubuh terhadap paparan zat berbahaya yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Jika dibiarkan terlalu lama, peradangan bisa memicu penyakit berbahaya seperti jantung, kanker, dan penyakit autoimun seperti rematik. Selain obat, ada beberapa vitamin yang terbukti mampu mengatasi radang di dalam tubuh.

Daftar vitamin untuk membantu mengatasi radang

1. Vitamin A

fungsi vitamin A

Penelitian yang diterbitkan dalam Advances in Nutrition menemukan fakta bahwa vitamin A bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh dari reaksi berlebih akibat zat berbahaya yang menyebabkan peradangan.

Vitamin A terdiri dari dua bentuk yaitu beta karoten (provitamin A yang mengubah vitamin A dalam tubuh) dan vitamin A itu sendiri yang merupakan antioksidan untuk melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas.

Beberapa penelitian menunjukkan fakta bahwa gejala arthritis atau penyakit radang sendi bisa dikendalikan saat pasien mengonsumsi beta karoten. Untuk itu, Anda bisa mencoba makan makanan yang kaya vitamin A seperti wortel, bayam, ubi jalar, melon, dan pepaya.

2. Vitamin B

Vitamin B6, B9, dan B12 termasuk vitamin yang bisa menurunkan kadar homosistein di dalam tubuh. Homosistein adalah protein yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan rematik.

Selain itu, ditemukan fakta bahwa orang yang jarang mengonsumsi vitamin B6 cenderung memiliki protein C-reaktif yang tinggi di dalam tubuhnya. Protein ini termasuk salah satu senyawa pemicu radang, terutama pada penyakit autoimun seperti rematik.

Untuk itu, tak ada salahnya untuk memasukkan makanan dan minuman yang mengandung vitamin B dalam menu harian Anda. Sayuran berdaun hijau gelap, hati sapi, ikan, daging merah, telur, kacang-kacangan, dan produk susu bisa menjadi sumber vitamin B yang baik untuk membantu mengatasi radang.

3. Vitamin C

suplemen vitamin c cara mengatasi anemia

Sudah bukan rahasia, vitamin C dikenal mampu menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga mampu melawan radikal bebas yang menjadi pemicu peradangan di dalam tubuh karena mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Sama seperti vitamin B, vitamin C juga membantu menurunkan protein C-reaktif.

Untuk itu, Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal vitamin C baik dari suplemen atau buah dan sayuran. Berbagai buah dan sayur yang kaya vitamin C yaitu jeruk, paprika, brokoli, stroberi, nanas, mangga, hingga kembang kol.

4. Vitamin D

vitamin d adalah

Penelitian yang diterbitkan dalam Food & Nutrition Research menemukan bukti bahwa meningkatkan asupan vitamin D membantu mengatasi radang. Selain itu, penelitian lain yang diterbitkan dalam The Journal of Immunology juga menyebutkan bahwa sinyal spesifik tertentu pada vitamin D mampu menghambat peradangan.

Tak perlu ragu lagi, penuhi asupan vitamin D harian Anda baik dari makanan, suplemen, bahkan sinar matahari pagi. Adapun sumber makanan terbaik vitamin D yaitu ikan, kuning telur, daging sapi, dan produk susu.

5. Vitamin E

makanan kaya vitamin e

Vitamin E mengandung antioksidan kuat yang mampu mengurangi peradangan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition disebutkan bahwa vitamin E memiliki sifat antiradang. Oleh sebab itu, vitamin ini sangat membantu melawan penyakit yang disebabkan oleh peradangan.

Secara alami, vitamin E bisa Anda temukan pada kacang almond, biji bunga matahari, alpukat, bayam, dan brokoli. Anda juga bisa mengonsumsi vitamin E dari berbagai suplemen yang dijual di pasaran.

6. Vitamin K

manfaat vitamin k

Meski tak sepopuler vitamin lainnya, vitamin K terbukti mampu mengurangi peradangan. Tak hanya itu, vitamin yang satu ini juga berperan penting dalam proses pembekuan darah dan melindungi kesehatan tulang.

Vitamin K terdiri dari dua jenis, yaitu vitamin K1 dan K2. Vitamin K1 terkandung di dalam sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, brokoli, dan kubis. Sementara vitamin K2 terdapat pada ayam, hati, dan telur.

Jika Anda ingin mendapatkan berbagai vitamin ini dalam bentuk suplemen, konsultasikan dahulu ke dokter untuk mengetahui kecocokan dan dosis yang aman sesuai kondisi tubuh.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can Vitamins Help Fight Inflammation?

https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/inflammation-fighting-vitamins#1 accessed on December 5th 2018

What Vitamins Can Help With Inflammation?

https://www.verywellhealth.com/the-best-vitamin-for-fighting-inflammation-4176859?_ga=2.155521982.467419551.1542700035-2039614928.1542700035 accessed on December 5th 2018

Metabolic Effects of Inflammation on Vitamin A and Carotenoids in Humans and Animal Models

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5347109/ accessed on December 5th 2018

Prevalence and correlates of vitamin D deficiency in US adults.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21310306 accessed on December 5th 2018

Vitamin D Inhibits Monocyte/Macrophage Proinflammatory Cytokine Production by Targeting MAPK Phosphatase-1

http://www.jimmunol.org/content/188/5/2127 accessed on December 5th 2018

Effect of vitamin E supplementation on serum C-reactive protein level: a meta-analysis of randomized controlled trials.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25669317 accessed on December 5th 2018

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 19/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x