Mengenal Manfaat dan Efek Samping Pemanis Rendah Kalori Erythritol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pemanis rendah kalori dianggap lebih sehat dan bermanfaat untuk tubuh, terutama bagi Anda yang doyan manis. Salah satu pemanis rendah kalori yang sering digunakan adalah erythritol. Apa manfaatnya dan adakah efek samping untuk tubuh? Simak jawabannya di sini.

Apa itu erythritol?

erythritol
Sumber: Wellness Bakeries

Erythritol adalah salah satu golongan senyawa yang disebut gula alkohol. Ada beberapa gula alkohol yang digunakan oleh produsen makanan sebagai pemanis. Ini termasuk xylitol, sorbitol, dan maltitol.

Sebagian besar gula alkohol tersebut berfungsi sebagai pemanis rendah kalori dalam produk sugar free atau less sugar. Sebagian besar gula alkohol ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran.

Erythritol berbeda dengan gula alkohol lainnya, karena mengandung lebih sedikit kalori. Gula pasir tebu mengandung 4 kalori per gram sedangkan pemanis xylitol 2,4 kalori per gram. Sementara erythritol mengandung 0,24 kalori per gram. Ini berarti erythritol hanya menyediakan sekitar 6 persen dari kalori yang ditemukan dalam jumlah gula yang sama.

Amankah pemanis rendah kalori, erythritol?

asupan gula

Secara umum, erythritol aman untuk dikonsumsi. Berbagai penelitian tentang toksisitas dan efeknya pada metabolisme telah dilakukan pada hewan. Mengonsumsi pemanis rendah kalori ini dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu panjang, tidak ada menunjukkan efek samping yang serius.

Namun, satu efek samping dari kebanyakan mengonsumsi erythrirol adalah dapat menyebabkan masalah pencernaan. Karena struktur kimianya merupakan molekul yang kecil, 90 persen erythritol diserap hingga usus halus, kemudian dikeluarkan melalui urine (air kencing).

Pada usus besar, hanya 10 persen erythritol yang dapat diserap dan difermentasi oleh bakteri alami usus besar, yang menghasilkan gas sebagai produk sampingan. Akibatnya, mengonsumsi pemanis rendah kalori ini dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan. Bahkan ini termasuk kategori serat yang dikenal sebagai FODMAP.

Namun, erythritol berbeda dari gula alkohol lainnya. Sebagian besar diserap ke dalam aliran darah sebelum mencapai usus besar. Pemanis ini akan mengalir dalam darah untuk sementara waktu, sampai akhirnya dikeluarkan dalam urine.

Efek samping pemanis rendah kalori, erythritol

diare saat mens haid

Dalam jumlah kecil, tidak seperti gula alkohol lainnya, erythritol tidak menyebabkan gangguan pencernaan dan diare. Ada beberapa orang yang melaporkan timbulnya efek samping seperti diare, sakit perut, dan sakit kepala setelah mengonsumsi erythritol dalam jumlah banyak dalam makanan atau minuman.

Berapa jumlah amannya berbeda-beda untuk setiap orang karena ini berdasarkan toleransi yang dimiliki tubuh Anda. Beberapa menemukan bahwa bahkan sejumlah kecil gula alkohol dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sementara yang lain harus mengonsumsi dalam jumlah banyak dulu baru mengalami gejala gangguan pencernaan.

Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari 50 gram erythritol dapat menyebabkan mual atau perut keroncongan.

Manfaat erythritol, pemanis rendah kalori

1. Tidak menambah kadar gula darah

gaya hidup untuk prediabetes adalah

Manusia tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk memecah erythritol, sehinnga pemanis ini diserap ke dalam aliran darah dan kemudian dikeluarkan dalam urine.

Ketika orang sehat diberikan erythritol, tidak ada perubahan kadar gula darah atau insulin. Tidak ada efek pada kolesterol, trigliserida atau patokan lainnya.

Bagi seseorang yang memiliki kelebihan berat badan, diabetes, atau masalah lain yang terkait dengan sindrom metabolik, erythritol bisa menjadi alternatif pengganti gula yang baik.

2. Dapat mengurangi risiko penyakit jantung

tanda-tanda penyakit jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus dengan diabetes menunjukkan bahwa erythritol bertindak sebagai antioksidan. Ini berarti erythritol mungkin mengurangi kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi.

Penelitian lain yang dilakukan pada 24 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa mengonsumsi 36 gram erythritol setiap hari selama sebulan dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah, yang berpotensi dalam mengurangi risiko penyakit jantung.

Sayangnya, masih diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk membuktikan manfaat ini. Untuk memastikan apakah jenis pemanis rendah kalori ini tepat buat Anda, konsultasikan langsung dengan dokter atau ahli gizi Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Pemanis Buatan Aman Dikonsumsi Anak-anak?

Pemanis buatan hadir dalam berbagai camilan kegemaran anak-anak. Lantas, apa saja bahaya pemanis buatan untuk kesehatan anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 November 2019 . Waktu baca 3 menit

5 Pemanis Pengganti Gula untuk Anda yang Sedang Diet Keto

Menjalani diet keto membuat Anda harus menghindari makanan manis. Namun, Anda tetap bisa menikmatinya dengan memilih pemanis yang tepat untuk diet keto.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Diet, Nutrisi, Hidup Sehat 23 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit

Yuk, Kenalan dengan Miracle Fruit, Buah Berry dengan Manfaat yang Ajaib

Miracle fruit telah banyak dikenal sebagai buah ajaib karena kemampuannya mengubah rasa makanan di lidah. Apa saja manfaat buah ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Fakta Gizi, Nutrisi 27 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Makanan Sehat untuk Anda yang Ngidam Makanan Manis

Tidak semua yang manis-manis berbahaya, loh! Ini dia berbagai minuman dan makanan manis yang sehat untuk Anda konsumsi sebagai camilan harian.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum teh manis pakai madu atau gula

Minum Teh Manis, Lebih Sehat Pakai Gula Pasir atau Pakai Madu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
madu atau gula yang lebih baik

Madu atau Gula: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
efek pemanis buatan

4 Efek Buruk Konsumsi Pemanis Buatan Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
pemanis buatan saat hamil

Apakah Pemanis Buatan Aman untuk Ibu Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit