Lemak Trans Pada Susu Sebenarnya Aman Atau Tidak Buat Kesehatan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Lemak trans sudah dicap sebagai lemak paling jahat dan cukup berbahaya jika sering dikonsumsi. Sudah ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa lemak jenis ini bertanggung jawab atas berbagai penyakit kronis yang mematikan, seperti serangan jantung, gagal jantung, hingga stroke. Namun, jika Anda menemukan kandungan lemak trans dalam susu, jangan langsung membuangnya. Pasalnya, lemak trans dalam susu berbeda dengan lemak trans lainnya, karena tidak berbahaya bagi kesehatan. Mengapa? Apa yang membuat lemak trans pada susu berbeda?

Ternyata, lemak trans dalam susu tidak berbahaya

Lemak trans biasanya terkandung di dalam makanan kemasan atau pun makanan yang telah digoreng dengan minyak yang digunakan berkali-kali. Ya, lemak trans tersebut berasal dari proses hidrogenasi yang terjadi selama proses pengolahan makanan. Pada awalnya, lemak trans ini berbentuk lemak tidak jenuh (lemak baik), namun karena proses hidrogenasi tersebut akhirnya struktur lemak pun berubah dan terbentuklah lemak trans.

Proses hidrogenasi ini yang membuat makanan serta minuman kemasan dapat bertahan lebih lama. Maka itu, lemak trans memang banyak terkandung di dalam makanan yang sudah mengalami pengolahan dalam pabrik.

Sementara itu, berbeda dengan lemak trans yang telah disebutkan sebelumnya, lemak trans dalam susu terbentuk secara alami. Ya, di dalam perut hewan juga ada proses hidrogenasi alami, sehingga lemak trans yang terbentuk lebih aman ketimbang lemak trans hasil pengolahan makanan dalam pabrik. Karena proses hidrogenasi ini terjadi alamiah pada hewan, lemak trans sebenarnya juga ada di dalam daging sapi dan daging kambing.

Mengapa lemak trans dalam susu tidak berbahaya?

Faktanya, lemak trans yang ada di dalam kemasan makanan atau pun makanan yang digoreng telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Hal ini terjadi karena lemak trans meningkatkan jumlah kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik. Padahal, kolesterol baik berperan dalam mengangkut sisa-sisa lemak yang tertinggal di pembuluh darah, yang dapat menyebabkan penyumbatan.

Nah, lemak trans pada susu menimbulkan respon yang berbeda di dalam tubuh. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa lemak trans pada susu tidak membuat kolesterol baik menurun, tapi justru meningkatkan jumlahnya.

Jadi, tidak masalah kalau mengonsumsi lemak trans dari susu?

Memang lemak trans pada susu cenderung lebih aman untuk dikonsumsi, tapi bukan berarti Anda bisa dengan bebas mengonsumsinya. Tetap saja, susu memiliki kandungan lemak jenuh yang juga memengaruhi kadar kolesterol di dalam tubuh. Bila porsi yang dikonsumsi terlalu banyak, maka bukan tidak mungkin lemak dari susu dan berbagai produk hewani lainnya dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Anda juga bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi makanan yang berserat dan vitamin serta mineral yang tinggi, misalnya sayur dan buah. Serat yang ada di dalam sayur dan buah dapat mengikat lemak di dalam tubuh dan membuat tumpukan lemak Anda berkurang.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Patah Hati Dapat Sebabkan Kematian?

Ketika patah hati atau ditinggalkan pasangan, rasanya dunia tidak lagi berwarna bahkan tidak bermakna. Namun, benarkah patah hati bisa sebabkan kematian?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit


Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit