Minum Minuman Beralkohol Bikin Kurus, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak cara ditempuh demi mendapatkan berat badan ideal. Nah, katanya, minum minuman beralkohol juga bisa bikin kurus. Benar tidak, ya?

Minum minuman beralkohol membuat kurus, apa benar?

lapar tengah malam bangun tidur langsung lapar

Minuman beralkohol tinggi kalori

Minuman beralkohol mengandung gula yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, minuman yang satu ini memiliki kalori yang cukup tinggi tanpa mengandung nutrisi yang berguna di dalamnya.

Alkohol sendiri mengandung 7 kalori per gramnya, hampir dua kali lipat dari karbohidrat dan protein.

Sayangnya, tidak seperti karbohidrat atau protein, minum minuman beralkohol tidak membuat Anda kenyang.

Akibatnya, Anda dengan mudah mengonsumsi makanan tinggi kalori lainnya untuk menghilangkan rasa lapar yang menyerang.

Minuman beralkohol mengganggu metabolisme tubuh

Minuman beralkohol dapat menganggu proses pembakaran lemak tubuh. Ketika Anda minum alkohol, tubuh akan membakar kalori dari alkohol sebagai sumber bahan bakar utama.

Padahal, biasanya tubuh menggunakan glukosa, lemak, dan protein cadangan di dalam tubuh sebagai bahan bakar.

Dampaknya, kelebihan glukosa dan lemak yang tak terpakai ini terus menumpuk di dalam tubuh. Alih-alih menurunkan berat badan, minum minuman beralkohol justru membuat angka timbangan terus bergerak naik.

Selain itu, alkohol juga mengganggu metabolisme tubuh karena bisa merusak hati. Terlalu banyak minum alkohol bisa menyebabkan penyakit alcoholic fatty liver. Kondisi ini membuat hati tak mampu menjalankan fungsinya dengan benar.

Alhasil, metabolisme tubuh pun akan terganggu. Ketika hal ini terjadi, tubuh mengalami perubahan cara tubuh dalam menyimpan energi yang akan membuat Anda semakin gemuk.

Menambah lemak perut

Alkohol termasuk minuman tinggi kalori yang bisa menaikkan berat badan dengan cepat. Pasalnya, kelebihan kalori di dalam tubuh biasanya disimpan sebagai lemak.

Perlu diketahui bahwa tubuh cenderung menumpuk lemak di daerah perut. Jika Anda tidak menerapkan gaya hidup sehat dan terus minum minuman beralkohol, tumpukan lemak di perut tidak bisa dihindarkan.

Hal itulah yang membuat peminum alkohol bisanya memiliki perut buncit.

Memicu sinyal rasa lapar

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nature Communications menunjukkan fakta bahwa tikus yang diberikan etanol selama tiga hari mengalami peningkatan asupan makanan.

Penelitian ini menunjukkan fakta bahwa ternyata alkohol bisa memicu sinyal rasa lapar di otak.

Oleh karena itu, jangan heran jika nafsu makan Anda mengalami peningkatan yang cukup besar jika terbiasa minum minuman beralkohol. Untuk itu, yuk hentikan kebiasaan minum alkohol jika Anda berniat menurunkan berat badan.

Alkohol menyebabkan gangguan tidur

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism menunjukkan fakta bahwa alkohol membuat seseorang lebih terjaga.

Seseorang akan jadi sulit tidur dengan nyenyak dan berkualitas. Ketika seseorang kurang tidur, akan muncul ketidakseimbangan hormon yang berkaitan dengan rasa lapar, kenyang, dan penyimpanan energi.

Minuman beralkohol mengacaukan hormon

Alkohol memengaruhi kadar hormon di dalam tubuh, terutama testosteron. Hormon seks yang satu ini berperan penting dalam proses metabolisme, termasuk pembentukan otot dan pembakaran lemak.

Jika kadarnya terlalu rendah, kondisi ini bisa memicu sindrom metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol, tekanan darah, gula darah, dan indeks massa tubuh.

Untuk Anda yang sedang berencana menurunkan angka timbangan, sebaiknya hindari minum minuman beralkohol.

Jika keinginan ini tak bisa ditahan, coba minum alkohol dengan kadar kalori yang lebih rendah, seperti vodka, whiskey, gin, tequila, atau brandy. Namun, usahakan untuk tetap membatasi meminum alkohol.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Gangguan Cemas Seringkali Berkaitan dengan Gangguan Tidur?

Cemas dan masalah tidur adalah dua yang kerap kali saling berkaitan. Cemas menyebabkan masalah tidur dan kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kecemasan.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Pola Tidur Sehat, Gangguan Tidur 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Seperti Apa, Sih, Rasanya Mabuk Alkohol? Kenali 7 Tahapannya

Setelah minum alkohol, beberapa jam ke depan Anda akan merasakan banyak perubahan dalam tubuh. Mulai dari mabuk ringan, mabuk alkohol berat, hingga pingsan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mental, Kecanduan 20 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Metabolisme pada Tubuh Manusia

Pernah mendengar tentang metabolisme? Tahukah Anda apa yang terjadi selama metabolisme? Apa akibatnya jika proses ini terganggu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tamara Alessia
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab perut buncit pria

8 Penyebab Perut Buncit yang Sering Kali Tidak Disadari

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
olahraga mengecilkan perut

6 Gerakan Olahraga yang Manjur Mengecilkan Perut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penyebab tidur mangap

Ini Alasannya Kenapa Banyak Orang Tidur Mangap

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
paracetamol dan alkohol

Bahaya Minum Paracetamol Setelah Minum Minuman Beralkohol

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit