Ternyata, Makan Makanan Berlemak Saja Tidak Cukup Naikkan Berat Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk Anda yang berniat menambah berat badan, salah satu kuncinya adalah menambah asupan kalori. Nah, lemak adalah penyumbang kalori terbesar bagi tubuh. Lantas, apa makan makanan berlemak saja sudah cukup untuk membuat Anda gemuk? Sebelum mencobanya, simak dulu artikel berikut ini.

Makanan berlemak tidak selalu menambah berat badan

Sumber energi (kalori) tubuh berasal dari karbohidrat, protein, dan lemak. Ketiga zat gizi ini menyumbangkan energi dalam jumlah yang berbeda. Satu gram karbohidrat dan protein masing-masing memberikan 4 kalori, sedangkan satu gram lemak memberikan 9 kalori.

Oleh sebab itu, makanan berlemak kerap dianggap dapat menambah berat badan dengan cepat. Padahal, kenyataannya tidaklah selalu demikian.

Meski kalori pada lemak lebih besar dibandingkan protein dan karbohidrat, makanan berlemak tidak selalu membuat tubuh menjadi gemuk.

Hal itu masih dipengaruhi oleh jenis lemak apa yang Anda konsumsi. Lemak yang ada pada junk food, misalnya, memang dapat menambah berat badan. Akan tetapi, keduanya juga bisa meningkatkan risiko beberapa penyakit.

Pahami dulu jenis lemak sebelum menggemukkan badan

Lemak terdiri atas tiga jenis, yakni lemak tak jenuh, lemak jenuh, serta lemak trans. Ketiganya memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kesehatan dan tidak semuanya baik untuk Anda yang ingin menggemukkan badan.

Berikut adalah perbedaan dari ketiganya:

1. Lemak tak jenuh

Makanan berlemak tak jenuh dapat membuat Anda gemuk dengan sehat sekaligus memberikan sejumlah manfaat lain. Di antaranya, menjaga kadar kolesterol normal serta memelihara kesehatan jantung.

Asam lemak

Anda bisa memperoleh lemak tak jenuh dari bahan pangan seperti:

  • Alpukat
  • Kacang tanah, kacang almond, kacang kenari, dan hazelnut
  • Biji labu, biji wijen, dan biji rami
  • Minyak kanola, minyak kedelai, dan minyak biji rami
  • Ikan salmon

2. Lemak jenuh

Makanan berlemak jenuh dahulu dianggap dapat membuat tubuh gemuk dan merugikan kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa lemak jenuh ternyata aman dikonsumsi selama jumlahnya dibatasi.

Pasalnya, lemak jenuh banyak terdapat pada makanan yang dianggap kurang menyehatkan, misalnya:

  • Junk food seperti burger dan piza
  • Produk daging olahan seperti sosis, nugget, dan bakso
  • Susu full-fat, mentega, dan produk susu sejenisnya
  • Kue dan berbagai jenis makanan penutup

Anda dapat saja mengonsumsi berbagai makanan di atas, tapi pastikan jumlahnya tidak berlebihan dan jangan memakannya terlalu sering.

3. Lemak trans

daging olahan

Lemak trans terbuat dari minyak sayur yang dipanaskan dengan bantuan gas hidrogen. Makanan berlemak dari jenis trans memang dapat membuat badan gemuk, tapi tidak dengan cara yang menyehatkan.

Makanan tinggi lemak trans dapat meningkatkan jumlah kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik dalam tubuh. Selain itu, lemak trans juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga diabetes.

Sumber utama lemak trans adalah junk food, makanan beku, dan makanan manis. Lemak ini juga terdapat pada beberapa produk dalam kemasan, jadi perhatikan baik-baik kandungan produk kemasan yang hendak Anda konsumsi.

Cara sehat menambah berat badan

Makan makanan berlemak saja memang tidak cukup untuk membuat tubuh menjadi lebih gemuk. Namun, Anda tidak perlu berkecil hati.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menambah berat badan dengan cara yang sehat, misalnya:

  • Mengonsumsi makanan padat nutrisi, seperti roti gandum utuh, pasta, buah dan sayuran, daging sapi, ayam, serta produk susu.
  • Membagi porsi makan 3 kali sehari menjadi 5-6 kali sehari.
  • Makan camilan setelah sarapan, pada sore hari, dan sebelum tidur.
  • Tidak minum di sela makan untuk mencegah rasa kenyang datang dengan cepat.
  • Tambahkan keju, telur, dan kalori ekstra lainnya saat makan.
  • Melakukan olahraga kekuatan untuk membentuk massa otot.

Mengonsumsi makanan berlemak bukanlah satu-satunya cara untuk menambah berat badan. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang beragam dan rutin berolahraga agar kenaikan berat badan tetap sehat dan terpantau.

Akan lebih baik juga jika Anda berkonsultasi dengan ahli gizi agar kenaikan berat badan yang Anda dapatkan bisa lebih sehat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Lemak tubuh yang rendah bisa mengganggu kesuburan. Jika demikian, apakah wanita harus banyak makan makanan berlemak untuk meningkatkan kesuburan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesuburan, Kehamilan 19 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Hindari 5 Pantangan Ini Selama Anda Menaikkan Berat Badan

Ada pantangan yang harus dihindari saat menaikkan berat badan. Tujuannya, agar program berhasil dan tubuh tetap sehat. Namun, apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Tips Berat Badan Naik, Nutrisi 14 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Ingin Menambah Berat Badan? Ini Angka Kenaikan yang Dianjurkan Setiap Bulan

Baik menurunkan ataupun menambah berat badan, keduanya harus dipantau secara bertahap setiap bulan. Lalu, berapa angka kenaikan yang tergolong sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Tips Berat Badan Naik, Nutrisi 26 November 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mengembalikan Berat Badan Setelah Pulih dari Anoreksia

Menambah berat badan hingga kembali ideal merupakan suatu tantangan bagi orang yang pernah mengalami anoreksia. Lalu, seperti apa cara yang tepat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mental, Gangguan Makan 5 September 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susu penambah berat badan

Apakah Susu Penambah Berat Badan Betulan Ampuh Bikin Berisi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
suplemen penambah berat badan

Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
pola makan saat puasa

3 Kunci Mengatur Pola Makan Saat Puasa Supaya Berat Badan Naik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit