4 Masalah Kesehatan Akibat Postur Tubuh yang Buruk

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, postur adalah bentuk atau keadaan tubuh. Postur yang baik merupakan hal yang penting dalam kesehatan manusia, karena tanpa postur tubuh yang baik, manusia tidak bisa sepenuhnya dikatakan sehat secara fisik.

Seperti apa postur tubuh yang baik?

Postur tubuh yang baik ditandai dengan tulang belulang yang tersusun secara baik dan benar pada tempat yang seharusnya serta persendian, otot, dan ligamen yang bekerja sesuai fungsinya. Tulang belakang yang normal mempunyai tiga lekukan alami, yaitu di antara bagian atas tulang belakang dengan leher, di bagian tengah, dan di bagian bawah. Jika ukuran lekukan ini menjadi lebih besar atau lebih kecil, maka seseorang akan mulai merasakan masalah dalam berdiri dan postur tampak tidak normal.

Sumber gambar: http://www.thephysiocompany.com/blog/stop-slouching-postural-dysfunction-symptoms-causes-and-treatment-of-bad-posture
Sumber gambar: http://www.thephysiocompany.com/blog/stop-slouching-postural-dysfunction-symptoms-causes-and-treatment-of-bad-posture

Secara kasat mata, postur tubuh yang baik dapat dilihat dari cara seseorang berdiri dan duduk. Orang-orang dengan postur yang baik akan mempunyai perawakan yang tegap, tapi tidak kaku, baik saat berdiri maupun duduk. Sayangnya, tidak semua orang bisa menjaga postur tubuh tetap baik.

Postur yang awalnya tegap lama kelamaan akan berubah akibat kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari mempengaruhi postur tubuh, seperti membawa tas yang terlalu berat, memakai sepatu yang tidak pas dengan ukuran, hingga posisi tubuh yang salah saat duduk, berdiri, dan tidur pada jangka waktu yang cukup lama secara terus menerus.

Apa yang terjadi jika postur tubuh buruk dibiarkan saja?

Tidak hanya menimbulkan kesan kurang baik secara visual, postur tubuh yang buruk juga bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang, bahkan beberapa di antaranya memiliki efek jangka panjang berikut ini.

1. Menyebabkan sakit leher, pundak, dan punggung

Salah satu efek negatif yang paling jelas dapat dirasakan oleh orang-orang dengan postur tubuh yang buruk adalah rasa sakit di beberapa bagian tubuh di sekitar tulang belakang. Postur tubuh yang cenderung membungkuk dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri pada leher, pundak, dan punggung karena otot-otot, terutama otot fleksor dan ekstensor, harus bekerja lebih keras untuk menstabilkan tulang belakang yang membungkuk. Di dalam bukunya, You 1.0: The Ultimate User’s Guide for You, Dr. Matthew Kounkel, DC, seorang ahli chiropractic, pun menyatakan bahwa lebih dari 80% masalah leher dan punggung merupakan hasil dari sakit otot akibat dari postur tubuh yang buruk selama bertahun-tahun. Efek jangka panjang dari posisi tubuh yang buruk ini bisa menyebabkan bentuk pundak berubah secara permanen dan kemunduran fungsi persendian pada tulang punggung.

2. Mengurangi fungsi paru-paru

Berdasarkan Dr. Rene Cailliet dari Department of Physical Medicine and Rehabilitation University of Southern California, terlalu sering membungkukkan badan ternyata bisa menyebabkan penurunan kapasitas paru-paru hingga 30%. Saat seseorang membungkuk, organ paru-paru akan tertekan menjadi lebih kecil sehingga volume udara pernapasan pun berkurang. Lebih lanjut, pasokan oksigen melalui darah ke seluruh tubuh akan menurun, yang bisa berakibat fatal bagi sel, jaringan, hingga organ vital di dalam tubuh. Selain itu, postur pundak yang buruk juga bisa menyebabkan hiperventilasi kronis yang ditandai dengan seseorang bernapas lebih dalam dan cepat akibat rendahnya kandungan oksigen di dalam tubuh.

3. Menghambat sirkulasi darah

Postur tubuh memegang peranan besar dalam proses aliran darah ke seluruh tubuh. Postur tubuh yang buruk akan mengubah susunan tulang belakang yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah di sekitar tulang belakang bisa menghalangi suplai darah ke sel-sel otot, yang juga akan mempengaruhi suplai nutrisi dan oksigen. Posisi duduk terlalu lama dengan menyilangkan kaki bisa menghalangi aliran darah, menaikkan tekanan darah, hingga menyebabkan spider veins.

Tekanan darah akan menjadi lebih tinggi karena jumlah darah yang dipompa ke atas ke arah jantung – untungnya hal ini hanya berlangsung sementara. Namun, untuk orang-orang yang mempunyai risiko tinggi dalam penggumpalan darah, disarankan untuk tidak duduk dalam posisi menyilangkan kaki untuk waktu yang lama karena bisa meningkatkan risiko deep vein thrombosis (DVT). Selain itu, sirkulasi darah yang tidak lancar juga akan menyebabkan masalah-masalah pencernaan, mengingat aliran darah mempunyai peranan besar dalam proses pencernaan manusia.

4. Memperburuk depresi dan stress

Pada tahun 2012, seorang professor dari San Fransisco State University menemukan bahwa mengubah posisi menjadi lebih tegak dapat meningkatkan mood dan level energi seseorang. Pada surveinya, ia menginstruksikan 110 siswanya untuk berjalan di koridor dengan posisi membungkuk, kemudian ia menginstruksikan mereka untuk melompat saat melintasi koridor tersebut. Bagi siswa-siswa tersebut, berjalan membungkuk mengurangi energi dan mengalami rasa depresi yang lebih dibandingkan pada saat mereka melompat.

Selain itu, pada tahun 2015, American Psychological Association mempublikasikan hasil dari percobaan tentang bagaimana postur tubuh mempengaruhi stress. Ternyata, orang-orang yang duduk secara tegap mempunyai rasa percaya diri yang lebih tinggi, mood yang lebih baik, dan rasa takut yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang posisi duduknya cenderung ‘merosot’. Pada kesimpulannya, para ahli tersebut menyatakan bahwa postur yang tidak baik saat duduk menyebabkan tingginya rasa stress seseorang, bahkan berpotensi menimbulkan stress kronis. Penelitian dari Harvard juga menyatakan bahwa orang-orang dengan posisi membungkuk mengalami penurunan level hormon testosteron sebesar 10% dan penambahan level hormon kortisol sebanyak 15%, yang menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah stress.

Ayo tegapkan tubuh!

Masih belum banyak orang yang sadar bahwa postur tubuh yang buruk bisa membawa dampak yang buruk juga bagi keseluruhan tubuh, bukan hanya pada fisik tetapi juga pada mental. Banyak juga di antara mereka yang sudah sadar akan efek negatif dari postur tubuh yang buruk, tapi menganggap enteng hal-hal tersebut dan enggan melakukan perubahan. Padahal, jika dibiarkan lebih lanjut, efek-efek yang ditimbulkan oleh postur tubuh yang buruk bisa menyebabkan penyakit-penyakit yang jauh lebih serius.  Oleh karena itu, postur tubuh harus diperbaiki dan dijaga agar tetap berada pada posisi yang seharusnya.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Anda bisa mencium bau badan atau wangi parfum yang dipakai orang lain dengan mudah. Tapi kenapa, ya, kita tidak bisa mencium bau badan sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Sering mencium bau kentang atau bau busuk padahal tidak ada wujudnya? Tenang, ini bukan pertanda mistis, kok! Bisa jadi Anda mengalami hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat minyak kutus kutus

Benarkah Minyak Kutus Kutus Baik untuk Kesehatan? Cek Faktanya di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit