home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Lakukan 5 Hal Ini Saat Cinta Anda Tak Direstui Orangtua

Lakukan 5 Hal Ini Saat Cinta Anda Tak Direstui Orangtua

Menjalin hubungan dengan orang terkasih dan membawanya ke jenjang yang lebih serius menjadi impian hampir semua pasangan. Sayangnya terkadang keinginan ini tak selalu sesuai dengan harapan. Ada kalanya hubungan diuji karena cinta tak direstui orangtua. Padahal, rasa cinta dan nyaman pada pasangan semakin hari justru semakin bertambah. Kira-kira, apa yang harus dilakukan saat hubungan tak direstui?

Hal yang bisa dilakukan saat hubungan tak direstui

Menjalin hubungan bukan semata-mata antara Anda dan pasangan. Ada orangtua yang juga perlu dipertimbangkan suaranya terlebih jika Anda berencana menikah. Nah, terkadang orang yang Anda anggap terbaik justru dianggap sebaliknya oleh orangtua. Ketika cinta tak direstui oleh orangtua, tenangkan diri dahulu. Kemudian, Anda bisa melakukan beberapa hal saat hubungan tak direstui. Di antaranya yaitu:

1. Tanyakan alasan pastinya

Pasti ada alasan khusus mengapa orangtua tak menyetujui hubungan Anda dan pasangan. Alih-alih meluapkan kekesalan dengan berdebat, ada baiknya untuk menanyakan alasannya. Tanyakan baik-baik kira-kira hal apa yang membuat orangtua tak menyukai pasangan pilihan Anda. Apakah karena suku, ras, pekerjaan, sikap, atau hal lainnya.

Pasalnya, orangtua kerap memiliki naluri tersendiri untuk melihat mana pasangan yang baik dan tidak untuk mendampingi anaknya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menanyakannya secara baik-baik. Dengan begitu, Anda mengetahui dengan jelas apa penyebab cinta tak direstui oleh orangtua. Saat alasannya sudah diketahui dengan pasti, maka Anda bisa mulai untuk mencari solusi.

2. Bicarakan dengan kepala dingin

hubungan tidak direstui orangtua

Saat Anda sudah mengetahui alasan pastinya, cobalah untuk membicarakannya dengan kepala dingin. Ajak orangtua Anda untuk berbicara dari hati ke hati untuk membahas masalah ini secara khusus. Di sini, Anda bisa mengungkapkan dengan terbuka bagaimana perasaan Anda pada pasangan. Ceritakan pula pada orangtua mengenai hal-hal yang menurut Anda menjadi nilai plus dari pasangan.

Jika permasalahannya terletak pada stereotip suku atau etnis, Anda bisa meyakinkan orangtua dengan lebih sering mengajak pasangan dalam acara keluarga. Lama-lama, orangtua pasti bisa menilai pasangan Anda secara objektif. Hal ini juga berlaku untuk permasalahan lainnya. Intinya, cobalah untuk berdiskusi karena tidak selalu pilihan orangtua benar dan tidak selalu juga pilihan Anda yang benar.

3. Jangan memihak

hubungan anak dan ibu

Saat hubungan tak direstui, ada baiknya untuk tidak memihak. Meski rasanya ingin membela pasangan habis-habisan, sebenarnya yang dicari bukan soal menang atau kalah. Akan tetapi, lebih kepada bagaimana caranya Anda bisa bersama-sama menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

4. Jangan merahasiakan hubungan Anda

pasangan berpegangan tangan

Saat Anda tahu bahwa hubungan tak direstui, jangan justru menghindar dengan berpacaran diam-diam. Jangan sampai Anda mengatakan pada keluarga sudah tak lagi berhubungan dengannya hanya karena takut disuruh putus. Justru yang perlu Anda lakukan adalah melibatkan pasangan dalam berbagai acara keluarga. Selain bertujuan untuk mendekatkan, hal ini juga dilakukan agar orangtua Anda bisa menilai secara langsung sikap dan sifat pasangan Anda.

5. Tidak menutup mata

Saat orangtua menilai bahwa si dia adalah orang yang kurang baik untuk Anda dengan memperlihatkan segala buktinya, maka jangan menutup mata. Maksudnya, jangan sampai Anda terbutakan oleh rasa cinta yang begitu besar dan mengabaikan berbagai tanda jelas bahwa si dia memang bukan pasangan terbaik.

Justru dalam hal ini Anda perlu mendengarkan saran orangtua agar tak salah langkah. Percayalah bahwa orangtua menginginkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk soal pasangan hidup. Jadi, ketika orangtua Anda menyatakan ketikdasukaannya karena alasan jelas yang juga sebenarnya Anda rasakan, maka jangan menyangkalnya. Siapa tahu cinta tak direstui orangtua adalah salah satu pertanda bahwa hubungan Anda dan pasangan saat ini memang belum layak diperjuangkan ke babak berikutnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bradford AB, Drean L, Sandberg JG, Johnson LN. They may disapprove, but I still love you: Attachment behaviors moderate the effect of social disapproval on marital relationship qualityFam Process. 2019. doi:10.1111/famp.12519

When Your Parents Disapprove of Your Partner. (2021). Retrieved 3 March 2021, from https://psychcentral.com/lib/when-your-parents-disapprove-of-your-partner

What to Do When You Don’t Like Your Partner’s Parents – GoodTherapy.org Therapy Blog. Retrieved 3 March 2021, from https://www.goodtherapy.org/blog/what-to-do-when-you-dont-like-your-partners-parents-0616165

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 03/03/2021
x