Lakukan 5 Hal Ini Saat Cinta Anda Tak Direstui Orangtua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjalin hubungan dengan orang terkasih dan membawanya ke jenjang yang lebih serius menjadi impian hampir semua pasangan. Sayangnya terkadang keinginan ini tak selalu sesuai dengan harapan. Ada kalanya hubungan diuji karena cinta tak direstui orangtua. Padahal, rasa cinta dan nyaman pada pasangan semakin hari justru semakin bertambah. Kira-kira, apa yang harus dilakukan saat hubungan tak direstui?

Yang bisa dilakukan saat hubungan tak direstui

Menjalin hubungan bukan semata-mata antara Anda dan pasangan. Ada orangtua yang juga perlu dipertimbangkan suaranya terlebih jika Anda berencana menikah. Nah, terkadang orang yang Anda anggap terbaik justru dianggap sebaliknya oleh orangtua. Ketika cinta tak direstui oleh orangtua, tenangkan diri dahulu. Kemudian, Anda bisa melakukan beberapa hal saat hubungan tak direstui. Di antaranya yaitu:

1. Tanyakan alasan pastinya

Pasti ada alasan khusus mengapa orangtua tak menyetujui hubungan Anda dan pasangan. Alih-alih meluapkan kekesalan dengan berdebat, ada baiknya untuk menanyakan alasannya. Tanyakan baik-baik kira-kira hal apa yang membuat orangtua tak menyukai pasangan pilihan Anda. Apakah karena suku, ras, pekerjaan, sikap, atau hal lainnya.

Pasalnya, orangtua kerap memiliki naluri tersendiri untuk melihat mana pasangan yang baik dan tidak untuk mendampingi anaknya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menanyakannya secara baik-baik.  Dengan begitu, Anda mengetahui dengan jelas apa penyebab cinta tak direstui oleh orangtua. Saat alasannya sudah diketahui dengan pasti, maka Anda bisa mulai untuk mencari solusi.

2. Bicarakan dengan kepala dingin

hubungan tidak direstui orangtua

Saat Anda sudah mengetahui alasan pastinya, cobalah untuk membicarakannya dengan kepala dingin. Ajak orangtua Anda untuk berbicara dari hati ke hati untuk membahas masalah ini secara khusus. Di sini, Anda bisa mengungkapkan dengan terbuka bagaimana perasaan Anda pada pasangan. Ceritakan pula pada orangtua mengenai hal-hal yang menurut Anda menjadi nilai plus dari pasangan.

Jika permasalahannya terletak pada stereotip suku atau etnis, Anda bisa meyakinkan orangtua dengan lebih sering mengajak pasangan dalam acara keluarga. Lama-lama, orangtua pasti bisa menilai pasangan Anda secara objektif. Hal ini juga berlaku untuk permasalahan lainnya. Intinya, cobalah untuk berdiskusi karena tidak selalu pilihan orangtua benar dan tidak selalu juga pilihan Anda yang benar.

3. Jangan memihak

hubungan anak dan ibu

Saat hubungan tak direstui, ada baiknya untuk tidak memihak. Meski rasanya ingin membela pasangan habis-habisan, sebenarnya yang dicari bukan soal menang atau kalah. Akan tetapi, lebih kepada bagaimana caranya Anda bisa bersama-sama menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

4. Jangan merahasiakan hubungan Anda

pasangan berpegangan tangan

Saat Anda tahu bahwa hubungan tak direstui, jangan justru menghindar dengan berpacaran diam-diam. Jangan sampai Anda mengatakan pada keluarga sudah tak lagi berhubungan dengannya hanya karena takut disuruh putus. Justru yang perlu Anda lakukan adalah melibatkan pasangan dalam berbagai acara keluarga. Selain bertujuan untuk mendekatkan, hal ini juga dilakukan agar orangtua Anda bisa menilai secara langsung sikap dan sifat pasangan Anda.

5. Tidak menutup mata

Saat orangtua menilai bahwa si dia adalah orang yang kurang baik untuk Anda dengan memperlihatkan segala buktinya, maka jangan menutup mata. Maksudnya, jangan sampai Anda terbutakan oleh rasa cinta yang begitu besar dan mengabaikan berbagai tanda jelas bahwa si dia memang bukan pasangan terbaik.

Justru dalam hal ini Anda perlu mendengarkan saran orangtua agar tak salah langkah. Percayalah bahwa orangtua menginginkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk soal pasangan hidup. Jadi, ketika orangtua Anda menyatakan ketikdasukaannya karena alasan jelas yang juga sebenarnya Anda rasakan, maka jangan menyangkalnya. Siapa tahu cinta tak direstui orangtua adalah salah satu pertanda bahwa hubungan Anda dan pasangan saat ini memang belum layak diperjuangkan ke babak berikutnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Menjalin Hubungan Asmara dengan Pasangan yang Pendiam

Menghadapi pasangan yang pendiam tentu rasanya bikin penasaran. Ada cara yang bisa membuat pasangan lebih terbuka terhadap Anda tanpa mengubah karakternya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 24 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangannya?

Agar lebih disayang pacar ada banyak cara yang kerap dilakukan, salah satunya rela berubah demi pasangan. Padahal, cara ini tidak disarankan lho.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 9 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Tips Jitu Mengurangi Pertengkaran Saat Menjalani LDR

Hubungan jarak jauh alias LDR memang membutuhkan tips tertentu agar tetap langgeng dan tidak banyak bertengkar. Apa saja tips tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 27 November 2019 . Waktu baca 3 menit

5 Tanda Anda Sedang Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status

Hubungan tanpa status mungkin manis di awal tetapi akhirnya tak menjamin apa pun. Untuk itu, yuk kenali ciri-ciri hubungan tanpa status berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 21 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

dbd saat hamil trauma masa kecil hubungan asmara

Sulit Mempertahankan Hubungan Asmara karena Memiliki Trauma Masa Kecil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
waktu bercinta terbaik

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
alasan orang menggoda

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit