home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berteman dengan Mantan Setelah Menikah Memang Boleh, Tetapi....

Berteman dengan Mantan Setelah Menikah Memang Boleh, Tetapi....

Setelah menikah, umumnya orang-orang akan memutuskan kontak dengan mantan pacar mereka. Akan tetapi, tidak sedikit pula yang tetap menjalin pertemanan dengan sang mantan. Nah, sebenarnya memiliki hubungan atau bahkan berteman dengan mantan setelah menikah itu, baik tidak ya?

Berteman dengan mantan setelah menikah, bolehkah?

putus dengan pacar

Seperti yang dilansir dari Psychology Today, terdapat sebuah survei terhadap 260 orang yang masih berkomunikasi dengan mantan, padahal sudah berada dalam sebuah hubungan yang baru.

Hasilnya, sebanyak 40% di antaranya mengaku tetap memiliki hubungan sebatas teman dengan mantan mereka. Hal ini biasanya terjadi beberapa bulan setelah mereka berpisah dan beberapa kali saling menghubungi satu sama lain.

Walaupun tidak sering, beberapa orang mengakui bahwa menjalin kontak dengan mantan tetap terjadi beberapa kali dalam beberapa minggu.

Umumnya, orang yang masih berhubungan dengan mantan pacar mereka adalah mereka yang sudah memiliki hubungan serius. Akan tetapi, keseriusan dalam hubungan yang baru tidak dapat menjadi faktor utama terjadinya hal tersebut.

Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan seseorang mungkin masih memiliki hubungan atau berteman dengan mantan meskipun sudah menikah, antara lain:

  • Mendapati bahwa perpisahan Anda dengan mantan pacar memberikan dampak yang positif.
  • Masih dalam satu lingkaran pertemanan yang masih sering bertemu.
  • Anda masih mencintainya.

Akibat yang muncul jika masih menjalin kontak dengan mantan

putus kontak dengan mantan

Nah, hubungan platonik antara Anda dengan mantan kekasih (persahabatan antara lelaki dan perempuan) ini sebenarnya bisa memberikan dampak yang positif apabila Anda berdua sudah benar-benar move on.

Pada tahun 2000, terdapat sebuah penelitian yang mendalami masalah ini. Walaupun terdapat beberapa dampak positif yang muncul saat masih menjalin hubungan dengan mantan, akibat dari hubungan yang Anda jalin juga bisa sangat berpengaruh terhadap pernikahan Anda.

Misalnya, Anda dan mantan masih sering bertemu dan bertukar pesan, meskipun Anda berdua sudah sama-sama memiliki hubungan baru. Nah, tidak menutup kemungkinan aktivitas tersebut dapat mengobarkan api cinta yang sudah padam.

Bahkan, orang yang setelah menikah masih memiliki hubungan atau berteman dengan mantan memiliki peluang untuk berselingkuh yang lebih besar.

Beda cerita jika Anda berdua benar-benar menganggap bahwa hubungan dan perasaan telah selesai dan bisa menjaga jarak satu sama lain. Ketika Anda bisa menempatkan diri sebagai murni teman, bisa jadi hubungan pertemanan Anda bisa jadi lebih baik.

Ada baiknya putus kontak dengan mantan setelah menikah

cara berhenti memikirkan mantan

Jika Anda kerap meragu, memutuskan hubungan dan kontak dengan mantan setelah menikah memang menjadi solusi terbaik. Jangan lagi mencampuradukkan kehidupan di masa lalu dengan masa sekarang.

Lakukanlah hal tersebut demi menjaga dan menghargai perasaan pasangan yang kini sudah menjadi teman hidup Anda selamanya.

Bayangkan jika mereka mengetahui bahwa Anda diam-diam masih menjalin hubungan dengan mantan walaupun Anda sudah berkomitmen. Apakah Anda bisa menerimanya jika hal itu yang terjadi pada Anda?

Cobalah untuk menghargai hubungan Anda dan pasangan, terlebih lagi menghargai pernikahan Anda. Komunikasikan apa yang menjadi ganjalan di hati Anda dengan pasangan Anda.

Menjalin hubungan dengan mantan setelah menikah mungkin bukanlah pilihan yang bijaksana ketika Anda sudah berkomitmen, apalagi jika Anda melakukannya sembunyi-sembunyi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Schneider C, Kenny D. Cross-Sex Friends Who were Once Romantic Partners: Are they Platonic Friends Now?. J Soc Pers Relat. 2019;17(3):451-466. doi:https://doi.org/10.1177%2F0265407500173007 accessed June 25, 2019. 

What’s going on when you stay in touch with your ex? https://www.psychologytoday.com/us/blog/close-encounters/201609/whats-going-when-you-stay-in-touch-your-ex accessed June 25, 2019. 

4 Reasons to Stay Out of Contact with Your Ex https://www.psychologytoday.com/us/blog/having-sex-wanting-intimacy/201612/4-reasons-stay-out-contact-your-ex 

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 09/07/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x