Anda Pendiam, Si Pacar Tukang Ngelawak: Benarkah Pacaran Beda Karakter Tanda Jodoh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagaikan “botol ketemu tutupnya”. Katanya, dua insan yang sifat dan kepribadiannya bertolak belakang tandanya justru berjodoh ketimbang kalau cari pasangan yang sifatnya mirip dengan kita. Alasannya, sih, karena keduanya jadi bisa saling melengkapi satu sama lain. Orang yang kalem dan penyabar katanya cocok berpacaran dengan orang yang suka marah-marah karena bisa mengademkan suasana dan menutupi kekurangan si pemarah. Apa benar pacaran beda karakter bikin langgeng dan tanda berjodoh?

Pacaran beda karakter malah kurang cocok 

pasangan marah

Opposites attract. Kalau dibahasakan, dua orang yang karakternya berseberangan katanya justru akan tertarik satu sama lain bagaikan magnet. Meski begitu, Angela Bahns, dosen psikologi dari Wellesly College, menolak teori klasik tersebut.

Menurut Bahns, pacaran beda karakter tidak otomatis menjamin keduanya klop dan hubungan asmaranya pasti bakal langgeng. Pernyataan Bahns didukung oleh penelitian yang ia lakukan dengan timnya bersama tim peneliti lain dari University of Kansas di Amerika Serikat.

Penelitian ini menguji 1500 pasangan yang dipilih secara acak. Ada yang pacaran lama, sekadar teman, dan yang sebatas kenal satu sama lain. Setiap orang diminta mengisi survei tentang prinsip, nilai moral, sikap, dan karakter diri sendiri untuk kemudian dibandingkan dengan hasil survey pasangan mereka.

Hasilnya mengagetkan. Meski kelihatan bagai dua sisi koin yang berpunggungan, rata-rata pasangan ini justru punya prinsip dan pandangan hidup yang sejalan. Bahkan termasuk pada pasangan yang baru saja bertemu.

Angela dan timnya berargumen ketika mencari pasangan, seseorang akan mencari banyak kemiripan pada calon yang ia rasa cocok, bukan justru mencari perbedaan. Tanpa disadari kita memang akan lebih mudah “nyambung” dan bergaul dengan orang-orang yang cara berpikirnya sama, sementara jadi menjauhi mereka yang tidak menganut prinsip serupa.

Kesamaan persepsi inilah yang menjadi penentu paling vital ketika kita akan memutuskan menjalin hubungan dengan orang baru. Sebab ketika dari awal Anda sudah tidak cocok dengan orang tersebut, hubungan yang Anda jalin dengannya (entah itu pertemanan atau asmara) akan rentan membuahkan konflik.

Cari pasangan yang karakternya mirip

tipe pacar

Penelitian Bahns dkk bukanlah satu-satunya yang meneliti teori “opposites attract“.  Pada tahun 2014, Nathan Hudson and Chris Fraley juga meneliti apakah pasangan yang beda karakter lebih bahagia dan langgeng atau kebalikannya.

Mereka meneliti 174 pasangan, termasuk pasangan gay dan lesbian. Semua pasangan tersebut punya sifat dan karakter yang berseberangan satu sama lain. Lama hubungan setiap pasangan juga berbeda-beda; ada yang baru sebulan dan ada yang menginjak tahun ketujuh.

Para peneliti memberikan 5 jenis tes berbeda setiap 2 bulan sekali selama setahun, untuk menilai kepribadian diri sendiri dan pasangannya. Lima jenis tes itu menilai kecenderungan seseorang terhadap:

  • Extraversion (kenyamanan berinteraksi dengan orang lain)
  • Agreeableness (mudah setuju dan sepakat)
  • Conscientiousness (berhati-hati membuat keputusan)
  • Emotional stability (tenang, percaya diri; tidak gampang gelisah dan marah)
  • Openness to experience (terbuka pada hal baru)

Hasilnya, pasangan yang sama-sama punya kepribadian agreeableness dan emotional stability lebih merasa bahagia menjalani hubungan mereka. Sementara pasangan yang beda karakter dan bertolak belakang tidak merasa demikian. Misalnya, salah satu pihak kuat sisi extraversion-nya sementara yang satu lebih introvert, atau yang satu lebih cenderung spontan sementara satu lagi sangat conscientiousness.

Jadi, bagaimana caranya menyatukan sifat yang berbeda?

putus dengan pacar

Apabila Anda pacaran dengan orang yang sifatnya sama, anggap itu suatu keberuntungan. Anda dan pasangan jadi tidak tidak perlu capek-capek menyesuaikan diri lagi satu sama lain. Anda dan pasangan  juga sudah sangat mengerti dan memahami isi hati masing-masing.

Namun, tidak usah khawatir jika saat ini Anda pacaran dengan orang yang beda karakter. Bukan berarti Anda harus putus untuk mencari yang baru dengan sifat dan kepribadian yang sama. Kemiripan atau perbedaan sifat antar pasangan tidak selalu menjamin kecocokan dan kelanggengan hubungan.

Berbagi sifat-sifat dan kepribadian yang serupa tidak selalu berarti suatu hubungan akan lebih memuaskan, kecuali jika Anda menganggap Anda berdua memang serupa. Hudson dan Fraley menemukan bahwa pasangan yang menganggap diri mereka cocok memiliki hubungan yang lebih memuaskan, terlepas dari apakah sifat dan kepribadian mereka sebenarnya sangat mirip atau tidak.

Hal yang paling menentukan kelanggengan hubungan adalah toleransi dan usaha dari Anda berdua untuk sama-sama menjembatani perbedaan tersebut. Saling memahami dan pengertian adalah sebuah kunci awetnya asmara.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

5 Posisi Seks Menggoda yang Bisa Dicoba Saat Liburan

Libur telah tiba! Untuk menambah keintiman dengan pasangan, tak ada salahnya mencoba beragam posisi seks saat liburan yang bisa Anda di tempat penginapan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Penyebab Alasan Wanita Susah Orgasme, Plus Trik Mengatasinya

Seks merupakan kebutuhan pria dan wanita, namun, tidak semua wanita bisa mencapai orgasme. Apa sebenarnya penyebab wanita susah orgasme?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 16 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Sedang Sakit Flu?

Banyak pasangan yang cuek dan tetap memilih untuk berhubungan seks saat sakit sekalipun. Tapi, apa benar penyakit flu bisa ditularkan melalui seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 10 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Laki-laki yang Hobi Selingkuh Ternyata Punya IQ Rendah

Penelitian menunjukkan bahwa suami yang suka selingkuh punya IQ yang lebih “jongkok” daripada pria lainnya. Apa hubungannya antara kecerdasan dan kesetiaan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

selingkuh hati

5 Tanda Pasangan Anda Sedang Memendam Rasa Dengan Orang Lain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Waspadai 6 Trik yang Biasa Dilakukan Pelaku Pelecehan Seksual

Waspadai 6 Trik yang Biasa Dilakukan Pelaku Pelecehan Seksual

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
orgasme pada wanita

5 Cara Jitu Meraih Orgasme Pertama Kali untuk Wanita

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit