Naksir Pacar Orang, Harus Lanjut Atau Sudahi Saja?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Rasa suka dan naksir kadang sulit dikendalikan. Naksir atau suka pada seseorang adalah hal yang wajar. Namun, yang tidak wajar adalah jika naksir pacar orang. Masalahnya akan menjadi rumit. Sering kali persasaan yang tidak tepat ini membuat bingung. Apa yang harus Anda lakukan? Baca terus artikel ini untuk mendapatkan solusi sehatnya.

Naksir pacar orang, harus bagaimana?

Anda bertemu dengan seseorang, berkenalan, dan muncul rasa tertarik padanya. Namun, setelah semakin mengenal dan Anda cari tahu tentangnya, ternyata ia sudah punya pacar. Duh, siapa yang mau begini, sudah telanjur naksir sama pacar orang tapi ia sudah punya pacar. Tentu ini akhirnya membuat Anda gundah. Lantas, jika sudah begini harus bagaimana?

Pahami bahwa situasinya sungguh pelik

tubuh sakit setelah stres

Mengakui bahwa Anda memang naksir pacar orang adalah langkah pertama yang bagus. Anda tidak menyangkal perasaan sendiri dan Anda tahu bahwa situasinya cukup pelik. Anda tidak bisa begitu saja terus mengejar sang pujaan hati yang sudah punya pasangan. Ya, Anda akan sadar untuk tidak menganggu hubungan mereka.

Jika awalnya Anda berusaha untuk terus mendekatinya, mungkin sebaiknya tidak perlu lagi. Simpan perasaan Anda untuk orang lain yang memang belum memiliki kekasih. Pikir-pikir lagi, apakah kerumitan yang Anda alami ini setimpal dengan hasilnya nanti?

Mungkin awalnya memang sulit untuk menerima keadaan ini. Namun, coba dulu pelan-pelan, karena lambat laun Anda akan bisa menerima kenyataannya.

Batasi interaksi dengannya

mengganggu kesehatan mental

Boleh saja tetap berteman dengannya, tapi tidak usah pakai perasaan lagi, ya. Anggap saja hanya teman. Jika Anda sulit untuk langsung menghilangkan rasa suka itu, batasi dulu interaksi dengannya. Ngobrol atau chatting jika memang ada hal yang penting saja.

Lebih baik mundur saja

manfaat patah hati

Solusi yang tepat tapi cukup sulit dilakukan adalah mundur saja dari perasaan itu. Tidak salah memang naksir pacar orang. Yang salah adalah jika Anda mencoba masuk lebih dalam hubungannya.

Ketertarikan itu bisa menjadi rasa yang salah jika Anda berusaha untuk merebutnya. Padahal, belum tentu sosok pujaan Anda tersebut adalah orang yang tepat dan terbaik buat Anda.

Oleh karena itu, sebelum semakin dalam rasa suka Anda, lebih baik berhenti saja.

Sibukkan diri Anda

gerakan olahraga

Mengetahui orang yang Anda taksir sudah punya pacar tentu membuat galau. Namun, daripada galau terus-menerus, isi waktu kosong Anda dengan kesibukkan. Anda bisa pergi bersama teman-teman Anda, olahraga bergabung dengan sebuah komunitas, mencari hobi baru, atau memanjakan diri Anda.

Ini juga bisa membantu Anda untuk melupakan sosoknya dan segera move on.

Bagaimana jika ia juga menaruh rasa yang sama?

Sebenarnya, naksir pacar orang adalah hal yang wajar, karena rasa suka tidak bisa ditebak akan jatuh pada siapa. Namun, bagaimana jika ternyata ia juga naksir Anda? Inilah yang semakin membuat Anda bingung.

Saat Anda naksir atau suka pada seseorang, tentu Anda akan berusaha untuk mendekatinya. Jika ia merespon Anda dengan baik dan memberikan sinyal yang sama dengan Anda, mungkin bisa jadi ia juga suka pada Anda. Atau Anda merasa bahwa ia memang juga suka pada Anda padahal ia sudah punya pacar.

Jika begini, sebaiknya tanyakan padanya apakah ia memiliki perasaan yang sama dengan Anda. Bicara yang jujur dan terbuka. Anda dan dirinya perlu mencari cara dan solusi yang paling bijak.

Mau tetap maju atau mundur, ini tergantung pada keputusan Anda berdua. Namun, posisikan juga jika Anda atau dia berada di posisi pacarnya. Intinya, setiap situasi dan kasus tentu berbeda. Pikirkan secara matang-matang, jangan gegabah karena terbawa nafsu cinta.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tanda Anda Sedang Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status

Hubungan tanpa status mungkin manis di awal tetapi akhirnya tak menjamin apa pun. Untuk itu, yuk kenali ciri-ciri hubungan tanpa status berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 21 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Bertengkar Terus Selama Pacaran, Apakah Bisa Sampai Bikin Depresi?

Konflik asmara berkepanjangan dapat memicu masalah mental seperti depresi. Lantas, apakah ini berarti pacaran bisa menyebabkan depresi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 9 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Plus Minus Menjalain Hubungan Asmara Dengan Teman Kantor

Sedang cinlok dan berniat pacaran dengan teman satu kantor? Tunggu dulu. Pastikan urusan asmara tidak sampai mengacaukan performa Anda berdua di kantor.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 6 September 2019 . Waktu baca 5 menit

Punya Pacar Anak Mami, Lanjut Terus Atau Sudahi Saja?

Punya pacar anak mami membuat hubungan Anda jadi rentan berkonflik. Jika punya pasangan terus bergantung pada ibunya, ini yang perlu Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 1 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

waktu bercinta terbaik

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
alasan orang menggoda

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
orang tepat waktu salah

Mungkinkah Kita Bertemu Tambatan Hati pada Waktu yang Salah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 12 April 2020 . Waktu baca 5 menit