5 Tips Membangun Hubungan Baik dengan Calon Anak Tiri

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjalin hubungan dengan mereka yang telah mempunyai anak memiliki tantangannya sendiri. Mengambil hati dan mendekati calon anak tiri Anda mungkin tidak akan semudah kedengarannya. Pasalnya, Anda perlu menemukan cara yang tepat untuk mengenalkan diri sebagai calon orangtua baru mereka.

Faktor yang memengaruhi hubungan dengan calon anak tiri

ayah dan anak perempuan

Sebelum mengenalkan diri sebagai calon orangtua baru, pahami bahwa terdapat sejumlah faktor yang dapat memengaruhi hubungan Anda dengan anak-anak dari pasangan Anda. Faktor-faktor tersebut di antaranya:

  • Usia anak. Biasanya, lebih mudah untuk mendekati calon anak tiri ketika usianya masih anak-anak. Namun, beberapa anak mungkin saja memberontak setelah beberapa tahun kemudian. Kuncinya adalah bicara secara terbuka kepada anak.
  • Seberapa lama Anda mengenal mereka. Semakin lama Anda mengenal anak dari pasangan, semakin baik pula hubungan Anda dengan mereka.
  • Seberapa lama Anda menjalin hubungan dengan orangtua mereka. Jika Anda terburu-buru, anak-anak justru akan beranggapan bahwa sikap Anda tidaklah tulus. Upaya Anda untuk mendekati calon anak tiri pun bisa saja tak mulus.
  • Komunikasi antara pasangan Anda dengan mantan suami/istrinya. Anda bisa membangun hubungan yang baik dengan calon anak tiri, apabila komunikasi antara Anda dan pasangan, beserta mantan suami/istrinya berjalan dengan baik.
  • Berapa banyak waktu yang Anda habiskan dengan mereka. Ini adalah momen bagi Anda untuk mendekatkan diri dan saling terbuka dengan anak-anak dari pasangan Anda.

Cara membangun hubungan baik dengan calon anak tiri

Hubungan baik dengan calon buah hati Anda tidak bisa terjadi begitu saja. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mendekati calon anak tiri:

1. Mengawali hubungan dengan sabar

Salah satu kunci awal sebelum bisa mendekati calon anak tiri adalah bersabar. Respons yang mereka berikan terkadang tak sesuai harapan.

Itu sebabnya, cobalah untuk bersabar ketika anak-anak dari pasangan Anda memberikan tanggapan negatif. Mereka tidak akan memberikan cinta dan rasa percaya kepada Anda begitu saja. Justru, Anda yang harus menciptakannya.

2. Hargai hubungan pasangan Anda dengan mantan suaminya

Agar bisa membangun hubungan baik dengan calon anak tiri, maka Anda juga harus menghargai keberadaan sang mantan suami/istrinya.

Misalnya, Anda menjalin kasih dengan seorang single mom. Berikan kesempatan bagi calon anak tiri Anda saat mereka ingin menghabiskan waktu bersama ayahnya.

3. Memahami sudut pandang anak

Dengan memahami sudut pandang anak, Anda menunjukkan kepedulian terhadap kebahagiaannya. Biarkan ia melakukan apa yang diinginkan selama itu merupakan hal yang positif.

Melalui hal itu, calon anak tiri Anda dapat semakin percaya dan Anda dapat membangun hubungan yang baik.

4. Melakukan kegiatan menyenangkan bersama anak

Kegiatan menyenangkan seperti berolahraga, rekreasi, dan memasak bersama bisa menjadi cara untuk mendekatkan diri dengan anak-anak dari pasangan Anda. Setiap anak memiliki hobi yang berbeda, jadi cobalah untuk cari tahu terlebih dahulu.

5. Menjelaskan peran Anda

Anak yang belum memahami benar perihal orangtua tiri mungkin akan memberikan respons negatif. Jika demikian, cobalah menjelaskan peran Anda sebagai orangtua tiri.

Untuk mendekati calon anak tiri, berikanlah penjelasan bahwa keberadaan Anda bukan untuk menggantikan kasih sayang orangtua kandungnya.

Membangun hubungan baik dengan calon anak tiri memang membutuhkan upaya keras, sikap konsisten, dan kesabaran. Tentu tidak mudah memperoleh kepercayaan dan kasih sayang seorang anak yang sangat mencintai orangtua kandungnya.

Meski demikian, hal ini bukanlah mustahil. Kuncinya adalah sampaikan ketulusan Anda dengan sabar. Seiring waktu dan intensnya komunikasi, anak-anak dari pasangan Anda akan mulai membuka diri mereka.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tanda Anak Kurang Perhatian Orangtua dan Efeknya

Membuat anak jadi kurang perhatian dari orangtua bisa berakibat buruk pada kehidupannya. Yuk, ketahui lebih jauh bagaimana tanda anak kurang kasih sayang.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 3 Agustus 2018 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Ayah Lebih Sayang Pada Anak Perempuan Ketimbang Anak Laki-lakinya?

Ayah memiliki "gaya"-nya sendiri dalam mendidik anak-anaknya. Namun, benarkah jika kasih sayang ayah lebih besar pada anak gadisnya ketimbang sang jagoan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 8 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjadi Orangtua Tiri

Saat menjalin hubungan dengan pasangan yang sudah memiliki anak, yang sering dikhawatirkan adalah apakah anaknya dapat menerima Anda sebagai orangtua tiri.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 3 Desember 2016 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjadi ayah yang baik

3 Cara Menjadi Sosok Ayah yang Baik untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2019 . Waktu baca 5 menit
perbedaan pendapat dalam keluarga

5 Cara Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 31 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Sering Ribut dengan Ipar Atau Mertua? 3 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
ayah dan anak perempuan

Ikatan Kuat Ayah Dengan Sang Putri, Bantu Hilangkan Rasa Kesepian Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2018 . Waktu baca 4 menit