Ini Bahayanya Jika Tidak Melepas Lensa Kontak Saat Mandi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda salah satu pemakai lensa kontak? Alat bantu ini memang sudah sangat populer. Tidak hanya membuat penglihatan Anda semakin jelas, namun membuat mata Anda terlihat lebih ekpresif dan dramatis. Apakah Anda melepas lensa kontak saat mandi? Jika tidak, bagaimana menurut medis, apakah ini berbahaya? Atau tidak masalah? Simak ulasannya.

Apa yang terjadi jika menggunakan lensa kontak saat mandi?

Lensa kontak sebenarnya sangat aman jika dipakai dengan benar. Lensa sendiri dirancang untuk dapat dipakai dengan waktu yang lama setiap harinya. Namun, ada saat-saat tertentu ketika Anda harus melepas lensa. Terutama sebelum kontak dengan air apapun, termasuk air mandi.

Mungkin sebagian dari Anda malas untuk melepas lensa saat mandi. Namun, hal ini dapat menyebabkan infeksi yang dapat menyebabkan nyeri, gangguan penglihatan dan kebutaan. Berikut hal-hal yang sangat mungkin terjadi saat Anda menggunakan lensa saat mandi.

1. Acanthamoeba

Air kamar mandi sangat mungkin mengandung acanthamoeba, organisme mikroskopis yang secara alami ada di lingkungan. Organisme ini dapat hidup di air laut, danau dan sungai.

Sangat besar kemungkinannya acanthamoeba juga hidup di bak mandi atau air shower yang biasa Anda gunakan sehari-hari. Selain dapat menyebabkan sakit, acanthamoeba dapat menyebabkan infeksi.

2. Acanthamoeba keratitis

Acanthamoeba keratitis adalah infeksi mata yang disebabkan oleh acanthamoeba, yang masuk ke dalam mata melalui air.

Acanthamoeba keratitis paling sering terjadi pada para pengguna lensa kontak. Mandi dengan lensa kontak meningkatkan risiko infeksi karena lensa dapat memerangkap air yang mengandung organisme ini.

Sekali acanthamoeba ada pada mata Anda, organisme ini akan melepaskan protein yang larut pada kornea, yang ada di lapisan luar mata. Kemudian, organisme ini akan menyerang kornea mata dan akan mulai memakan sel-sel kornea.

Bagaimana cara mencegah infeksi mata saat menggunakan lensa kontak?

Menggunakan lensa kontak dapat meningkatkan risiko infeksi kornea. Hal ini terjadi karena lensa kontak mengurangi jumlah oksigen untuk kornea. Meski tidak dapat sepenuhnya dihindari. Anda bisa mencegah terjadinya infeksi mata dengan cara-cara berikut.

  • Selalu cuci bersih dan keringkan tangan sebelum memasang atau melepas lensa Anda.
  • Lepaskan lensa sebelum mandi atau berenang. Usahakan agar lensa kontak Anda tidak terkena air.
  • Usahakan untuk selalu melepas lensa kontak sebelum tidur. Bahkan jika Anda menggunakan lensa yang bisa dipakai selama beberapa waktu tertentu dan memang didesain untuk bisa digunakan sambil tidur, sangat tidak disarankan untuk mengenakan lensa kontak secara terus-menerus. Saat kita menutup mata dengan adanya lensa kontak yang tetap berada di dalam mata, jumlah oksigen ke mata menjadi makin tipis. Hal ini menyebabkan permukaan mata menjadi rentan terkena infeksi. Selain itu, kuman yang ada di lensa akan menempel ke kornea selama kita tidur.
  • Gunakan cairan pembersih khusus yang disarankan dokter atau apotek untuk membersihkan dan merendam lensa Anda. Jangan gunakan air atau cairan lainnya, karena air laut, air kolam, bahkan air sulingan sekali pun, bisa mengandung organisme acanthamoeba yang dapat menyebabkan mata mengalami infeksi.
  • Selalu buang cairan pembersih yang sudah dipakai. Jangan menggunakan kembali cairan yang sudah dipakai.
  • Gosok lembut lensa Anda saat membersihkan menggunakan cairan pembersih. Hati-hati agar Anda tidak merobeknya.
  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan segera buang lensa yang telah kedaluwarsa.
  • Bersihkan tiap hari dan ganti kotak penyimpanan lensa sebulan sekali agar tetap terjamin kebersihannya.

Jika Anda mengenakan lensa kontak sekali pakai, Anda tidak perlu membersihkannya karena lensa ini tidak didesain untuk digunakan ulang. Jangan pernah menggunakan lensa sekali pakai lebih dari sehari karena kemampuan untuk mematikan kuman penyebab infeksi yang dimiliki lensa sekali pakai akan hilang dalam sekali pemakaian.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Bisa Dilakukan di Rumah

Kebiasaan menatap layar gadget hingga hobi membaca di kegelapan dapat membuat mata cepat lelah. Simak 4 cara terbaik untuk mempertajam penglihatan mata.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 23 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Memahami Jenis Lensa Kontak (Softlens) dan Cara Pemakaiannya yang Tepat

Sama halnya seperti makanan dan minuman, softlens juga punya waktu pemakaian maksimal. Nah, sudahkah Anda tahu kapan masa kedaluwarsa softlens?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Mata Kering

Pemakai lensa kontak sudah biasa mengalami mata kering. Tapi tahukah bahwa penyebab mata kering Anda mungkin adalah pil KB yang Anda gunakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mata 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Mata Silinder (Astigmatisme)

Mata silinder (astigmatisme) bisa menyebabkan penglihatan menjadi buram. Ketahui gejala, penyebab, dan pengobatan dari kelainan refraksi mata ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Mata, Gangguan Penglihatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cairan softlens tetes mata

Bolehkah Kita Menggunakan Cairan Softlens Sebagai Tetes Mata?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penyebab mata berair

9 Penyebab Mata Anda Terus Berair dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
cara membaca resep kacamata

Begini Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter dan Optik Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit