backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

5 Jenis Kartu untuk Pemeriksaan Mata, Mana yang Anda Pakai?

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 01/02/2023

    5 Jenis Kartu untuk Pemeriksaan Mata, Mana yang Anda Pakai?

    “Apakah Anda dapat membaca huruf pada baris pertama?” Pertanyaan ini umumnya akan Anda dengar saat melakukan pemeriksaan mata, baik di dokter spesialis atau optik. Namun, tahukah Anda jika kartu bertuliskan huruf-huruf untuk pemeriksaan mata ini ada banyak jenisnya?

    Ya, nyatanya ada banyak jenis kartu yang dipakai pada saat tes mata. Apa saja jenisnya dan apa masing-masing kegunaannya? Berikut ulasan lengkapnya.

    Beragam kartu khusus untuk pemeriksaan mata

    Terdapat berbagai jenis kartu pemeriksaan mengetahui kesehatan mata. Beberapa kartu menggunakan gambar atau pola tertentu, tetapi ada pula yang menggunakan huruf.

    Kartu-kartu ini dapat digunakan untuk memeriksa mata siapa pun, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Meski begitu, ada pula kartu yang hanya cocok untuk anak-anak.

    Adapun kartu untuk tes mata ini dapat mengukur ketajaman penglihatan sehingga dapat membantu dokter mendiagnosis kelainan refraksi mata, seperti:

    • hipermetropi (rabun dekat),
    • miopi (rabun jauh),
    • astigmatisme (mata silinder), serta
    • presbiopi (mata tua).

    Bukan cuma itu, melansir Disha Eye Hospitals, tes mata juga dapat dilakukan untuk memantau ketajaman penglihatan pada pasien yang sedang menjalani perawatan.

    Bila Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, tes mata dapat memperlihatkan apakah Anda butuh resep kacamata atau lensa kontak yang baru.

    Lantas, apa saja jenis kartu untuk pemeriksaan mata? Berikut adalah beberapa jenis kartu tersebut beserta masing-masing kegunaannya.

    1. Kartu Snellen

    cara mengobati mata minus

    Kartu Snellen adalah jenis kartu yang paling sering digunakan untuk tes mata. Jenis kartu ini dapat Anda temukan di tempat-tempat pelayanan kesehatan, termasuk optik yang menjual kacamata.

    Kartu Snellen biasanya menunjukkan 11 baris huruf kapital yang berbeda-beda.

    Baris pertama memiliki satu huruf yang sangat besar, kemudian setiap baris setelahnya terdapat huruf kecil yang jumlahnya semakin banyak.

    Kartu ini umumnya digunakan untuk memeriksa penglihatan jarak jauh Anda. Untuk mengecek hal tersebut, Anda diminta untuk membaca kartu Snellen dari atas ke bawah pada jarak yang telah ditentukan.

    Jika penglihatan Anda tidak bermasalah, maka Anda mampu untuk membaca huruf di kartu Snellen sampai baris paling bawah.

    Namun, bila Anda sudah berhenti di tengah-tengah baris, mungkin Anda memiliki rabun jauh atau miopi.

    2. Kartu E

    Nah, pemeriksaan mata untuk anak-anak usia prasekolah ternyata berbeda dengan orang dewasa.

    Untuk mengetahui ketajaman penglihatan si Kecil, biasanya kartu E atau Tumbling E akan digunakan. Hal ini untuk mengetahui apakah si Kecil memiliki kelainan refraksi mata.

    Kartu E untuk tes mata sebenarnya mirip dengan kartu Snellen. Terdapat beberapa baris dengan satu huruf besar di atas yang kemudian semakin kecil dan banyak ke bawah.

    Berbeda dengan Snellen, si Kecil tidak diminta untuk membaca kartu E, karena kebanyakan mereka belum pandai membaca atau mengenal huruf.

    Si Kecil hanya akan diminta untuk menunjuk ke arah yang sama dengan E pada kartu yang ditunjuk.

    3. Kartu ETDRS

    Tidak seperti kartu Snellen yang mudah ditemukan di mana saja, kartu ETDRS umumnya hanya dapat ditemukan di dokter spesialis mata.

    Kartu yang dikembangkan pada 1982 ini digunakan untuk memeriksa ketajaman penglihatan pada orang dewasa.

    Pemeriksaan mata dengan kartu ETDRS lebih akurat dibandingkan dengan kartu Snellen. Ini karena kartu ETDRS didesain untuk mengatasi keterbatasan yang ada pada kartu Snellen.

    Berikut beberapa keunggulan pemeriksaan mata dengan kartu ETDRS.

    • Masing-masing baris memiliki jumlah huruf yang sama (masing-masing lima huruf).
    • Jarak antar huruf pada setiap baris sama.
    • Jarak antar huruf pada baris yang berbeda sama.
    • Diuji dari jarak yang lebih pendek.

    4. Kartu Jaeger

    pemeriksaan visus mata

    Berbeda dengan jenis-jenis kartu di atas yang mengukur ketajaman penglihatan jarak jauh, kartu Jaeger justru digunakan untuk mengukur penglihatan jarak dekat.

    Kartu Jaeger untuk tes mata dibaca dalam jarak sekitar 30 cm, yaitu jarak membaca yang baik dan benar.

    Masing-masing baris pada kartu ini berisikan paragraf, bukan satu huruf seperti kartu lainnya. Jumlah paragrafnya ada 11 yang diberi nomor dari 1 (ukuran terkecil) hingga 11 (ukuran terbesar).

    Paragraf dengan ukuran terkecil yang bisa dibaca oleh pasien akan menentukan ketajaman visual Anda.

    5. Kartu Landolt C

    Disebut juga dengan Japanese Vision Test, kartu Landolt C lebih umum digunakan di laboratorium dan dianggap sebagai standar laboratorium oleh International Council of Ophthalmology.

    Mirip dengan kartu Snellen dan Tumbling E, kartu pemeriksaan mata Landolt C juga memiliki beberapa baris dengan gambar yang semakin menyusut dan banyak ke bawah.

    Adapun gambar yang digunakan pada kartu ini, yaitu sebuah cincin dengan celah sehingga tampak seperti huruf C. Setiap gambar pun dibuat menghadap ke arah yang berbeda.

    Selama pemeriksaan mata, Anda mungkin diminta untuk menentukan sisi-sisi yang terdapat celah dari gambar.

    Itulah beberapa jenis kartu yang umum digunakan untuk pemeriksaan mata. Kartu mana yang akan digunakan untuk tes mata tergantung dari kebutuhan Anda.

    Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter spesialis mata untuk penggunaan kartu yang tepat.

    Untuk melakukan pemeriksaan mata, Anda bisa datang langsung ke klinik atau rumah sakit yang Anda tuju atau booking dokter spesialis mata terlebih dahulu melalui platform Hello Sehat.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Damar Upahita

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 01/02/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan