Muncul Freckles di Mata, Apakah Berbahaya? Perlukah Dihilangkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bintik cokelat atau freckles di mata umumnya tidaklah berbahaya, tapi ada sedikit kemungkinan bagi bintik ini untuk berkembang menjadi kanker. Lantas, bagaimana cara mengetahui freckles ini berbahaya atau tidak? Perlukah menghilangkan freckles yang muncul di mata?

Apakah freckles di mata berbahaya?

Freckles pada mata Anda tidaklah berbeda dengan tahi lalat yang muncul pada permukaan kulit. Bintik-bintik ini terbentuk akibat penumpukan pigmen atau zat pemberi warna yang disebut melanosit.

Beberapa orang memiliki freckles sejak lahir, tapi ada pula orang yang baru memilikinya seiring bertambahnya usia. Sebagian besar freckles yang muncul di mata umumnya tidak berbahaya sehingga dokter jarang menyarankan untuk menghilangkan bintik cokelat ini.

Berdasarkan lokasi terbentuknya, bintik-bintik freckles terbagi menjadi tiga jenis, yakni:

  • Nevus konjungtiva, terbentuk di bagian mata yang berwarna putih.
  • Nevus iris, berada di bagian mata yang berwarna.
  • Nevus koroid, terdapat pada retina yang ada di belakang mata.

Sebanyak 1 dari 10 orang memiliki kondisi ini. Jadi, Anda tidak perlu panik jika mendapati adanya bintik cokelat pada mata Anda. Cukup lakukan pemantauan rutin dengan dokter untuk memastikan freckles tidak berpotensi menjadi kanker.

Kapan Anda perlu menghilangkan freckles di mata?

Keberadaan freckles tidak akan mengganggu penglihatan maupun fungsi lainnya. Namun, Anda tetap disarankan untuk memantau perkembangan freckles secara rutin untuk mengantisipasi perubahan yang tidak wajar.

Periksakan kondisi mata Anda setidaknya setiap enam bulan sekali. Jika freckles tidak mengalami perubahan bentuk maupun ukuran, Anda bisa mengurangi frekuensi pemeriksaan menjadi satu kali dalam setahun.

Anda tidak perlu menjalani prosedur apa pun untuk menghilangkan freckles di mata jika kondisinya tetap sama setiap kunjungan. Akan tetapi, waspadalah terhadap gejala tak wajar seperti:

  • Freckles bertambah besar, berubah bentuk, atau berubah warna
  • Mata terasa nyeri
  • Fungsi penglihatan terganggu
  • Muncul kilatan-kilatan cahaya saat melihat

Dibandingkan jenis freckles lainnya, nevus koroid berisiko lebih tinggi berkembang menjadi kanker melanoma. Mengacu Ocular Melanoma Foundation, satu dari setiap 500 nevus koroid dapat berkembang menjadi ganas dalam kurun waktu 10 tahun.

Cara menghilangkan freckles di mata

Pada beberapa kasus yang jarang, dokter akan menyarankan prosedur medis untuk menghilangkan freckles di mata. Prosedur ini berisiko menimbulkan kerusakan pada mata, jadi dokter hanya menyarankannya sebagai pilihan terakhir.

Ada berbagai macam prosedur medis untuk menghilangkan freckles pada mata. Di antaranya radiasi, terapi laser, operasi, atau pada kasus yang amat berbahaya, operasi pengangkatan bola mata.

Operasi adalah metode menghilangkan freckles di mata yang paling umum. Dengan menggunakan alat khusus, dokter membuat sayatan dengan panjang aman 2 milimeter. Kemudian, bintik cokelat yang dicurigai bersifat kanker diangkat dari mata.

Bagian putih mata akan mengalami sedikit defek (kecacatan). Biasanya, defek tersebut diperbaiki melalui transplantasi membran amniotik dari plasenta. Membran amniotik digunakan karena mengandung faktor pertumbuhan dan mampu menekan peradangan.

Dokter kemudian akan menjahit bagian putih mata dan menutup permukaannya agar rata. Setelah operasi selesai, langkah selanjutnya adalah merawat mata menggunakan obat tetes mata khusus selama dua minggu pascaoperasi.

Freckles yang muncul di mata pada dasarnya tidak berbahaya. Namun, Anda dapat memilih untuk menghilangkan freckles di mata bila pertumbuhannya terasa mengkhawatirkan.

Operasi pengangkatan freckles pada mata dapat menimbulkan kerusakan pada mata Anda. Jadi, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter sebelum menempuh prosedur ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tabir Surya untuk Kulit, Seberapa Penting Menggunakannya?

Cahaya matahari memicu penuaan dini, kulit kusam, hingga kanker kulit. Maka itu, dibutuhkan rangkaian skincare tabir surya. Seberapa penting produk ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Banyak orang menjalani suntik vitamin C dan memakai produk berbahan vitamin C untuk memutihkan kulit. Tapi apa benar vitamin C bisa mencerahkan kulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal adalah salah satu jenis kanker kulit yang paling umum terjadi. Simak penjelasan lengkap tentang gejapa, penyebab dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker Kulit, Kanker 10 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Pasien Kanker Kulit

Untuk mengatasi penyakit kanker kulit, ada beberapa jenis prosedur medis yang bisa dijalani oleh pasien. Lalu, apa saja jenis pengobatan kanker kulit?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker Kulit, Kanker 13 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

medical checkup

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
efek tanning

Melakukan Tanning, Apa Efeknya untuk Kesehatan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bedah refraktif

Berbagai Jenis Operasi untuk Mata Minus, Bukan Hanya LASIK Saja

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
Porfiria atau porphyria adalah membuat seseorang terlihat pucat pasi dan bertingkah laku bak vampir yang harus menghindari sinar matahari.

Porfiria

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit