Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Pemasangan Implan Glaukoma?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Implan glaukoma menjadi salah satu alternatif pengobatan pasien glaukoma pada fase kronis atau biasa disebut sebagai glaukoma refrakter/kasus sulit glaukoma. Ketika memutuskan menggunakan implan, kira-kira apa saja yang perawatan yang perlu dilakukan agar implan glaukoma tetap baik?

Alasan memilih implan, salah satu metode pengobatan glaukoma

Sebelum mengetahui bagaimana perawatan setelah pemasangan implan, ada baiknya Anda mengetahui alasan menggunakan implan dibandingkan pengobatan glaukoma lainnya.

Berdasarkan laman Mayo Clinic, metode pengobatan pasien glaukoma sebenarnya terdiri atas berbagai jenis. Metode tersebut di antaranya obat-obatan, laser, operasi trabekulektomi, hingga pemasangan implan.

Di antara semuanya, implan sebaiknya dipilih sebagai solusi paling akhir saat metode lainnya gagal mengatasi kondisi pasien glaukoma. 

Dr. dr. Virna Dwi Oktariana, SpM(K) yang ditemui dalam wawancara eksklusif pada peluncuran produk Virna Glaucoma Implant di kawasan Salemba, Jakarta Pusat (26/6) menjelaskan tujuan dari pemasangan implan glaukoma.

Utamanya, pemasangan implan diharapkan dapat menurunkan tekanan mata penderita glaukoma

Pemasangan ini juga dapat berdampak pada pengobatan lain yang dilakukan oleh pasien glaukoma. Misalnya, pasien yang sebelumnya menggunakan obat-obatan, katakanlah sebanyak 5 jenis obat, bisa mengurangi konsumsi obatnya atau bahkan lepas sama sekali.

Itu sebabnya, implan merupakan alternatif yang tepat untuk mengatasi kasus sulit glaukoma.

Perawatan yang dilakukan setelah pemasangan implan glaukoma

cara membersihkan mata

Implan glaukoma memang dapat menangani kasus glaukoma dengan sangat baik. Namun, bukan berarti kemudian Anda tak perlu merawatnya.

Implan glaukoma bersifat permanen dan seumur hidup menempel di bola mata pasien. Pasien pun tidak perlu mengganti dengan implan yang baru atau melepasnya sewaktu-waktu.

Oleh sebab itu, perawatan implan glaukoma harus dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi implan serta kesehatan mata pasien.

Dokter Virna menjelaskan bahwa salah satu perawatan implan glaukoma yang bisa dilakukan oleh pasien adalah dengan melakukan kontrol rutin ke dokter. Kontrollah setidaknya setiap tiga sampai empat bulan sekali.

Anda mungkin tidak akan langsung mendapatkan manfaat segera setelah pemasangan implan dilakukan. Butuh waktu sampai Anda benar-benar merasakan dampaknya.

“Tergantung kondisi mata pasien, ada yang satu bulan sudah membaik, ada yang setelah enam bulan baru terasa perubahannya,” papar dr. Virna. 

Ia juga menambahkan bahwa tak ada anjuran dan pantangan khusus yang harus dilakukan sebagai perawatan implan glaukoma. Pasien tetap dapat menjalani aktivitas seperti biasa.

Meski tak ada panduan khusus perihal perawatan implan glaukoma, ada pantangan yang harus dihindari pada tahap awal pemulihan setelah operasi.

Pantangan setelah operasi implan glaukoma

jenis tipe stroke mata

Ada beberapa pantangan bagi pasien yang baru saja menjalani pemasangan implan untuk glaukoma.

Umumnya, pantangan ini mirip dengan pantangan setelah operasi katarak. Hal-hal yang harus dihindari pada tahap awal pemulihan pasca operasi, yaitu: 

  • Jangan melakukan kegiatan berat untuk sementara waktu. 
  • Akan lebih aman jika pasien tidak mengemudikan kendaraan setelah operasi implan. 
  • Minumlah obat dengan teratur sesuai dengan anjuran dari dokter, sekalipun Anda telah memasang implan.   
  • Hindari area yang penuh debu.
  • Apabila harus membersihkan rumah, bersihkan debu dengan vacuum cleaner
  • Jangan mengucek mata. Bahkan saat pasien sedang tidak menjalani pengobatan atau operasi, mengucek mata bukanlah ide yang baik karena bisa menyebabkan infeksi. 
  • Jangan berenang, hindari kontak dengan air pada tahap awal masa pemulihan pasca operasi. 
  • Hindari penggunaan riasan mata. 

Meski terdapat beberapa pantangan, pemasangan implan glaukoma terbilang relatif aman. Anda pun tak perlu melakukan perawatan implan glaukoma secara khusus, selain memeriksa rutin ke dokter.

Efek samping penggunaan implan glaukoma

freckles di mata

Meski terbilang aman dan tak memerlukan perawatan khusus, bukan berarti pemasangan implan glaukoma tak membawa efek samping.

Istilah implan menandakan bahwa adanya benda asing yang masuk ke tubuh. Cara ini bisa jadi menimbulkan efek samping ringan pada beberapa pasien.

Risiko efek samping ini akan meningkat jika pasien memiliki reaksi alergi terhadap bahan dasar implan glaukoma. 

Namun, tidak perlu khawatir. Menurut dr. Virna, pada praktiknya, jumlah pasien yang mengalami efek samping lebih sedikit dari mereka yang tidak mengalaminya sama sekali. 

Pemasangan implan glaukoma memang bisa memperbaiki penglihatan dengan amat baik. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa melakukan prosedur ini.

Kondisi konjungtiva atau lapisan tipis yang nantinya akan melapisi implan perlu diperiksa apakah memenuhi kriteria atau tidak. Konsultasikanlah dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda bisa melakukan prosedur ini atau tidak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Cari Tahu Jenis Obat Tetes Telinga Beserta Cara Pakainya Agar Tak Salah

Sakit telinga perlu diatasi hingga tuntas dengan obat yang tepat. Ada berbagai macam obat tetes telinga yang bisa Anda gunakan. Apa saja? Simak di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 20 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Beragam Pilihan Obat Flu Paling Ampuh yang Aman untuk Orang Dewasa dan Anak

Banyak yang menyepelekan flu, padahal gejalanya merepotkan hidup. Kabar baiknya, ada banyak pilihan obat flu paling ampuh yang bisa Anda beli di apotek.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Kesehatan Pernapasan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ganti celana dalam setelah seks

Kenapa Anda Sebaiknya Harus Ganti Celana Dalam Setelah Berhubungan Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Buah untuk Diabetes

8 Buah Terbaik yang Aman untuk Gula Darah Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
hipospadia

Hipospadia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit