home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Pemasangan Implan Glaukoma?

Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Pemasangan Implan Glaukoma?

Implan glaukoma menjadi salah satu alternatif pengobatan pasien glaukoma pada fase kronis atau biasa disebut sebagai glaukoma refrakter/kasus sulit glaukoma. Ketika memutuskan menggunakan implan, kira-kira apa saja yang perawatan yang perlu dilakukan agar implan glaukoma tetap baik?

Alasan memilih implan, salah satu metode pengobatan glaukoma

Sebelum mengetahui bagaimana perawatan setelah pemasangan implan, ada baiknya Anda mengetahui alasan menggunakan implan dibandingkan pengobatan glaukoma lainnya.

Berdasarkan laman Mayo Clinic, metode pengobatan pasien glaukoma sebenarnya terdiri atas berbagai jenis. Metode tersebut di antaranya obat-obatan, laser, operasi trabekulektomi, hingga pemasangan implan.

Di antara semuanya, implan sebaiknya dipilih sebagai solusi paling akhir saat metode lainnya gagal mengatasi kondisi pasien glaukoma.

Dr. dr. Virna Dwi Oktariana, SpM(K) yang ditemui dalam wawancara eksklusif pada peluncuran produk Virna Glaucoma Implant di kawasan Salemba, Jakarta Pusat (26/6) menjelaskan tujuan dari pemasangan implan glaukoma.

Utamanya, pemasangan implan diharapkan dapat menurunkan tekanan mata penderita glaukoma.

Pemasangan ini juga dapat berdampak pada pengobatan lain yang dilakukan oleh pasien glaukoma. Misalnya, pasien yang sebelumnya menggunakan obat-obatan, katakanlah sebanyak 5 jenis obat, bisa mengurangi konsumsi obatnya atau bahkan lepas sama sekali.

Itu sebabnya, implan merupakan alternatif yang tepat untuk mengatasi kasus sulit glaukoma.

Perawatan yang dilakukan setelah pemasangan implan glaukoma

cara membersihkan mata

Implan glaukoma memang dapat menangani kasus glaukoma dengan sangat baik. Namun, bukan berarti kemudian Anda tak perlu merawatnya.

Implan glaukoma bersifat permanen dan seumur hidup menempel di bola mata pasien. Pasien pun tidak perlu mengganti dengan implan yang baru atau melepasnya sewaktu-waktu.

Oleh sebab itu, perawatan implan glaukoma harus dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi implan serta kesehatan mata pasien.

Dokter Virna menjelaskan bahwa salah satu perawatan implan glaukoma yang bisa dilakukan oleh pasien adalah dengan melakukan kontrol rutin ke dokter. Kontrollah setidaknya setiap tiga sampai empat bulan sekali.

Anda mungkin tidak akan langsung mendapatkan manfaat segera setelah pemasangan implan dilakukan. Butuh waktu sampai Anda benar-benar merasakan dampaknya.

“Tergantung kondisi mata pasien, ada yang satu bulan sudah membaik, ada yang setelah enam bulan baru terasa perubahannya,” papar dr. Virna.

Ia juga menambahkan bahwa tak ada anjuran dan pantangan khusus yang harus dilakukan sebagai perawatan implan glaukoma. Pasien tetap dapat menjalani aktivitas seperti biasa.

Meski tak ada panduan khusus perihal perawatan implan glaukoma, ada pantangan yang harus dihindari pada tahap awal pemulihan setelah operasi.

Pantangan setelah operasi implan glaukoma

jenis tipe stroke mata

Ada beberapa pantangan bagi pasien yang baru saja menjalani pemasangan implan untuk glaukoma.

Umumnya, pantangan ini mirip dengan pantangan setelah operasi katarak. Hal-hal yang harus dihindari pada tahap awal pemulihan pasca operasi, yaitu:

  • Jangan melakukan kegiatan berat untuk sementara waktu.
  • Akan lebih aman jika pasien tidak mengemudikan kendaraan setelah operasi implan.
  • Minumlah obat dengan teratur sesuai dengan anjuran dari dokter, sekalipun Anda telah memasang implan.
  • Hindari area yang penuh debu.
  • Apabila harus membersihkan rumah, bersihkan debu dengan vacuum cleaner.
  • Jangan mengucek mata. Bahkan saat pasien sedang tidak menjalani pengobatan atau operasi, mengucek mata bukanlah ide yang baik karena bisa menyebabkan infeksi.
  • Jangan berenang, hindari kontak dengan air pada tahap awal masa pemulihan pasca operasi.
  • Hindari penggunaan riasan mata.

Meski terdapat beberapa pantangan, pemasangan implan glaukoma terbilang relatif aman. Anda pun tak perlu melakukan perawatan implan glaukoma secara khusus, selain memeriksa rutin ke dokter.

Efek samping penggunaan implan glaukoma

freckles di mata

Meski terbilang aman dan tak memerlukan perawatan khusus, bukan berarti pemasangan implan glaukoma tak membawa efek samping.

Istilah implan menandakan bahwa adanya benda asing yang masuk ke tubuh. Cara ini bisa jadi menimbulkan efek samping ringan pada beberapa pasien.

Risiko efek samping ini akan meningkat jika pasien memiliki reaksi alergi terhadap bahan dasar implan glaukoma.

Namun, tidak perlu khawatir. Menurut dr. Virna, pada praktiknya, jumlah pasien yang mengalami efek samping lebih sedikit dari mereka yang tidak mengalaminya sama sekali.

Pemasangan implan glaukoma memang bisa memperbaiki penglihatan dengan amat baik. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa melakukan prosedur ini.

Kondisi konjungtiva atau lapisan tipis yang nantinya akan melapisi implan perlu diperiksa apakah memenuhi kriteria atau tidak. Konsultasikanlah dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda bisa melakukan prosedur ini atau tidak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Post Cataract Surgery: Aftercare, Side Effects & more | Guide. (2017). Retrieved from https://visioneyeinstitute.com.au/eyematters/cataract-surgery-post-surgical-guide/. Accessed on June 26th, 2019.

Glaucoma – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. Retrieved from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/glaucoma/diagnosis-treatment/drc-20372846. Accessed on June 26th, 2019.

Cataract surgery – Mayo Clinic. Retrieved from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cataract-surgery/about/pac-20384765. Accessed on June 26th, 2019.

Wawancara langsung dengan Dr. dr. Virna Dwi Oktariana, Sp. M (K) dalam acara Peluncuran Produk Virna Glaucoma Implant di Aula IMERI, FKUI, Rabu, 26 Juni 2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 15/11/2019
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x