Persiapan Koh (Kalium Hidroksida) Untuk Infeksi Jamur Kuku

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu persiapan koh (kalium hidroksida) untuk infeksi jamur kuku?

Tidak selalu mungkin untuk mendiagnosis infeksi jamur kuku dengan akurat hanya berdasarkan penampilan. Tes persiapan kalium hidroksida (KOH) dapat membantu menentukan apakah Anda mengalami infeksi jamur kuku. Dokter memperoleh sampel jaringan menggunakan pisau bedah atau alat lainnya. Hawa panas dan KOH lalu digunakan pada sampel untuk melarutkan keratin—protein fiber yang merupakan komponen utama kuku—serta sel kulit yang membuat keratin. Setelah zat ini telah dihilangkan, elemen jamur dapat terdeteksi di bawah mikroskop.

Kapan saya perlu menjalani tes persiapan kalium hidroksida?

Jika Anda memiliki kuku yang berubah warna, rusak, terlepas, atau menebal, atau memiliki kulit mati dan potongan kuku yang menumpuk di bawah kuku, tes KOH dapat membantu memastikan apakah memang terdapat infeksi jamur kuku.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani persiapan koh (kalium hidroksida) untuk infeksi jamur kuku?

Tidak semua penyakit kuku adalah infeksi jamur kuku. Karena itu, dan karena risiko yang terkait dengan obat antijamur oral, dokter mungkin akan memastikan bahwa Anda mengalami infeksi jamur menggunakan tes persiapan KOH jika Anda mempertimbangkan minum pil antijamur (pengobatan oral).

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani persiapan koh (kalium hidroksida) untuk infeksi jamur kuku?

Tidak ada persiapan khusus dibutuhkan untuk tes ini.

Bagaimana proses tes persiapan kalium hidroksida?

Dokter akan mengumpulkan sampel kulit dan/atau potongan kuku di bawah kuku yang terinfeksi. Jika sampel potongan tidak bisa diambil, dokter akan mengambil sampel kuku dengan sedikit menggaruk kuku dekat area yang terinfeksi atau dengan pisau kecil untuk mengambil potongan kuku. Sampel kuku atau potongannya ditempatkan di atas kaca dengan larutan KOH dan sedikit dipanaskan. Larutan ini  perlahan melarutkan sel kulit dan kuku, meninggalkan sel jamur. Sel jamur kemudian bisa terlihat dengan mikroskop. Noda warna bisa digunakan agar jamur lebih mudah terlihat.

Apa yang harus saya lakukan setelah tes persiapan kalium hidroksida?

Anda mungkin sedikit mengalami ketidaknyamanan saat sampel sedang dikumpulkan. Pengumpulan sampel membutuhkan waktu sekitar 1 menit, dan hasilnya biasanya siap dalam 10 menit. Anda bisa kembali beraktivitas seperti semula setelah selesai tes. Dokter akan berdiskusi dengan Anda tentang kondisi dan memberikan pengobatan yang pantas. Terkadang, dokter mungkin menyuruh pemeriksaan lebih lanjut. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Normal

Tidak ada jamur dalam potongan kuku. Namun, tes mungkin dilakukan lagi dengan lebih banyak sampel yang diambil dari bagian kuku yang terinfeksi lainnya. Ini karena mungkin tidak ada lagi jamur pada ujung area yang terinfeksi, tempat termudah untuk mengambil sampel, atau dalam jaringan mati, sekalipun Anda mengalami infeksi jamur kuku.

Jika tes normal, dokter mungkin melakukan tes lainnya untuk menentukan penyebab kerusakan kuku.

Abnormal

Jamur terdapat dalam sampel potongan kuku.

Jika organisme jamur terdeteksi di bawah mikroskop, dokter akan meresepkan obat antijamur yang tepat. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan sel jamur mungkin dilakukan untuk memastikan hasil atau mengidentifikasi jenis khusus jamur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Segala Pengobatan Psoriasis, dari Obat Minum Hingga Terapi

    Gejala dan frekuensi kekambuhan psoriasis memang dapat dikendalikan. Cari tahu berbagai obat dan pengobatan psoriasis di sini!

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Kulit, Psoriasis 25 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Abses Ginjal

    Abses ginjal ditandai dengan berkumpulnya nanah seperti batu kerikil di sekitar ginjal. Apakah penyakit ini berbahaya? Simak penjelasan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Rena Widyawinata
    Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Perkembangan Anak Usia 15 Tahun, Bagaimana Tahapan yang Sesuai?

    DI usia ini, anak sudah masuk masa pertengahan remaja. Lantas, apa saja perkembangan yang terjadi pada anak usia 15 tahun? Berikut ulasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Remaja, Tumbuh Kembang Remaja, Parenting 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pantangan penderita psoriasis

    Daftar Pantangan Makanan yang Patut Diperhatikan oleh Penderita Psoriasis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    obat psoriasis alami

    Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
    obat cacing kremi

    Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    spina bifida

    Spina Bifida

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 13 menit