Persiapan Koh (Kalium Hidroksida) Untuk Infeksi Jamur Kuku

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu persiapan koh (kalium hidroksida) untuk infeksi jamur kuku?

Tidak selalu mungkin untuk mendiagnosis infeksi jamur kuku dengan akurat hanya berdasarkan penampilan. Tes persiapan kalium hidroksida (KOH) dapat membantu menentukan apakah Anda mengalami infeksi jamur kuku. Dokter memperoleh sampel jaringan menggunakan pisau bedah atau alat lainnya. Hawa panas dan KOH lalu digunakan pada sampel untuk melarutkan keratin—protein fiber yang merupakan komponen utama kuku—serta sel kulit yang membuat keratin. Setelah zat ini telah dihilangkan, elemen jamur dapat terdeteksi di bawah mikroskop.

Kapan saya perlu menjalani tes persiapan kalium hidroksida?

Jika Anda memiliki kuku yang berubah warna, rusak, terlepas, atau menebal, atau memiliki kulit mati dan potongan kuku yang menumpuk di bawah kuku, tes KOH dapat membantu memastikan apakah memang terdapat infeksi jamur kuku.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani persiapan koh (kalium hidroksida) untuk infeksi jamur kuku?

Tidak semua penyakit kuku adalah infeksi jamur kuku. Karena itu, dan karena risiko yang terkait dengan obat antijamur oral, dokter mungkin akan memastikan bahwa Anda mengalami infeksi jamur menggunakan tes persiapan KOH jika Anda mempertimbangkan minum pil antijamur (pengobatan oral).

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani persiapan koh (kalium hidroksida) untuk infeksi jamur kuku?

Tidak ada persiapan khusus dibutuhkan untuk tes ini.

Bagaimana proses tes persiapan kalium hidroksida?

Dokter akan mengumpulkan sampel kulit dan/atau potongan kuku di bawah kuku yang terinfeksi. Jika sampel potongan tidak bisa diambil, dokter akan mengambil sampel kuku dengan sedikit menggaruk kuku dekat area yang terinfeksi atau dengan pisau kecil untuk mengambil potongan kuku. Sampel kuku atau potongannya ditempatkan di atas kaca dengan larutan KOH dan sedikit dipanaskan. Larutan ini  perlahan melarutkan sel kulit dan kuku, meninggalkan sel jamur. Sel jamur kemudian bisa terlihat dengan mikroskop. Noda warna bisa digunakan agar jamur lebih mudah terlihat.

Apa yang harus saya lakukan setelah tes persiapan kalium hidroksida?

Anda mungkin sedikit mengalami ketidaknyamanan saat sampel sedang dikumpulkan. Pengumpulan sampel membutuhkan waktu sekitar 1 menit, dan hasilnya biasanya siap dalam 10 menit. Anda bisa kembali beraktivitas seperti semula setelah selesai tes. Dokter akan berdiskusi dengan Anda tentang kondisi dan memberikan pengobatan yang pantas. Terkadang, dokter mungkin menyuruh pemeriksaan lebih lanjut. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Normal

Tidak ada jamur dalam potongan kuku. Namun, tes mungkin dilakukan lagi dengan lebih banyak sampel yang diambil dari bagian kuku yang terinfeksi lainnya. Ini karena mungkin tidak ada lagi jamur pada ujung area yang terinfeksi, tempat termudah untuk mengambil sampel, atau dalam jaringan mati, sekalipun Anda mengalami infeksi jamur kuku.

Jika tes normal, dokter mungkin melakukan tes lainnya untuk menentukan penyebab kerusakan kuku.

Abnormal

Jamur terdapat dalam sampel potongan kuku.

Jika organisme jamur terdeteksi di bawah mikroskop, dokter akan meresepkan obat antijamur yang tepat. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan sel jamur mungkin dilakukan untuk memastikan hasil atau mengidentifikasi jenis khusus jamur.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kapan Anda Perlu Periksa ke Dokter Spesialis THT?

    Bagaimana kita bisa mengetahui kapan harus periksa ke dokter spesialis THT? Apakah ada tanda khususnya? Simak ulasan berikut.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu

    Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

    Lakukan olahraga saat liburan bersama keluarga agar tetap bugar. Simak pilihan kegiatan hingga tips berolahraga sederhana di sini.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Fajarina Nurin
    Kebugaran, Hidup Sehat Mei 25, 2020

    4 Cara Jitu Mengubah Hati Sedih Kembali Jadi Senang

    Anda tidak boleh sedih terus-menerus karena ini dapat berdampak buruk pada kesehatan. Lantas, caranya mengubah hati sedih jadi senang? Baca di sini.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Psikologi Mei 24, 2020

    8 Cara Mencegah Sakit Gigi

    Saat sakit gigi, minum obat pereda nyeri adalah hal yang paling mudah meredakan sakitnya. Agar tidak berulang, coba cara mencegah sakit gigi, yuk!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Atifa Adlina

    Direkomendasikan untuk Anda

    6 Cara Mengatasi Nyeri Karena Growing Pain pada Anak

    6 Cara Mengatasi Nyeri Karena Growing Pain pada Anak

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

    Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Nabila Azmi
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Joy of Missing Out (JOMO), Saat Anda Tidak Takut Melewatkan Tren

    Joy of Missing Out (JOMO), Saat Anda Tidak Takut Melewatkan Tren

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 25, 2020