Sindrom Wernicke-Korsakoff

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sindrom Wernicke-Korsakoff?

Sindrom Wernicke-Korsakoff adalah kelainan saraf yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B1 (juga disebut tiamin atau thiamine). Kelainan ini munculnya pelan-pelan, tidak menyerang sekaligus. Sindrom Wernicke-Korsakoff diduga berkaitan erat dengan tingginya konsumsi alkohol dalam jangka panjang. Namun, masalah pencernaan, kanker, dan malnutrisi juga bisa menjadi penyebabnya.

Para ahli mendebatkan apakah sindrom Wernicke-Korsakoff merupakan dua kondisi yang berbeda tapi saling berkaitan atau apakah sindrom ini merupakan spektrum dari satu penyakit yang sama.

Beberapa ahli meyakini bahwa ensefalopati Wernicke adalah permulaan kondisinya, sedangkan sindrom Korsakoff merupakan bentuk kronis dan jangka panjang kelainan ini. Namun, bahkan jika sudah ditangani, ensefalopati Wernicke sering berujung pada sindrom Korsakoff juga pada akhirnya. Ensefalopati Wernicke adalah serangkaian perubahan sistem saraf dan fungsi kognitif (berpikir) manusia. Kalau tidak segera ditangani, akibatnya bisa fatal (mematikan).

Seberapa umumkah sindrom Wernicke-Korsakoff?

Kelainan ini lebih sedikit lebih sering menyerang laki-laki daripada perempuan. Namun, Anda yang berusia antara 30 sampai 70 tahun memiliki risiko yang hampir sama untuk mengalami kelainan Wernicke-Korsakoff.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala sindrom Wernicke-Korsakoff?

Beberapa gejala ensefalopati Wernicke encephalopathy antara lain:

  • Linglung
  • Penurunan kesadaran
  • Gerakan bola mata yang tidak wajar
  • Pandangan ganda
  • Kelopak mata atas yang jatuh
  • Gangguan keseimbangan dan kesulitan berjalan

Sementara itu, gejala sindrom Korsakoff antara lain:

  • Tidak bisa menyimpan informasi baru ke dalam ingatan
  • Hilang ingatan
  • Ingatan palsu, akibat memori yang tidak dapat diingat secara utuh sehingga bawah sadar otak membuat ingatan palsu untuk mengisi potongan-potongan memori yang hilang
  • Apatis
  • Perubahan kepribadian
  • Banyak bicara atau melakukan suatu secara berulang-ulang

Beberapa tanda atau gejala mungkin ada yang tidak tercantum di atas. Jika merasa cemas tentang gejalanya, konsultasi ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda atau anggota keluarga serta kerabat Anda memiliki gejala di atas, terutama bagi yang sebelumnya terkena penyakit hati. Penyakit ini mungkin berkembang pesat dan sangat membahayakan. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab sindrom Wernicke-Korsakoff?

Penyebab utama sindrom Wernicke-Korsakoff adalah kecanduan alkohol alias alkoholisme. Sedangkan penyebab yang tidak begitu umum antara lain kekurangan gizi atau masalah penyerapan gizi yang bisa disebabkan oleh:

  • Operasi gastric bypass yang menyulitkan Anda memenuhi kebutuhan nutrisi akibat pembatasan porsi makan
  • Kanker usus besar yang bisa menyebabkan rasa sakit sehingga Anda tidak mau makan
  • Gangguan makan tertentu

Kecanduan alkohol adalah penyebab utama karea orang yang kecanduan alkohol biasanya pola makannya tidak sehat dan kacau. Alkohol juga menghambat penyerapan dan penyimpanan vitamin B1 di dalam tubuh.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis sindrom Wernicke-Korsakoff?

Dokter akan menanyakan mengenai gejala dan perjalanan penyakit yang dialami. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui fungsi saraf dan otot yang terpengaruh.

Pasien juga mungkin tampak kekurangan nutrisi. Pemeriksaan-pemeriksaan berikut dilakukan untuk mengecek kadar gizi Anda:

  • Serum albumin
  • Kadar serum vitamin B1
  • Aktivitas transketolase dalam sel darah merah (yang biasanya berkurang pada orang yang kekurangan tiamin
  • Enzim liver mungkin cukup tinggi pada orang yang punya riwayat kecanduan alkohol

Kondisi lainnya yang mungkin menyebabkan kekurangan vitamin B1 antara lain:

  • HIV/AIDS
  • Kanker yang sudah menyebar ke seluruh tubuh
  • Mual dan muntah parah saat hamil (hiperemesis gravidarum)
  • Gagal jantung
  • Infus jangka panjang tanpa suplemen tiamin
  • Dialisis (cuci darah) jangka panjang
  • Kadar hormon tiroid yang sangat tinggi

MRI pada otak bisa menunjukkan perubahan-perubahan pada jaringan otak. Namun, kalau  sindrom Wernicke-Korsakoff dicurigai oleh dokter, pengobatan harus segera dimulai.

Bagaimana dokter mengobati sindrom Wernicke-Korsakoff?

Tujuan pengobatan ini adalah untuk mengendalikan gejala-gejala dan mencegah kelainan ini bertambah parah. Beberapa orang harus diopname untuk mengendalikan gejalanya. Terutama bila pasien dalam keadaan koma, lemah lunglai, atau tak sadarkan diri.

Vitamin B1 mungkin diberikan lewat infus ke pembuluh darah atau otot, atau diminum lewat mulut. Hal ini bisa membantu meringankan gejala-gejala seperti:

  • Linglung atau delirium
  • Gangguan penglihatan atau gerakan mata tak wajar
  • Masalah koordinasi otot

Yang terpenting, berhenti minum atau menyalahgunakan alkohol untuk mencegah kerusakan otot dan saraf. Pola makan yang seimbang dan bernutrisi bisa membantu, tapi tidak bisa menggantikan penggunaan alkohol secara berlebihan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom Wernicke-Korsakoff?

Perubahan berikut bisa membantu mengendalikan gejala sindrom Wernicke-Korsakoff.

  • Berhenti minum alkohol dan makan makanan bergizi.
  • Kalau seorang peminum berat belum bisa berhenti juga, suplemen tiamin dan pola makan seimbang bisa membantu mencegah kondisi semakin memburuk.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pentingnya Konsumsi EPA bagi Pasien Kanker

    Salah satu kondisi yang dihadapi pasien kanker adalah kondisi kaheksia. Konsumsi EPA bantu menjaga asupan nutrisi terpenuhi untuk pasien kanker.

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Nutrisi, Hidup Sehat 03/06/2020

    Apakah Obat-obatan NSAID Bisa Digunakan untuk Penyakit Autoimun?

    Obat NSAID biasanya digunakan untuk mengatasi gejala seperti nyeri atau demam. Namun, bolehkah digunakan untuk penyakit autoimun?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Jalani 4 Rutinitas Sehat Ini di Pagi Hari Agar Lebih Produktif

    Salah satu kunci agar bisa bekerja lebih produktif seharian adalah dengan melakukan rutinitas pagi yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Panduan Mempersiapkan Diri untuk Cegah Penularan COVID-19 di Tempat Kerja

    Saat PSBB dicabut, para karyawan yang bekerja #dirumahaja harus kembali ke kantor. Bagaimana cara mencegah penularan COVID-19 di tempat kerja?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 03/06/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    stres kerja di rumah

    Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    Apakah kandungan garam Himalaya lebih baik daripada garam dapur?

    Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam Himalaya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    minyak jarak untuk bibir

    Plus Minus Pakai Minyak Jarak untuk Pelembap Bibir

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    mengembalikan nafsu makan anak

    Tips Jitu Mengembalikan Nafsu Makan Anak Setelah Sakit

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020