Limfogranuloma Venereum

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu limfogranuloma venereum?

Limfogranuloma venereum adalah salah satu penyakit menular seksual. Penyebabnya adalah bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini menembus kulit dan mengeluarkan lendir di dalam node limfa, menyebabkan penyumbatan di sekitar node. Penyakit ini mempengaruhi node limfa, alat kelamin bagian luar, bahkan rektum dan mulut.

Seberapa umum limfogranuloma venereum?

Limfogranuloma venereum adalah penyakit yang tidak umum. Penyakit ini lazim ditemukan di daerah subtropis dan tropis. Penyakit ini biasanya lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita, berusia 20 sampai 40 tahun. Anda bisa mengatasi penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasi ke dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala limfogranuloma venereum?

Gejala awal limfogranuloma venereum adalah bermula dari 1 sampai 4 minggu setelah terinfeksi, lalu muncul bintik-bintik dan sakit pada alat kelamin luar, tapi bintik-bintik dapat sembuh dengan cepat. Kemudian node limfa di dalam selangkangan membengkak, memerah, dan menjadi lebih lunak.

Selain itu, muncul pembentukan abses, nanah yang menetes, dan darah yang menjadi lebih buram. Demam, nyeri otot, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, muntah dan nyeri sendi mungkin terjadi.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa khawatir tentang suatau gejala, segera konsultasi ke dokter.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda-tanda dan gejala di atas, atau jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan konsultasikan pada dokter. Namun, segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Suhu tubuh yang sangat tinggi (panas)
  • Rasa sakit luar biasa yang tak mempan diobati dengan obat pereda nyeri
  • Diare selama mengonsumsi antibiotik
  • Tubuh Anda tak cocok dengan obat yang diresepkan dokter

Status dan kondisi setiap orang berbeda-beda. Selalu diskusikan dengan dokter untuk mencari tahu metode diagnosis dan perawatan apa yang terbaik untuk Anda.

Penyebab

Apa penyebab limfogranuloma venereum?

Limfogranuloma venereum adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini menembus kulit dan mengeluarkan lendir di dalam node limfa, menyebabkan penyumbatan di sekitar node. Penyakit ini mempengaruhi node limfa, alat kelamin bagian luar, mulut, bahkan rektum atau anus.

Terdapat juga beberapa penyebab lainnya, seperti terpapar medium bakteri Chlamydia trachomatis dengan atau tanpa aktivitas seksual.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk limfogranuloma venereum?

Faktor-faktor ini mungkin meningkatkan risiko limfogranuloma venereum adalah:

  • Lemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Infeksi HIV
  • Mempunyai penyakit menular seksual lainnya
  • Seks tidak aman (tidak menggunakan kondom, berganti-ganti pasangan, berhubungan seks dengan orang yang riwayat seksualnya tidak jelas)

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan limfogranuloma venereum?

Metode umum untuk mengobati limfogranuloma venereum adalah:

  • Antibiotik berguna untuk melawan infeksi dan harus diminum dalam waktu 3 minggu.
  • Obat pereda nyeri seperti acetaminophen, ibuprofen, dan mengompres bagian yang terinfeksi juga dapat sedikit membantu pengobatan.
  • Pasien harus makan makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

Dalam beberapa kasus, operasi diperlukan untuk menyedot radang node limfa atau memotong abses. Komplikasi mungkin muncul misalnya radang kronis, impotensi, atau gangguan buang air kecil dan besar.

Apa saja tes limfogranuloma venereum yang paling umum?

Dokter mendiagnosis berdasarkan riwayat paparan terbaru, pemeriksaan fisik dan tes darah, termasuk tes infeksi menular seksual. Dokter bisa mengambil sampel untuk luka terinfeksi bakteri, jika noda Chlamydia atau antibodi yang melawan bakteri muncul, berarti Anda memang terkena penyakit itu.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi limfogranuloma venereum?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi limfogranuloma venereum adalah:

  • Melakukan seks aman, dengan cara pakai kondom dan tidak gonta ganti pasangan
  • Minum obat sesuai petunjuk dokter
  • Penyakit ini bisa kambuh, jadi Anda perlu mendapatkan pemeriksaan teratur sesuai jadwal
  • Beri tahukan kondisi Anda kepada pasangan sehingga bisa diperiksa juga untuk melihat tanda-tanda penyakit kelamin
  • Beristirahat cukup dan tunggu kondisi pulih baru beraktivitas seperti biasa

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Ini Posisi Bercinta yang Tepat Agar Cepat Hamil

    Banyak pasangan yang menganggap bahwa posisi bercinta mempengaruhi peluang kehamilan. Sebenarnya adakah posisi bercinta agar cepat hamil?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

    Bercinta dengan lampu yang redup sudah biasa. Pernahkah Anda membayangkan seks dengan lampu menyala? Sebelumnya, coba simak artikel berikut.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

    Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

    Alergi sperma bukan sekadar mitos. Menurut penelitian ada 12% wanita di dunia ini yang mengalami kondisi ini. Apakah bisa disembuhkan?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    masalah seks pada pria

    5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    cara mencapai multiorgasme

    7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Seks (untuk Wanita)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    uretritis non gonore

    Uretritis Non-Gonore

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    uretritis gonore adalah

    Uretritis Gonore

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit