Endoftalmitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu endoftalmitis?

Endoftalmitis adalah peradangan parah yang terjadi pada jaringan bagian dalam mata. Bagian mata yang terdampak oleh peradangan adalah vitreous dan aqueous humor.

Vitreous adalah zat seperti gel bening yang terletak di bagian tengah bola mata, tepatnya di belakang lensa mata. Sementara itu, aqueous humor merupakan cairan bening yang melapisi bagian depan mata.

Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri (seperti Staphylococcus, Streptococcus, dan bakteri gram negatif) atau jamur (seperti Candida dan Aspergillus).

Meskipun sangat jarang terjadi, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh infeksi virus (herpes simplex atau herpes zoster) atau protozoa (seperti Toxocara, Toxoplasma).

Endoftalmitis steril (tidak menular) dapat terjadi sebagai reaksi dari patahan lensa yang tertinggal di dalam mata setelah operasi katarak atau obat-obatan yang disuntikkan ke mata.

Pada prinsipnya, endoftalmitis adalah kondisi yang dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu endogen dan eksogen. Tipe endogen umumnya disebabkan oleh infeksi yang telah terjadi di bagian tubuh lain dan berpindah ke mata melalui aliran darah. Tipe eksogen terjadi akibat adanya infeksi atau penyebab lainnya dari luar tubuh, seperti pascaoperasi atau trauma pada mata.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Endoftalmitis adalah penyakit mata yang termasuk jarang terjadi. Persentase kejadiannya diperkirakan hanya sekitar 2-15%. Rata-rata angka tahunan adalah sekitar 5 dari 10.000 pasien rawat inap.

Pada kasus endoftalmitis unilateral, atau hanya salah satu mata yang terdampak, mata kanan jauh lebih rentan terinfeksi dibandingkan dengan mata kiri. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh letak pembuluh arteri dan arteri karotid.

Orang-orang yang pernah menjalani operasi mata, seperti katarak dan glaukoma, lebih mudah mengalami kondisi ini. Namun, kondisi ini dapat diatasi dengan cara mengurangi faktor-faktor risiko.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala endoftalmitis?

Tanda-tanda dan gejala endoftalmitis yang paling umum adalah kehilangan penglihatan dan rasa nyeri di bagian mata. Tergantung pada penyebabnya, tanda-tanda dan gejala dapat bervariasi.

Gejala awal dapat meliputi:

  • Penurunan drastis pada penglihatan
  • Nyeri pada mata yang memburuk setelah operasi
  • Mata merah
  • Kelopak mata membengkak
  • Lebih sensitif terhadap cahaya

Apabila Anda mengalami tipe pascatraumatis atau eksogen, beberapa tanda-tanda dan gejala endoftalmitis yang muncul adalah:

  • Penurunan drastis pada penglihatan
  • Nyeri pada mata yang memburuk setelah operasi
  • Mata merah
  • Kelopak mata membengkak

Jika peradangan mata yang Anda derita berasal dari infeksi dalam tubuh atau eksogen, tanda-tanda dan gejala akan muncul secara bertahap, seperti:

  • Penglihatan menurun secara perlahan dalam waktu beberapa minggu
  • Muncul floaters, yaitu bercak gelap, semi transparan, dan mengganggu penglihatan Anda

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Endoftalmitis adalah kondisi darurat yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen jika tidak didiagnosis atau diatasi segera.

Anda harus menghubungi dokter jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, terutama jika Anda mengalami atau pernah menjalani:

  • Operasi mata
  • Trauma pada mata
  • Kondisi yang melemahkan pertahanan imun tubuh Anda

Tubuh masing-masing penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Untuk mendapatkan penanganan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, segera periksakan diri ke dokter jika muncul gejala-gejala yang tidak wajar.

Penyebab

Apa penyebab endoftalmitis?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, endoftalmitis adalah kondisi yang terbagi menjadi dua tipe, yaitu eksogen dan endogen. Selain kedua jenis itu, ada endoftalmitis yang lebih jarang terjadi, yaitu endoftalmitis fakoanafilaktik. Berikut penjelasannya. 

1. Endoftalmitis eksogen

Endoftalmitis eksogen disebabkan oleh infeksi yang datang dari luar tubuh. Jenis eksogen adalah yang paling banyak terjadi. 

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh prosedur operasi yang kurang tepat. Infeksi bakteri atau jamur dapat masuk melalui sayatan luka saat operasi.

Dikutip dari American Society for Microbiology, sebagian besar kasus endoftalmitis eksogen terjadi sebagai komplikasi dari operasi katarak, suntikan intravitreal, atau trauma mata tembus. 

2. Endoftalmitis endogen

Tipe endoftalmitis lainnya adalah endogen. Pada tipe ini, infeksi sebelumnya telah terjadi di bagian tubuh lainnya. Kemudian, patogen penyebab infeksi dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui aliran darah, termasuk menuju mata.

Berikut ini adalah jenis-jenis kuman yang dapat menyebabkan kondisi ini:

  • Bakteri: N. meningitidis, Staphylococcus aureus, S. epidermidis, S. pneumoniae, other streptococcal spp., Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa, organisme gram negatif lainnya.
  • Virus: Herpes simplex virus
  • Jamur: Candida spp. Fusarium
  • Parasit: Toxoplasma gondii, Toxocara.

3. Endoftalmitis fakoanafilaktik

Endoftalmitis fakoanafilaktik adalah endoftalmitis kronis dengan peradangan granulomatosa zonal di sekitar lensa yang pecah. Kondisi ini biasanya terjadi setelah seseorang melalui operasi mata. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena endoftalmitis?

Faktor risiko adalah hal-hal yang dapat memperbesar peluang seseorang untuk mengalami suatu kondisi atau penyakit. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami endoftalmitis adalah:

  • Trauma pada mata
  • Operasi mata
  • Suntikan intraokular pada mata
  • Infeksi pada aliran darah
  • Berada di lingkungan kotor dan rentan terpapar kuman
  • Kerusakan pada lensa mata

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana endoftalmitis didiagnosis?

Endoftalmitis adalah kondisi yang dapat menyebabkan masalah penglihatan serius. Dokter spesialis mata harus mendiagnosis dan menanganinya.

Dokter akan meninjau gejala-gejala Anda dan menanyakan tentang riwayat medis, terutama tentang operasi mata atau trauma pada mata.

Dokter akan memeriksa mata Anda. Dokter akan menguji seberapa baik Anda dapat melihat pada kedua mata Anda. 

Dokter akan menggunakan oftalmoskop, yaitu alat dengan sinar untuk melihat bagian dalam mata. Ultrasonik pada mata mungkin akan dilakukan untuk mendeteksi serpihan abnormal pada tengah mata.

Dokter mata dapat merekomendasikan prosedur yang disebut vitreous tap. Dokter akan membius mata, kemudian menggunakan jarum kecil untuk mengambil sedikit cairan mata. Cairan ini diuji untuk melihat adanya bakteri atau organisme lain.

Bagaimana endoftalmitis ditangani?

Perawatan untuk penyakit ini tergantung pada penyebab endoftalmitis, serta kondisi penglihatan pada mata yang terpengaruh.

Apabila kondisi disebabkan oleh infeksi bakteri, pilihan penanganan meliputi salah satu atau beberapa perawatan berikut:

1. Antibiotik intravitreal

Pada prosedur pengobatan ini, antibiotik disuntikkan langsung ke dalam mata. Biasanya sebagian vitreous diambil untuk memberikan ruang untuk antibiotik.

2. Kortikosteroid

Dokter dapat menyuntikkan kortikosteroid ke dalam mata untuk mengurangi peradangan dan mempercepat pemulihan.

3. Antibiotik intravena

Antibiotik disuntikkan ke dalam urat dan dapat diberikan untuk pasien dengan infeksi berat.

4. Antibiotik topikal

Antibiotik dapat diberikan pada permukaan mata apabila terdapat infeksi luka yang menyertai endoftalmitis.

5. Vitrektomi

Cairan vitreus pada bagian mata yang terinfeksi dikeluarkan dan diganti dengan cairan steril. Hal ini biasanya dilakukan apabila kehilangan penglihatan sangat parah dimana pasien hampir mengalami kebutaan.

Dikutip dari jurnal Clinical Microbiology and Infection, vitrektomi dapat membuat penglihatan lebih baik pada orang yang kehilangan penglihatan parah. Prosedur ini juga dianjurkan pada kasus yang gagal merespon antibiotik intravitreal. 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi endoftalmitis?

Beberapa jenis gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi endoftalmitis adalah:

1. Mengurangi risiko infeksi

Jika Anda pernah menjalani operasi katarak, Anda dapat mengurangi risiko infeksi. Ikuti petunjuk dokter untuk perawatan mata setelah operasi. Selain itu, kunjungi dokter secara rutin untuk pemeriksaan mata.

2. Menggunakan pelindung mata

Untuk mencegah endoftalmitis yang disebabkan oleh trauma pada mata, gunakan pelindung mata di tempat kerja dan selama olahraga kontak. Kacamata renang, pelindung mata dan helm dapat melindungi dari serpihan industri yang dapat melukai mata.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

    Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

    Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

    Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 9 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

    3 Manfaat Sawi Putih yang Sayang untuk Dilewatkan

    Selain kaya nutrisi, masih ada beragam manfaat sawi putih lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut tiga di antaranya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 1 April 2019 . Waktu baca 4 menit

    5 Tips Jitu Cegah Mata Gatal di Malam Hari, Agar Tidur Lebih Nyenyak

    Mata yang gatal di malam hari bisa menganggu kualitas tidur Anda. Agar tetap bisa tidur dengan nyenyak, yuk cegah rasa gatal dengan cara-cara berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 15 Maret 2019 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

    Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    mata silinder (astigmatisme)

    Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    gla

    Ciri-ciri Ada Cacing di Mata Anda dan Bagaimana Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 7 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    mata plus pada anak

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit