Buta Warna

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18/11/2019
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu buta warna?

Buta warna adalah suatu kondisi di mana kemampuan membedakan warna-warna tertentu menurun. Dengan kata lain, Anda kesulitan melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran dari warna-warna tersebut. 

Dalam retina, ada dua sel yang mendeteksi cahaya, yaitu sel batang dan sel kerucut. Sel batang hanya mendeteksi cahaya terang dan gelap serta sangat sensitif terhadap cahaya rendah. 

Sel kerucut mendeteksi warna dan terkonsentrasi di dekat pusat penglihatan Anda. Ada tiga jenis sel kerucut yang melihat warna, yaitu merah, hijau, dan biru. Otak menggunakan input dari sel kerucut ini untuk menentukan persepsi warna. 

Buta warna bisa terjadi ketika satu atau lebih sel kerucut warna tidak ada, tidak bekerja, atau mendeteksi warna lain. Kondisi parah terjadi ketika semua jenis sel kerucut tidak ada, sedangkan kondisi sedang berarti ada satu sel kerucut yang tidak bekerja dengan baik. 

Apa saja jenis kondisi ini?

Ada beberapa tahap kondisi buta warna. Beberapa orang pengidap kondisi sedang bisa melihat warna dengan baik dalam cahaya, tetapi kesulitan ketika gelap. Beberapa lainnya tidak bisa melihat beberapa warna pada cahaya apapun. 

Kasus paling parah dari kondisi ini disebut dengan achromatopsia menyebabkan Anda melihat hanya warna abu-abu atau hitam putih, tapi kondisi ini tidak umum. Kondisi tersebut biasanya memengaruhi kedua mata secara sama dan tetap stabil sepanjang hidup. 

Dua jenis buta warna lainnya adalah:

Diwarisi

Kondisi ini lebih umum karena cacat genetik. Ini berarti bahwa kondisi tersebut diturunkan melalui keluarga. 

Seseorang yang memiliki anggota keluarga dekat yang buta warna lebih mungkin memiliki kondisi yang sama. 

Diperoleh

Jenis kondisi ini berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan bisa terjadi pada laki-laki dan perempuan. Penyakit yang merusak saraf optik atau retina mata dapat menyebabkan buta warna. 

Anda harus memberi tahu dokter jika penglihatan warna Anda berubah. Ini mungkin indikasi masalah lain yang lebih serius.

Seberapa umum buta warna?

Buta warna termasuk jarang ditemui. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita. Pria lebih mungkin lahir dengan penglihatan warna yang buruk. 

Buta warna dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Buta warna dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala buta warna?

Anda mungkin mengalami kondisi ini, tapi tidak menyadarinya. Beberapa orang mengetahuinya ketika mereka atau anak mereka mengalami kebingungan, seperti kesulitan membedakan warna di lampu merah atau mengartikan kode warna dalam materi pembelajaran. 

Berikut merupakan tanda dan gejala kondisi tersebut:

  • Dapat melihat beberapa warna namun tidak semuanya. 
  • Anda tidak dapat membedakan beberapa warna merah dan hijau, tapi dapat membedakan warna biru dan kuning dengan mudah.
  • Hanya melihat warna hitam, putih dan abu-abu, tapi kasus ini jarang terjadi.
  • Memiliki masalah penglihatan namun tidak menyadarinya.
  • Hanya dapat melihat beberapa gradasi warna pada satu objek, padahal orang-orang dapat melihat ribuan warna.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda menduga Anda memiliki kesulitan dalam membedakan beberapa warna tertentu untuk melakukan tes mata. Anak-anak juga memerlukan pemeriksaan mata yang lengkap, termasuk tes penglihatan warna, sebelum masuk sekolah.

Penyebab

Apa penyebab buta warna?

Melihat warna di seluruh spektrum cahaya adalah proses rumit yang dimulai dengan kemampuan mata Anda untuk merespon berbagai panjang gelombang cahaya. 

Cahaya masuk ke mata melalui kornea dan melewati lensa dan jaringan transparan pada mata Anda ke sel yang peka terhadap panjang gelombang (sel kerucut) pada bagian belakang mata Anda, di dalam retina. 

Jika mata Anda normal, Anda akan melihat warna. Namun, jika zat kimia yang berhubungan dengan kepekaan terhadap panjang gelombang pada sel kerucut Anda berkurang, Anda tidak mampu menangkap satu atau lebih warna utama, yaitu merah, biru, dan kuning. 

Banyak orang berpikir bahwa buta warna adalah bawaan lahir. Namun, beberapa obat-obatan atau penyakit, bahkan usia yang tua dapat menyebabkan buta warna. Anda dapat memiliki buta warna dari:

Kelainan turunan

Anda dapat dilahirkan dengan kondisi ini, biasanya kondisi ini lebih sering terjadi pada laki-laki daripada pada wanita. Merah-hijau biasanya adalah kekurangan warna yang sering terjadi, dan kekurangan biru-kuning lebih jarang terjadi. 

Tingkat keparahan buta warna berkisar dari ringan, sedang, atau parah. Kedua mata dapat memiliki gangguan ini dan tingkat keparahan tidak akan berubah sepanjang hidup Anda.

Penyakit

Jika Anda memiliki penyakit seperti diabetes, glaukoma, degenerasi makula, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, alkoholisme kronis, leukemia, dan anemia sel sabit, Anda dapat mengalami buta warna.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi satu mata, tapi kadang juga dapat memengaruhi kedua mata. Setelah menangani penyebab, kondisi buta warna dapat membaik

Obat-obatan tertentu

Beberapa pengobatan dapat memiliki pengaruh terhadap penglihatan warna, seperti obat-obatan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, disfungsi ereksi, infeksi, gangguan saraf, dan masalah psikologis.

Faktor lain

Kemampuan melihat warna berkurang perlahan seiring berjalannya usia. Paparan zat kimia di tempat kerja, seperti karbon disulfida dan pupuk, dapat menyebabkan hilangnya penglihatan warna. 

 

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena buta warna?

Laki-laki punya risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini daripada perempuan. Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini, yaitu:

  • Keturunan

Keturunan adalah faktor risiko utama terhadap gangguan tersebut. Jika ibu, ayah, atau kakek nenek Anda memiliki buta warna, Anda mungkin memiliki gen yang menyebabkan kebutaan warna.

  • Pengobatan

Anda dapat memiliki risiko terkena penyakit ini dari konsumsi obat-obatan yang merusak retina dan saraf optik, seperti hydroxychloroquine. Obat tersebut digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis. 

  • Penyakit

Risiko mengalami buta warna juga meningkat jika Anda mengidap penyakit, seperti glaukoma, diabetes, Alzheimer, Parkinson, leukemia, dan anemia sel sabit.

Diagnosis

Bagaimana mendiagnosis buta warna?

Dokter dapat mendiagnosis kondisi ini dengan melakukan tes agar dapat melihat seberapa Anda dapat membedakan warna. Anda dapat diminta untuk melihat kumpulan titik berwarna dan melihat suatu pola, seperti huruf atau angka. Pola yang Anda lihat dapat membantu dokter menentukan apakah Anda memiliki masalah dengan warna tertentu.

Jenis tes lainnya, Anda menyusun keping berdasarkan warna. Jika Anda memiliki buta warna, Anda tidak dapat menyusun kepingan dengan benar.

Para ahli merekomendasi anak-anak untuk melakukan pemeriksaan mata saat berusia 3 hingga 5 tahun. Pemeriksaan mata direkomendasikan untuk anak-anak sebelum masuk sekolah, di antara usia 3 dan 4 tahun.

Berikut beberapa jenis tes buta warna yang mungkin akan dilakukan dokter mata Anda: 

  • Tes warna Ishihara

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengecek buta warna merah-hijau. Dokter akan meminta Anda melihat beberapa lingkaran (atau disebut juga dengan piring) berisi titik dengan berbagai warna dan bentuk. 

Beberapa titik berbentuk satu atau dua angka. Jika Anda kesulitan melihat merah dan hijau, angka itu akan sulit terlihat, atau Anda mungkin tidak bisa melihatnya sama sekali. 

  • Tes warna Cambridge

Pemeriksaan ini mirip dengan tes warna Ishihara, tapi Anda harus melihat ke layar komputer. Anda akan diminta menemukan bentuk “C” yang mempunyai warna berbeda dengan latar belakangnya. 

Bentuk tersebut muncul dengan acak. Jika Anda melihatnya, Anda harus menekan satu dari empat tombol.

  • Anomaloskop

Anda diminta melihat sebuah lensa mata dan lingkaran. Bagian setengah atas dari lingkaran tersebut merupakan cahaya berwarna kuning, sedangkan setengah bawahnya adalah merah dan hijau. 

Anda menekan tombol hingga kedua bagian tersebut mempunyai warna dan kecerahan yang sama. Dokter menggunakan pemeriksaan ini untuk mengecek penglihatan terhadap warna merah dan hijau. 

Pengobatan

Bagaimana cara mengobati buta warna?

Umumnya, kebanyakan jenis gangguan penglihatan warna tidak dapat disembuhkan. Apabila kondisi Anda disebabkan oleh penggunaan obat tertentu atau kondisi tertentu, terapi lainnya dapat membantu mengatasinya.

Anak-anak dengan kondisi ini mungkin membutuhkan bantuan dalam melakukan aktivitas di kelas. Orang dewasa dengan kondisi ini mungkin kesulitan melakukan beberapa pekerjaan, seperti pilot atau desain grafis. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menyebabkan masalah berarti. 

Jika kondisi Anda terjadi karena masalah kesehatan lainnya, dokter akan mengatasi penyebab tersebut. Jika Anda mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan buta warna, dokter mungkin akan menyesuaikan dosisnya atau menyarankan Anda beralih ke obat-obatan lain.

Berikut merupakan pilihan perawatan yang bisa Anda lakukan:

Orang dengan kondisi tidak bisa melihat warna merah-hijau mungkin bisa mengenakan kacamata (atau lensa kontak) khusus yang dapat membantu mereka melihat lebih jelas.

Hal-hal tersebut hanya mendukung penglihatan Anda, namun tidak memperbaikinya. Menggunakan kacamata yang menghalangi silau dapat membantu Anda melihat perbedaan pada warna dengan lebih baik.

  • Eyeborg

Orang dengan buta warna parah yang disebut dengan achromatopsia tidak bisa melihat warna apapun. Lensa berwarna merah bisa meningkatkan kepekaan terhadap cahaya pada orang pengidap kondisi ini. 

Perangkat bernama eyeborg bisa membantu orang dengan achromatopsia untuk menangkap cahaya dengan gelombang suara. 

  • Mempelajari tanda

Selain itu, Anda dapat mempelajari beberapa tanda, seperti kecerahan atau lokasi, sebagai pengganti warna. Sebagai contoh, Anda dapat mempelajari urutan warna pada lampu merah.

Apa saja gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi buta warna?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi tersebut:

  • Hafalkan urutan benda berwarna. Jika Anda tidak dapat membedakan warna lampu merah dengan baik, Anda dapat menghafalkan urutan warnanya.
  • Melabeli barang berwarna yang ingin Anda cocokkan dengan benda lain. Minta seseorang dengan penglihatan yang baik untuk membantu Anda menyortir dan melabeli pakaian Anda. Kemudian Anda dapat menyusun pakaian Anda setelah mengkombinasikannya.

Kondisi buta warna bisa membuat Anda kesulitan dan membatasi kegiatan Anda dalam pekerjaan. Namun pada kebanyakan kasus, kondisi tersebut bukan hal serius pada mata.

Dengan waktu, kesabaran, dan latihan, orang dengan kondisi ini bisa beradaptasi. Menurut American Optometric Association, beberapa terapi bisa mengembalikan penglihatan warna pada model hewan, tapi metode yang sama masih dikembangan untuk manusia.  

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Cara Alami Mengatasi Gejala Glaukoma di Rumah

    Glaukoma adalah kerusakan saraf mata yang menjadi penyebab kebutaan. Kabar baiknya, ada cara rumahan untuk membantu mengatasi glaukoma. Apa saja?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    Mengapa Orang Berkacamata Terkesan Lebih Pintar?

    Banyak orang yang mengatakan bahwa berkacamata membuat mereka terlihat lebih pintar. Apakah penampilan ini sesuai dengan tingkat kecerdasannya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Cara Mengatasi Buta Warna yang Perlu Anda Ketahui

    Orang yang buta warna tetap bisa melihat, namun kesulitan untuk membedakan warna. Yuk, simak beberapa cara mengatasi buta warna berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Apakah Buta Warna Itu Penyakit Keturunan?

    Buta warna adalah penyakit yang menyebabkan penderitanya tidak melihat warna dengan normal. Apakah buta warna merupakan penyakit keturunan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah

    Direkomendasikan untuk Anda

    jerawat gara-gara kacamata

    Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
    cara mengobati kalazion benjolan di mata

    6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
    ciri-ciri anak buta warna

    Selain Kesulitan Membedakan Warna, Amati Ciri-Ciri Buta Warna Lainnya Pada Anak

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020
    pusing pakai kacamata baru

    Merasa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru, Normal atau Tidak?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020