4 Gerakan Sederhana untuk Mengencangkan Payudara yang Kendur

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak hal yang membuat payudara kendur, seperti saat pascapersalinan, payudara yang tadinya besar ketika hamil dan kembali mengecil setelah melahirkan. Perubahan alami ini dapat menurunkan elastisitas kulit sehingga membuat payudara Anda tampak kendur. Meski begitu Anda bisa mendapatkan kembali payudara yang kencang dengan perubahan gaya hidup seperti olahraga. Tak sulit kok, begini gerakan olahraga yang bisa Anda lakukan untuk mengencangkan payudara.

Gerakan latihan untuk mengencangkan payudara

Untuk mengencangkan payudara kembali, tak harus melakukan operasi dengan mengeluarkan biaya yang mahal. Olahraga dapat membantu Anda untuk tetap menjaga bentuk payudara tetap menarik.

Lakukan latihan kekuatan untuk membangun otot pektoralis mayor, yaitu otot yang membentuk dada dan terletak dibawah payudara. Otot pektoralis yang lebih besar dapat membantu mendorong jaringan payudara ke depan dan memadatkan kulit payudara, sehingga membuat payudara tampak lebih kencang dan padat.

Berikut latihan sederhana untuk mengencangkan payudara yang bisa Anda praktikkan.

1. Dumbbell bench press

sumber: Women’s Health

Berbaring lurus di bangku, pegang dumbel di masing-masing tangan Anda (A). Turunkan dumbel hingga mendekati sisi dada Anda (B). Lalu kembali ke posisi awal, dan ulangi sebanyak 10 kali.

2. Push up

sumber: Women’s Health

Ada beberapa jenis push up yang dapat menguatkan otot-otot yang menopang payudara. Jika Anda bisa, lakukan push up dalam posisi plank, tapi jika tidak lakukan push up di lutut Anda. Push up umumnya dilakukan dengan membengkokkan dan menahan lengan Anda di siku saat berada di lutut atau di ujung jari-jari kaki Anda dalam posisi plank.

Cara melakukan push up yaitu mulai dengan posisi merangkak, telapak tangan sedikit lebih lebar dari bahu, kaki saling berdekatan. Tubuh Anda harus membentuk garis lurus dari kepala hingga ujung kaki (A).

Turunkan tubuh Anda ke bawah sampai dada hampir menyentuh lantai. Pertahankan lengan atas Anda pada sudut 45 derajat ke tubuh Anda (B). Istirahat sebentar, lalu dorong kembali ke posisi awal. Lakukan push up sebanyak 10 kali dan istirahat selama 90 detik.

3. Incline dumbbell bench press

sumber: Women’s Health

Duduklah di bangku yang bisa diatur ketinggiannya, sekitar 15-30 derajat dan letakkan kaki Anda lurus di lantai. Pegang dua dumbel dan pegang di atas bahu Anda, dengan lengan lurus (A). Perlahan turunkan dumbel ke sisi dada Anda (B). Lalu tekan dumbel kembali ke arah langit-langit. Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali.

4. Dumbbell fly

sumber: Women’s Health

Lakukan gerakan ini dengan berbaring menghadap ke atas bangku datar dengan kaki Anda rata di lantai. Pegang sepasang dumbel di atas bahu Anda dengan siku sedikit ditekuk (A).

Pertahankan sedikit lekukan di siku Anda, turunkan beban sampai siku Anda bahkan sampai dada Anda (B). Pertahankan siku yang sama di siku saat Anda menekan beban kembali. Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali, dengan istirahat 90 detik.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Menghilangkan Rambut yang Tumbuh di Payudara?

Tidak hanya pria, pada payudara wanita pun dapat ditumbuhi bulu. Pertanyaanya, tumbuh rambut di payudara ini boleh dihilangkan atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit 25 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Tips Perawatan Payudara Penting Bagi Ibu Menyusui

Ada beragam kiat perawatan payudara bagi ibu menyusui. Salah satunya dengan memastikan posisi bayi ketika menyusui benar. Lalu, apa lagi kiat lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 19 Oktober 2019 . Waktu baca 8 menit

Beragam Perubahan Bentuk Payudara Ketika Wanita Mulai Menua

Saat menua, payudara wanita akan mengalami perubahan bentuk dan ukuran. Selain itu, risiko penyakit payudara akan bertambah seiring pertambahan usia.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 23 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Semua Hal yang Perlu Anda Tahu tentang Kista Payudara

Kista payudara adalah kantung berisi cairan di payudara. Ketahui berbagai informasi penting terkait kista payudara berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Payudara, Kanker 23 Juli 2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pijat payudara

Buat Para Suami, Ini 7 Tips Pijat Payudara untuk Seks yang Lebih Panas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
jerawat di puting payudara

Apakah Normal Ketika Muncul Jerawat di Payudara?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit
bra kawat

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
kenapa pria suka payudara

Ini Alasan Ilmiah Kenapa Pria Suka Melirik Payudara Wanita

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 April 2020 . Waktu baca 4 menit