Kacamata vs Lensa Kontak: Mana yang Lebih Baik untuk Olahraga?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak semua orang memiliki penglihatan yang sempurna, gangguan penglihatan bisa terjadi pada orang dewasa atau anak-anak. Untuk Anda yang hobi olahraga namun memiliki gangguan penglihatan, pasti Anda sering merasa bingung harus memakai lensa kontak atau kacamata untuk olahraga? Anda mungkin bisa mempertimbangkan beberapa hal yang ada di artikel ini dan menemukan apa yang paling tepat untuk Anda.

Apa kelebihan dan kekurangan memakai lensa kontak saat olahraga?

Lensa kontak mungkin bisa menjadi pilihan yang paling aman jika Anda hobi berolahraga. Anda tidak perlu melepas kacamata dalam waktu berdekatan hanya karena berkeringat. Jika digunakan untuk aktivitas fisik yang bergerak cepat, kacamata biasanya akan berkabut dan menganggu penglihatan Anda. Dr. Clay Mattson, seorang dokter mata di Lexington, Kentucky menyarankan Anda untuk lebih memilih menggunakan lensa kontak jika Anda hobi berolahraga.

Lensa kontak jauh lebih aman digunakan untuk aktivitas olahraga. Kacamata menurut Clay Mattson lebih cenderung menyebabkan cedera dibandingkan lensa kontak karena kacamata dianggap rentan patah apalagi jika Anda hobi berolahraga basket, sepak bola atau softball.

Saat Anda menggunakan lensa kontak, Anda juga bisa menggunakan kacamata olahraga, kacamata hitam, atau kacamata renang untuk melindungi mata Anda. Hal ini memberi Anda kebebasan untuk memilih menggunakan kacamata tambahan tanpa merasa dibatasi karena menggunakan kacamata.

Namun, menggunakan lensa kontak bukan berarti tanpa kekurangan, masih ada yang menganggap bahwa lensa kontak bisa terjatuh di tengah aktivitas olahraga. Menurut Dr. Mattson, hal ini mungkin saja terjadi, namun jika Anda menggunakan lensa kontak sesuai anjuran dokter mata, hal ini tidak akan terjadi. Harga lensa kontak juga masih dianggap mahal karena secara rutin Anda harus mengganti lensa kontak  pada waktu tertentu, belum lagi jika Anda lupa meletakkan lensa kontak saat melepasnya. Anda harus siap-siap selalu membawa lensa kontak cadangan.

Kelebihan dan kekurangan menggunakan kacamata untuk olahraga

Tidak semua orang bisa menggunakan lensa kontak. Beberapa kondisi mata membuat lensa kontak justru menjadi pilihan yang tidak menguntungkan untuk beberapa pasien. Tidak perlu risau soal pilihan kacamata untuk olahraga. Anda bisa memilih kacamata untuk scubadiving, kacamata ski, kacamata hitam, atau kacamata olahraga khusus untuk melindungi mata Anda. Jika Anda ingin membeli kacamata yang khusus untuk olahraga, pastikan Anda memilih yang lentur, nyaman, dan sesuai dengan gaya keseharian Anda.

Menggunakan kacamata tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari namun juga berolahraga, pasti ada rasa khawatir akan ada suatu insiden baik sengaja maupun tidak sengaja yang bisa menyebabkan kacamata Anda terjatuh. Apalagi jika Anda melakukan olahraga yang memerlukan banyak bergerak seperti berlari. Memilih bingkai kacamata yang tahan benturan, mungkin bisa menjadi pilihan Anda.

Tetap memilih kacamata saat berolahraga mungkin juga akan mengurangi gerak lincah Anda karena sesekali Anda harus melepas dan mengelap kacamata yang berkabut karena nafas atau keringat.

Pilihan tetap ada di tangan Anda

Keputusan untuk memilih kacamata atau lensa kontak sangat tergantung pada kenyamanan Anda. Ada baiknya ambil keputusan ini setelah berkonsultasi kepada dokter. Untuk seorang atlet, menggunakan lensa kontak mungkin menjadi pilihan yang paling tepat. Namun, apa yang cocok dan nyaman untuk orang lain, belum tentu sama dengan Anda. Berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan bisa jadi pilihan terbaik.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Soft Lens dan Hard Lens? Mana yang Lebih Baik untuk Mata Anda?

Sebelum membeli lensa kontak di toko optik, Anda harus tahu dulu bedanya soft lens dan hard lens. Mana yang lebih cocok untuk mata Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Stroke Mata, Ketahui Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Selama ini Anda sudah tahu stroke bisa menyerang otak. Namun, ternyata Anda juga bisa kena serangan stroke mata. Apa itu stroke mata dan apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Begini Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter dan Optik Anda

Sebelum beli kacamata, Anda perlu memeriksa mata untuk mendapatkan resep agar kacamata yang dibeli sesuai. Tapi, tahukah Anda cara membaca resep kacamata?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Cara Mudah Membersihkan Kacamata Anda

Kacamata harus rutin dibersihkan agar Anda tetap bisa melihat jelas. Namun, apakah cara membersihkan lensa kacamata Anda sudah benar? Coba cek di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab mata minus

Penyebab Mata Minus, dari Genetik hingga Kebiasaan yang Tidak Disadari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat tomat

7 Manfaat Ini Akan Bikin Anda Ingin Lebih Sering Makan Tomat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Ciri-ciri mata minus

Yakin Mata Anda Minus? Coba Cek Ciri-Cirinya di Sini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
mata belekan

Berbagai Penyebab Mata Belekan yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit