Yoga Sebaiknya Dilakukan Berapa Kali dalam Seminggu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini, terdapat berbagai pilihan aktivitas fisik agar tubuh senantiasa sehat dan bugar. Salah satunya adalah yoga, jenis olahraga yang berfokus pada teknik pernapasan, kelenturan, dan kekuatan tubuh. Jika Anda tertarik mencobanya, mungkin Anda bertanya-tanya olahraga yoga sebaiknya dilakukan berapa kali dalam seminggu. Simak terus artikel ini untuk mengetahui jawabannya.

Apa itu yoga dan apa saja manfaatnya?

Sebelum Anda mengetahui yoga sebaiknya dilakukan berapa kali dalam seminggu, mungkin ada beberapa dari Anda yang belum memahami apa itu yoga.

Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang menyatukan pikiran dan tubuh. Olahraga ini meliputi teknik pernapasan, meditasi, dan melakukan pose-pose tertentu, supaya tubuh lebih rileks dan beban pikiran dapat berkurang.

Yang dimaksud dari menyatukan pikiran dan tubuh adalah yoga dapat membantu Anda mengenal dan mengeksplor diri Anda sendiri. Dengan demikian, Anda dapat memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan berharga.

Salah satu manfaat yoga yang paling terkenal adalah mengurangi stres dan memberikan ketenangan pada pikiran. Bahkan, menurut sebuah studi dari National Institutes of Health di Amerika menyatakan bahwa yoga dapat menurunkan kadar hormon kortisol, hormon utama yang memicu stres.

Selain dapat meningkatkan kualitas pikiran Anda, yoga juga dapat memberikan beragam kebaikan untuk tubuh Anda. Dengan rutin melakukan yoga, Anda telah mengurangi risiko terkena penyakit jantung serta tekanan darah tinggi.

Yoga juga dapat membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih berkualitas. Olahraga ini diyakini dapat meningkatkan produksi hormon melatonin di dalam tubuh.Tidak hanya itu saja, pose-pose dan gerakan di dalam yoga dapat memperbaiki kelenturan dan keseimbangan tubuh Anda.

Yoga sebaiknya dilakukan berapa kali dalam seminggu?

Masing-masing praktisi yoga memiliki pandangan dan aturan yang berbeda-beda mengenai yoga sebaiknya dilakukan berapa kali dalam rentang waktu seminggu. Jadi, tidak ada aturan yang pasti mengenai hal tersebut.

Dikutip dari Yoga Journal, meskipun Anda hanya berlatih selama 1 kali seminggu, Anda tetap akan mendapatkan manfaatnya. Apabila Anda dapat melakukannya lebih sering, tentu akan lebih banyak keuntungan yang Anda peroleh.

Idealnya, yoga sebaiknya dilakukan sebanyak 2 atau 3 kali dalam seminggu, dengan durasi selama 1 atau 1,5 jam pada setiap sesi. Hal ini untuk mencegah terjadinya cedera dan Anda dapat beristirahat pada jeda waktu 1-2 hari tersebut.

Namun, apabila Anda termasuk pemula, durasi tersebut dapat Anda kurangi. Jika Anda lebih nyaman menjalani olahraga ini selama 20-30 menit per sesi, tidak masalah. Lama kelamaan, tubuh Anda akan lebih terbiasa dan Anda dapat menambah durasi.

Apabila Anda memiliki jadwal yang padat, Anda dapat melakukan yoga seminggu sekali. Akan tetapi, manfaat dan keuntungan yang Anda dapat tentunya akan berbeda dibanding dengan melakukan yoga sebanyak 5 kali seminggu.

Selain itu, ada kemungkinan tubuh Anda harus kembali menyesuaikan diri setelah tidak melakukan yoga selama seminggu. Anda lebih rentan merasakan pegal dan kaku ketika harus mempraktikan gerakan-gerakan tertentu.

Tips lainnya dalam melakukan yoga

Setelah mengetahui yoga sebaiknya dilakukan berapa kali dalam waktu seminggu, ada baiknya Anda juga mengikuti tips dan saran lain supaya manfaat yang Anda dapatkan jauh lebih maksimal.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda coba dalam melakukan yoga:

  • Jika Anda sibuk, lakukan yoga di sela-sela jam makan siang.
  • Lakukan gerakan stretching yoga di mana saja, bahkan saat Anda duduk di meja kantor.
  • Sebelum beraktivitas di pagi hari, Anda dapat mengikuti video yoga sederhana di internet.
  • Anda juga dapat melakukan sesi yoga singkat sebelum tidur.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Memaksa Anak Jago Olahraga

Banyak orangtua yang memaksa anak untuk berprestasi dalam olahraga. Ambisi orang tua yang lebih besar membuat olahraga bagi anak kehilangan manfaat aslinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Ragam Scrub dari Bahan Alami yang Bagus dan Bikin Glowing

Memilih scrub dari bahan alami tak boleh asal. Berikut beragam cara mudah membuat scrub wajah alami yang bagus dan bikin glowing.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Alpha Arbutin, Bahan Andalan untuk Produk Perawatan Kulit

Alpha arbutin adalah pilihan yang aman untuk Anda yang ingin mencerahkan kulit wajah. Apa saja manfaat dari alpha arbutin untuk wajah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Fungsi Produk Skincare dan Urutan Pemakaiannya Secara Umum

Kira-kira, berapa lama produk skincare akan menunjukkan hasil dan perubahan pada kulit wajah Anda? Untuk tahu jawabannya, simak artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

senam otak

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi keringat dingin

Memahami Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Keringat Dingin

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
senam mata untuk mata lelah

Berbagai Gerakan Senam Mata untuk Mengatasi Mata Lelah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
otot kekar pada wanita

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit