Rekonstruksi Payudara Menggunakan Implan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mastektomi adalah operasi pengangkatan semua atau sebagian payudara. Hal ini dilakukan untuk menyembuhkan, atau mencegah kanker payudara. Setelah mastektomi, banyak wanita melakukan operasi rekonstruksi payudara, atau disebut juga rekonstruksi. Prosedur operasi plastik ini bertujuan untuk mengembalikan payudara ke bentuk, ukuran, dan tampilan sebelumnya.

Lumpektomi adalah tipe operasi pembuangan kanker lainnya. Operasi ini menyisakan lebih banyak bagian payudara. Operasi ini biasanya juga diikuti dengan operaso rekonstruksi bentuk payudara.

Apa saja jenis-jenis rekonstruksi payudara?

Ada dua tipe rekonstruksi payudara.

  • Rekonstruksi menggunakan implan sebagai pengganti jaringan payudara, dengan implan yang diisi dengan saline atau silikon
  • Rekonstruksi payudara dengan operasi flap menggunakan jaringan dari perut, punggung, atau pantat untuk mengembalikan bentuk payudara

Terdapat banyak pro dan kontra pada setiap prosedur. Rekonstruksi menggunakan implan terlihat lebih mudah daripada membangun payudara dengan jaringan hidup. Menggunakan jaringan Anda sendiri untuk rekonstruksi juga berisiko tinggi untuk beberapa jenis komplikasi. Tidak seperti implan, jaringan penutup tetaplah hidup dan mengambil nutrisi dari tubuh Anda. Tidak ada risiko adanya jaringan yang mati. Namun, terdapat risiko tambahan dari kerusakan permanen pada area di mana jaringan dihilangkan. Misalnya, dapat menyebabkan hernia pada dinding perut. Hernia terjadi ketika otot rusak dan organ menonjol dari tempat yang seharusnya. Anda akan merasakan sensasi hilangnya jaringan pada bagian pendonor.

Mengenai implan

implan payudara adalah cangkang silikon berbentuk seperti cakram. Mereka biasanya diisi dengan air garam steril (saline) atau gel silikon. Biasanya mereka dimasukkan ke dalam tubuh atau otot dada. Setelah dimasukkan, mereka akan memberikan bentuk yang mirip dengan payudara normal Anda. Tetapi, sensasi yang Anda rasakan pada payudara Anda akan terasa berbeda. Mereka mungkin tidak akan bergerak dengan cara yang sama dengan payudara lainnya.

Banyak orang khawatir tentang kemungkinan  efek samping dari bocornya gel silikon. Beberapa implan yang berisi silikon pernah bocor sebelumnya. Sekarang, implan berisi saline lebih populer. Beberapa implan dari gel masih digunakan. Tetapi, bagian luar dari implan masih digunakan dari polimer silikon.

Tipe operasi rekonstruksi payudara menggunakan implan

One-stage Immediate Breast Reconstruction

Dengan opsi ini, operasi rekonstruksi dimulai langsung setelah jaringan payudara yang rusak dibuang, umumnya dengan mastektomi. Dokter bedah kemudian memasukkan implan ketika pasien masih berada dalam pengaruh anestesi. Teknik ini akan menghemat waktu Anda karena tak perlu datang lagi ke rumah sakit untuk prosedur rekonstruksi.

Two-Stage Delayed Reconstruction

Umumnya, implan ditempatkan melalui prosedur rekonstruksi two-stage delayed. Selama operasi ini, dokter bedah plastik akan memasukkan alat seperti balon yang disebut dengan ekspander jaringan. Setelah operasi, dokter akan menyuntikkan cairan saline dalam ekspander tersebut. Injeksi akan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk masuk. Hal ini akan membuat kulit pasien merenggang secara perlahan. Pada waktunya, ekspander akan diganti dengan implan payudara permanen. Ini akan membutuhkan operasi kedua.

Pada kasus tertentu, ekspander tetap berada di tempat hingga implan terakhir.

Penyempurnaan

Rekonstruksi harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien Tidak ada rekonstruksi payudara yang benar-benar persis. Tujuannya adalah membuat payudara “baru” semirip mungkin dengan payudara normal.

Terkadang, puting dan areola akan tetap aman selama operasi kanker payudara. Aerola adalah kulit gelap yang mengelilingi puting. Jika ini harus diangkat, puting buatan dan aerola dapat dibuat baru. Terdapat perbedaan dalam hal ini. Beberapa operasi menggunakan tattoo untuk membuat puting dan aerola yang lebih natural.

Risiko operasi rekonstruksi payudara

Setiap prosedur operasi memiliki risiko. Risiko infeksi mungkin dapat bertahan hingga 6 bulan setelah operasi implan. Pasien biasanya diinstruksikan untuk menggunakan antibiotik untuk mencegah infeksi setelah operasi.

Potensi lain dari komplikasi termasuk:

  • Bekas luka jaringan terbentuk di sekitar daerah implan
  • Implan bocor
  • Implan tidak menetap pada tempatnya
  • Bengkak pada dada bagian atas atau lengan (limfedema)

Kemoterapi dan/atau pengobatan radiasi dapat mempengaruhi penyembuhan operasi rekonstruksi payudara, terutama ketika kemoterapidimulai setelah operasi. Wanita yang membutuhkan penyembuhan radiasi mungkin akan lebih baik menjalani rekonstruksi flap daripada implan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

    Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hubungan Harmonis Pengaruhi Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara

    Kanker payudara memberikan tantangan tersendiri dalam hubungan asmara. Namun, hubungan harmonis yang dimiliki pasien kanker payudara ternyata ada manfaatnya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Kanker Payudara, Health Centers 10/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 10 menit
    kanker-muncul-kembali

    4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit