home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tahi Lalat Tumbuh Kembali Pascaoperasi, Waspada Kanker Melanoma

Tahi Lalat Tumbuh Kembali Pascaoperasi, Waspada Kanker Melanoma

Hampir setiap orang memiliki tahi lalat. Bedanya, ada tahi lalat yang rata dengan kulit tetapi ada juga yang muncul ke permukaan berupa benjolan. Tahi lalat yang mengganggu penampilan atau menandakan masalah kesehatan tertentu biasanya akan diangkat melalui operasi. Namun ternyata, ada kemungkinan tahi lalat tumbuh kembali setelah operasi.

Tahi lalat tumbuh kembali pascaoperasi

arti tahi lalat banyak

Tahi lalat adalah sel pigmen di kulit atau yang disebut dengan melanosit tumbuh dan berkembang secara berkelompok. Umumnya tahi lalat berwarna cokelat atau cokelat kehitaman dengan bentuk oval rata ataupun menonjol di permukaan kulit.

Biasanya, ada dua alasan yang menyebabkan seseorang mengambil tindakan untuk menghilangkan tahi lalat. Pertama, karena mengganggu penampilan, misalnya terletak di wajah dengan ukuran yang cukup besar dan menonjol.

Kedua, karena tahi lalat yang Anda miliki merupakan tanda kanker sehingga prosedur ini dilakukan untuk mengangkat sel kanker dan menghentikan penyebarannya.

Namun ternyata, dalam beberapa kasus tahi lalat bisa tumbuh kembali setelah operasi. Biasanya tahi lalat yang tumbuh kembali setelah operasi karena terdapat sel kanker di dalamnya.

Tahi lalat biasa umumnya tidak akan kembali setelah prosedur pengangkatan. Sementara menurut informasi dari American Academy of Dermatology, tahi lalat yang tumbuh kembali bisa menjadi tanda melanoma.

Oleh karena itu, Anda perlu segera konsultasikan ke dokter jika tahi lalat tumbuh kembali setelah operasi untuk memastikan penyebabnya. Jika memang tahi lalat ini termasuk kanker maka perlu segera dilakukan tindakan agar sel tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Kenali tahi lalat tanda kanker

tahi lalat melanoma
Sumber: National Cancer Institute

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang dimulai dari melanosit. Penyakit yang satu ini cukup berbahaya karena dapat menyerang jaringan di dekatnya dan menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti paru-paru, hati, tulang, atau otak.

Tahi lalat yang menjadi tanda kanker biasanya memiliki beberapa perbedaan dengan tahi lalat biasa. Umumnya, Anda bisa melihatnya dari bentuk, warna, dan ukurannya. Untuk dapat mengenalinya, berikut ciri-ciri yang bisa Anda amati:

  • Asimetri, bentuknya tidak beraturan.
  • Batas ujung yang tidak teratur, misalnya berlekuk atau kabur (tidak jelas).
  • Warna yang tidak rata pada semua permukaannya, misalnya ada yang berwarna hitam, cokelat, merah muda, abu-abu, putih, hingga kebiruan.
  • Perubahan ukuran, biasanya diameter lebih besar dari 6 mm.
  • Adanya perkembangan, tahi lalat akan mengalami berbagai perubahan dalam beberapa minggu atau beberapa bulan terakhir.

Berbagai gejala lain dari kanker kulit melanoma

stadium kanker kulit melanoma

Tidak semua melanoma ditunjukkan oleh gejala seperti yang telah disebutkan. Beberapa tanda lain melanoma, yaitu:

  • Rasa nyeri yang tak kunjung hilang pada tahi lalat yang baru saja tumbuh.
  • Adanya penyebaran pigmen warna dari batas tahi lalat ke bagian kulit di sekitarnya.
  • Kemerahan atau bengkak di luar batas tahi lalat.
  • Tahi lalat terasa gatal dan nyeri jika disentuh.
  • Adanya perubahan pada tahi lalat misalnya, munculnya benjolan baru atau perdarahan.

Untuk itu, segera konsultasikan ke dokter saat tahi lalat kembali muncul setelah operasi terlebih jika disertai dengan berbagai gejala yang telah disebutkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Moles

https://medlineplus.gov/moles.html accessed on November 9th 2018

Moles

https://www.aad.org/public/diseases/bumps-and-growths/moles#tips accessed on November 9th 2018

What Happens When You Get a Mole or Skin Tag Removed?

https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/mole-or-skin-tag-removal#2 accessed on November 9th 2018

Common Moles, Dysplastic Nevi, and Risk of Melanoma

https://www.cancer.gov/types/skin/moles-fact-sheet accessed on November 9th 2018

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 17/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x