Atrial Myxoma

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Definisi

Apa itu atrial myxoma?

Atrial myxoma adalah tumor jinak (non kanker) yang dimulai dari lapisan jantung (endocardium). Sebanyak 90 persen dari atrial myxoma terjadi di dalam atrium, biasanya pada atrium kiri dan pada dinding (septum) yang memisahkan dua sisi jantung.

Seberapa umumkah atrial myxoma?

Berdasarkan penelitian, atrial myxoma biasanya pertama kali terlihat pada usia rata-rata 56 tahun. Kasus pada wanita dua kali lipat lebih banyak dari pria. Anda dapat mengatasi kondisi ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala atrial myxoma?

Tanda-tanda dan gejala atrial myxoma adalah:

Stroke baru dapat disebabkan oleh penumpukan darah yang berpindah dari tumor ke otak. Darah pada paru-paru dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Pada kasus yang berat, gejala juga termasuk kulit yang membiru (memar) tanpa sebab, batuk, dan kuku yang melengkung (clubbing), dan ketidaknyamanan secara umum yang dirasakan pada seluruh tubuh.

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tersebut di atas, atau apabila Anda memiliki pertanyaan konsultasikanlah pada dokter Anda. Tubuh masing-masing orang bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya diskusikan dengan dokter solusi terbaik untuk kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab atrial myxoma?

90 persen kasus atrial myxoma tidak diketahui penyebabnya (sporadis). Sekitar 10 persen diperkirakan diwariskan oleh keluarga (familial) dari generasi ke generasi. Atrial myxoma turunan pertama kali terjadi rata-rata pada usia 25 tahun.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk atrial myxoma?

Beberapa faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko atrial myxoma adalah

  • Jenis kelamin. wanita memiliki risiko terkena atrial myxoma lebih tinggi dari pria.
  • Usia. Rata-rata usia pasien yang menderita atrial myxoma adalah 56 tahun atau lebih.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk atrial myxoma?

Pengobatan yang paling umum dilakukan untuk atrial myxoma adalah operasi pengangkatan tumor.

Saat diagnosis dilakukan, operasi tidak boleh ditunda karena kematian tiba-tiba dapat terjadi saat menunggu operasi. Komplikasi dari operasi termasuk rasa sakit, infeksi, aritmia (gangguan ritmik pada jantung), dan kematian tiba-tiba.

Operasi dapat meningkatkan harapan hidup dengan sangat baik, dengan tingkat harapan hidup setinggi 95 persen setelah 3 tahun. Namun demikian sampai dengan 5 persen kasus sporadis dan hingga 20 persen kasus myxoma turunan dapat muncul kembali dalam 6 tahun pertama setelah melakukan operasi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk atrial myxomas?

Dokter akan menggunakan riwayat medis dan pemeriksaan fisik untuk diagnosis. Tes terbaik untuk mendeteksi atrial myxoma adalah echocardiography. Echocardiography menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar jantung dan aliran darah di dalamnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi atrial myxoma?

Beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi atrial myxoma adalah

  • Cek sehatan secara rutin untuk mengikuti perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan Anda
  • Selama pengobatan berlangsung, selalu ikuti panduan dari dokter

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Adenoma Bronkus

Normal Kah Detak Jantung Anda? Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai. Coba Hitung! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pernapasan, Penyakit Pernapasan Lainnya 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Angina

Normal Kah Detak Jantung Anda? Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai. Coba Hitung! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Jantung, Serangan Jantung 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Fibroadenoma Mammae (FAM)

Fibroadenoma mammae (FAM) adalah salah satu jenis tumor jinak yang muncul pada payudara. Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kanker Payudara, Kanker 3 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Hamil Anggur, Komplikasi Kehamilan yang Dikenal Sebagai Hamil Palsu

Hamil anggur adalah komplikasi kehamilan yang mengecoh. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mencegahnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 3 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Prolaktinoma

Prolaktinoma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tumor mediastinum

Tumor Mediastinum

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
kanker otak glioblastoma

Glioblastoma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
meningioma adalah

Meningioma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit