10 Makanan yang Paling Tidak Sehat untuk Jantung Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa 30% kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung? Menurut WHO, 17,5 juta (30%) dari 58 juta kematian di dunia,disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah pada tahun 2005. Angka ini akan tetap meningkat sampai tahun 2030, yang diperkirakan 23,6 juta penduduk akan meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Angka yang cukup besar mengingat penyakit jantung dan pembuluh darah dikategorikan sebagai penyakit tidak menular.

Angka ini meningkat seiring dengan gaya hidup masyarakat terutama pola makan yang tidak sehat. Anda harus menghindari makanan tidak sehat untuk jantung guna menurunkan risiko penyakit jantung.

Apa saja makanan tidak sehat untuk jantung?

Anda pasti setuju, jika junk food atau makanan cepat saji rasanya sangat enak, sehingga sulit untuk Anda tolak atau Anda hindari. Namun, ingatlah bahwa makanan cepat saji cenderung menyebabkan penimbunan lemak dalam tubuh, dan ini membuatnya menjadi berpengaruh terhadap kesehatan jantung.

Makanan yang diolah dengan cara ini kaya akan lemak jenuh, natrium, dan kolesterol yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung. Jangan khawatir, tidak selamanya makanan enak itu tidak baik untuk jantung, Anda harus cerdas dalam memilih olahan makanan. Berikut adalah sepuluh makanan tidak sehat untuk jantung yang tidak boleh Anda makan terlalu sering.

1. Ayam goreng

Anda pasti mengira bahwa ayam goreng terlihat cukup sehat bagi tubuh, namun ketahuilah jika makanan gorengan merupakan sumber kolesterol dan lemak. Empat potong ayam goreng cepat saji mengandung 920 kalori, 63 gram lemak dan 350 mg kolesterol. Dada ayam goreng tanpa kulit adalah bagian daging ayam yang paling bergizi.

Dada ayam goreng mengandung 120 kalori, 1,5 gram lemak dan 70 mg kolesterol. Kalau ingin makan ayam dengan versi leih sehat, dada ayam panggang dapat menjadi menu pengganti ayam goreng yang tak kalah lezat dan lebih rendah lemak.

2. Sosis

Sosis mengandung 22 gram lemak dengan 8 gram lemak jenuh dan 810 mg natrium tiap kali dipanggang. Namun ini dapat diganti dengan  sosis kalkun asap yang hanya mengandung 110 kalori, 6 gram lemak dengan 1,5 gram lemak jenuh.

3. Cheese cake

Cake keju alias cheese cake banyak mengandung kalori dan asupan lemak dengan rincian 860 kalori, 57 gram lemak, dan 80 gram karbohidrat per irisan.

Jika memang Anda sangat ingin mencicipi cheese cake, pilihlah cheese cake yang polos, yang memiliki kandungan 315 kalori, 20 gram lemak, dan 25 gram karbohidrat. Walaupun tetap saja bukan pilihan makanan sehat, cheese cake polos dianggap lebih baik.

4. Steak berlemak

Daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi, khususnya jika Anda mengonsumsi dalam jumlah banyak. Membatasi konsumsi daging sapi berlemak seperti sirloin dapat memberikan 594 kalori, 18,5 gram lemak dengan 6,8 gram lemak jenuh, dan 191 mg kolesterol.

Jika digoreng, kalori, kolesterol, dan garamnya juga akan semakin bertambah banyak. Membatasi asupan daging sapi dapat mencegah kerusakan arteri penyebab sakit jantung.

5. Burger

Burger besar mengandung 540 kalori, 29 gram lemak, dan 1040 mg natrium. Bahkan hamburger kecil buatan sendiri pun bisa mengandung lemak 14,8 gram dengan lemak jenuh 5,6 gram, dan 76 mg kolesterol.

6. Pizza

Sepotong irisan pizza mengandung 9,8 gram lemak dengan 4,4 gram lemak jenuh, dan 551mg natrium. Apalagi biasanya Anda pasti masih merasa kurang jika hanya makan satu iris pizza.

Cobalah untuk membuat pizza sendiri dengan meracik adonan dari tepung gandum utuh (whole wheat), lalu tambahkan saus dan keju rendah lemak untuk menciptakan alternatif yang sehat untuk seluruh keluarga.

7. Pasta atau spaghetti

Pasta yang dihidangkan secara cepat saji di restoran memiliki tambahan 1430 kalori, 81 gram lemak dengan 41 gram lemak jenuh, dan 4540 natrium.

Jika ingin menikmati pasta, cobalah yang terbuat dari gandum. Rata-rata jenis ini hanya mengandung 197 kalori, 0.8 gram lemak, dan merupakan sumber serat.

8. Es krim

Es krim mungkin bisa sangat menggoda untuk anak-anak, namun, tidak sedikit pula orang dewasa yang suka memakannya. Satu kemasan es krim mengandung 14 gram lemak dengan 10 gram lemak jenuh, dan 22 gram gula untuk setiap ½ cangkir (sekitar dua sendok).

Pengganti es krim yang lebih sehat adalah frozen yoghurt dengan kandungan setengah jumlah kalori dari es krim biasa dan hanya 3 g lemak dengan kandungan lemak jenuh 2 gram.

9. Donat

Satu donat krim cokelat dipenuhi 20 gram lemak dengan 5 gram lemak jenuh, 23 gram gula, dan 38 gram karbohidrat.

10. Keripik kentang

Keripik kentang yang asin gurih memang sangat menggoda untuk dimasukkan dalam daftar camilan favorit. Namun, satu kantong keripik kentang asin 1 ons mengandung 155 kalori, 10,6 gram lemak dengan lemak jenuh 3,1 gram, dan 149 mg natrium.

Anda sebaiknya tidak mengonsumsi makanan tersebut terlalu sering karena makanan ini adalah makanan tidak sehat untuk jantung Anda, jika Anda makan secara berlebihan.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Metode Pemeriksaan untuk Cek Kesehatan Jantung

Tidak hanya penderita penyakit jantung yang boleh melakukan cek jantung, namun juga termasuk yang memiliki faktor risiko. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung 9 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Bahaya Efusi Perikardium, Saat Jantung ‘Terendam’ Air

Efusi perikardium adalah kondisi di mana terdapat penumpukan cairan di sekitar jantung. Apa saja gejalanya? Apakah efusi perikardium ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 7 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Angina

Normal Kah Detak Jantung Anda? Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai. Coba Hitung! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Jantung, Serangan Jantung 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ablasi jantung

Ablasi Jantung, Prosedur Medis untuk Mengatasi Detak Jantung yang Tidak Normal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit