Bahaya Berenang di Air Kotor, Bisa Terkena Infeksi Langka yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama musim hujan, bukan barang baru lagi kalau beberapa daerah di Indonesia langganan banjir. Anak-anak yang bermain dan berenang mengarungi genangan banjir juga bukan lagi dianggap sebuah fenomena aneh di Tanah Air kita. Meski begitu, orangtua harus sebisa mungkin melarang anaknya untuk berenang di air kotor. Tak peduli seberapa tinggi genangannya, luapan air banjir bisa tercemar oleh berbagai organisme penyebab penyakit.

Dikutip dari studi oleh Dr. Supakorn Rojananin, M.D., kepala deputi Fakultas Kedokteran sekaligus rekanan profesor di Mahidol University, air genangan banjir di Jakarta Timur pada Januari 2005 lalu mengandung koloni bakteri E. coli dan virus enterik Hepatitis A dua kali lipat lebih tinggi daripada air sungai biasa. Nah, ada satu lagi organisme yang meski langka, namun tetap berbahaya dan bahkan mematikan. Namanya adalah amoeba Naegleria fowleri.

Mengenal amoeba Naegleria fowleri yang suka berenang di air kotor

Amoeba merupakan suatu organisme sel tunggal yang berukuran sangat kecil dan dapat menginfeksi manusia. Baru-baru ini spesies amoeba langka bernama Naegleria fowleri menginfeksi otak seorang remaja di Amerika Serikat setelah ia berenang di air keruh, sungai dekat rumahnya.

Amoeba Naegleria fowleri

Naegleria fowleri merupakan amoeba yang berukuran sangat kecil, yaitu 8 hingga 15 mikrometer. Sebagai perbandingan, rambut manusia memliki lebar 40 hingga 50 mikrometer. Amoeba jenis ini sering ditemukan pada air tawar hangat, umumnya pada sungai dan danau — terutama yang kotor. Amoeba ini bahkan dapat ditemukan pada kolam renang yang kurang bersih.

Bagaimana amoeba Naegleria fowleri menginfeksi manusia?

Naegleria fowleri sebenarnya jarang menginfeksi manusia. Anda bisa dan mungkin saja pernah mengalami kontak dengan amoeba ini dan tidak jatuh sakit. Pasalnya jika tertelan, asam lambung Anda bisa langsung membunuhnya. Tetapi jika terjadi infeksi, biasanya akan berakibat fatal.

Infeksi bisa terjadi ketika amoeba ini masuk ke dalam tubuh lewat lubang hidung ketika Anda berenang di air keruh dan menghirupnya. Dari situ, amoeba menginfeksi otak melalui serabut saraf olfaktori yang ada di hidung Anda. Karena menginfeksi otak,Naegleria fowleri juga sering dikenal sebagai amoeba pemakan otak.

Antara tahun 1962 dan 2015, dari 138 infeksi amoeba, hanya tiga orang yang berhasil selamat menurut Centre for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat (setara Ditjen Pengendalian Penyakit di Indonesia).

Tanda dan gejala infeksi amoeba Naegleria fowleri

Infeksi Naegleria fowleri dapat menyebabkan seperangkat gejala yang disebut primary amebic meningoencephalitis, yang ditandai dengan peradangan otak yang lambat laun menghancurkan jaringan otak. Gejala umumnya adalah mual muntah yang terjadi lima hari setelah paparan pertama dengan amoeba tersebut.

Serangkaian gejala lainnya bisa dimulai dalam 2 hingga 15 hari setelah paparan dengan amoeba. Tanda-tanda dan gejala lainnya dari infeksi naegleria dapat meliputi:

  • Perubahan pada indera penciuman atau pengecap
  • Demam
  • Sakit kepala serius dan tiba-tiba
  • Leher kaku
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Mual dan muntah
  • Linglung
  • Kehilangan keseimbangan
  • Rasa kantuk
  • Kejang-kejang
  • Halusinasi

Bisakah infeksi ini diobati?

Infeksi amoeba ini sangat mematikan. Setelah gejala timbul, seseorang yang terinfeksi dapat meninggal dunia dalam waktu 5-7 hari.

Namun hal ini bisa dicegah dengan pengobatan yang tepat. Pada pasien yang telah terinfeksi amoeba ini, pengobatan daruratnya adalah dengan obat kanker yang disebut Impavido (miltefosine).

Perawatan utama untuk infeksi Naegleria fowleri adalah obat antijamur, amphotericin B – biasanya disuntikkan ke dalam pembuluh darah (secara intravena) atau pada area di sekitar saraf tulang belakang untuk membunuh amoeba.

Bagaimana cara mencegahnya?

Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi amoeba jenis ini adalah menghindari berenang di air kotor dan membenamkan kepala (misalnya berenang atau menyelam) ke dalam air tersebut. Hindari juga mandi dan mencuci hidung dengan air yang terkontaminasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jamur pada Kulit [Part 3]: Kandida, Jamur yang Bisa Melompat

Jamur kandida sangat menyukai area kulit tubuh yang lembab, misalnya pada area lipatan paha, bokong, ketiak, sela jari, dan payudara. 

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Penyakit Infeksi Kulit 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Dekstrokardia adalah kelainan jantung langka yang menyebabkan letak jantung bergeser ke sebelah kanan. Apa saja bahayanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berkenalan Dengan Candida albicans, Jamur Penghuni Tubuh Manusia yang Bisa Sebabkan Penyakit

Candida albicans adalah salah satu jenis jamur Candida yang berisiko menimbulkan penyakit infeksi pada tubuh. Nah, apa saja penyakit tersebut?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Infeksi Melalui Makanan 12 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

11 Penyebab yang Membuat Vagina Anda Terasa Gatal

Tiga dari 4 wanita di dunia pernah kena infeksi jamur yang bikin vagina gatal minimal sekali seumur hidupnya. Selain itu, apa lagi penyebab vagina gatal?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 5 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi jamur pada penis

5 Bahan Alami yang Bisa Dipakai untuk Mengobati Infeksi Jamur Penis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit