Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Shower Cap?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Shower cap sangat berguna untuk menjaga rambut tetap kering selagi mandi. Namun, seperti perlengkapan mandi lainnya, Anda juga perlu mengganti shower cap secara rutin untuk menghindari bakteri yang menumpuk setelah penggunaan berulang kali.

Lalu, seberapa sering Anda harus membuang shower cap dan menggantinya dengan yang baru? Berikut ulasannya.

Mengapa Anda perlu mengganti shower cap?

Kamar mandi merupakan lingkungan yang lembap sehingga menjadi tempat ideal bagi berbagai macam mikroba untuk berkembang biak. Beragam mikroba ini bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, termasuk ke shower cap yang Anda gunakan.

Kini, bayangkan jika mikroba seperti bakteri dan jamur berpindah ke kulit kepala Anda. Mikroba bisa menginfeksi kulit serta menimbulkan gejala berupa gatal dan kemerahan. Pada kasus lainnya, infeksi bahkan dapat mengakibatkan masalah pada kulit kepala.

Contoh masalah kulit kepala yang mungkin terjadi akibat tidak mengganti shower cap adalah kurap. Penyakit kurap disebabkan oleh infeksi jamur. Kurap merusak kulit kepala dengan membuatnya menjadi berkerak serta menghalangi rambut untuk tumbuh.

Dampak shower cap yang kotor tidak berhenti sampai di situ. Shower cap sering kali disimpan dalam keadaan basah di kamar mandi. Udara kamar mandi yang lembap membuat shower cap lebih sulit untuk benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Menggunakan shower cap yang lembap membuat kepala menjadi pengap. Akibatnya, kulit kepala dan rambut Anda menjadi bau apek. Bau apek bahkan dapat bertambah buruk apabila terdapat bakteri dan jamur yang berkembang biak pada kulit kepala.

Kapan waktunya mengganti shower cap?

Sumber: Noble Rate

Waktu terbaik untuk mencari shower cap baru tergantung pada jenisnya. Ada dua jenis shower cap, yakni shower cap sekali pakai serta shower cap yang dapat dicuci dan digunakan berulang kali.

Sesuai dengan namanya, shower cap sekali sebaiknya langsung dibuang setelah selesai digunakan. Biasanya, shower cap sekali pakai dibuat dari plastik tipis.

Sementara itu, shower cap yang dapat digunakan berulang kali terbuat dari bahan sintetis yang tebal. Shower cap ini bisa dicuci setiap beberapa hari sekali tergantung kebutuhan. Namun, pada akhirnya Anda tetap harus menggantinya dengan yang baru.

Tidak ada patokan khusus mengenai waktu yang tepat untuk mengganti shower cap. Meski demikian, apabila mengikuti standar penggunaan peralatan mandi lainnya, seperti spons atau shower puff, shower cap sebaiknya diganti setiap 3-4 minggu sekali.

Cara merawat dan mencuci shower cap

Jika Anda menggunakan shower cap yang dapat digunakan berulang kali, berarti Anda perlu mengetahui cara merawat dan mencucinya. Shower cap bisa dicuci dengan sabun biasa, tapi Anda pun bisa memanfaatkan cuka putih agar hasilnya lebih bersih.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan air dalam baskom berukuran sedang, lalu tambahkan sedikit cuka putih.
  • Rendam shower cap ke dalam campuran air dan cuka selama 15-20 menit.
  • Angkat shower cap, lalu berikan 1-2 tetes sabun cuci cair. Gunakan sabun untuk membersihkan seluruh permukaan shower cap.
  • Bilas shower cap dengan air mengalir, lalu jemur di tempat yang kering.

Selama belum waktunya mengganti shower cap, Anda dapat mengulang kembali cara perawatan tersebut. Jangan lupa untuk selalu menyimpan shower cap di tempat yang kering agar terhindar dari pertumbuhan bakteri dan jamur.

Shower cap memang berguna untuk menjaga rambut tetap kering. Namun, penggunaan dan perawatan yang keliru justru bisa menimbulkan masalah bagi rambut. Jadi, pastikan Anda merawat shower cap dengan baik dan menggantinya secara teratur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Masalah Kulit Kepala yang Paling Umum, Mulai dari Ketombe Hingga Psorasis

Ketombe jadi masalah kulit kepala yang paling umum terjadi. Namun, bukan cuma itu saja, lho! Apa saja penyakit yang menyerang kesehatan kulit kepala?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Selain Ketombe, Ini 10 Penyakit Kulit Kepala yang Perlu Diwaspadai

Ketika kulit kepala gatal parah, mungkin Anda akan menduga ini akibat dari ketombe. Padahal, beberapa hal ini juga bisa jadi penyebab kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 Agustus 2018 . Waktu baca 8 menit

Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Bisul dan Jerawat yang Sebenarnya

Jerawat dan bisul adalah masalah kulit yang mengganggu. Kadang, kita sulit membedakan keduanya. Lalu apa sebenarnya perbedaan bisul dan jerawat?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dermatologi, Jerawat, Health Centers 18 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kulit kepala terbakar matahari

6 Cara Mudah Mengatasi Kulit Kepala Terbakar Matahari

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
penyebab utama rambut rontok

5 Masalah Kulit Kepala yang Bisa Sebabkan Rambut Rontok Hingga Parah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16 April 2019 . Waktu baca 4 menit
infeksi kulit kepala

Berbagai Cara Mengatasi Infeksi Kulit Kepala Sesuai Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit
jerawat di kulit kepala

Resah dengan Jerawat di Kulit Kepala? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11 Desember 2018 . Waktu baca 6 menit