8 Tanda dan Gejala Penyakit Crohn yang Perlu Anda Waspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/08/2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Penyakit Crohn atau yang lebih akrab dikenal dengan radang usus lebih sulit didiagnosis dibanding masalah pencernaan lainnya. Pasalnya, peradangan usus ini bisa memunculkan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang, tergantung bagian saluran atau jaringan pencernaan mana yang diserang. Untuk itu, ketahui lebih lanjut apa saja gejala penyakit Crohn berikut ini.

Berbagai tanda dan gejala penyakit crohn yang harus Anda perhatikan

Penyakit Crohn adalah peradangan yang terjadi pada usus kecil dan usus besar. Gejala penyakit Crohn pada setiap orang bisa muncul berbeda, begitu pula dengan tingkat keparahannya. Beberapa orang melaporkan hanya mengalami gejala ringan, sementara yang lain mengungkapkan penyakit ini bisa sangat melemahkan tubuh dan menghambat aktivitas.

Tanpa perawatan, peradangan bisa menyebar ke jaringan lain pada saluran pencernaan sehingga menyebabkan komplikasi, bahkan sampai kematian pada segelintir kasus.

Dilansir dari Self, Jessica Philpott, MD, PhD, seorang gastroenterologi di Cleveland Clinic menjelaskan ada beberapa gejala penyakit Crohn yang umum terjadi, seperti:

1. Diare

diare-kronis

Semua orang pasti pernah mengalami diare. Namun, diare karena penyakit Crohn akan terasa lebih parah. Orang dengan penyakit Crohn bisa mengalami diare mulai dari berhari-hari sampai beberapa bulan. Bila Anda mengalami diare parah, kemungkinan besar peradangan terjadi pada sisi kanan usus besar.

Penyakit Crohn menyebabkan otot-otot saluran pencernaan berkontraksi berlebihan sehingga menimbulkan kram otot. Akibatnya, makanan yang masuk ke dalam tubuh akan dicerna dengan cepat dan berakhir menjadi feses yang cenderung berair.

2. Feses berdarah

kanker penyebab BAB berdarah

Gejala penyakit Chron yang juga umum adalah feses berdarah karena peradangan usus akan menyebabkan dinding usus terluka. Lambat laun, luka tersebut membentuk ulkus (bisul) dan jaringan parut yang bisa pecah berdarah.

Kondisi ini menandakan peradangan terjadi pada usus besar, rektum, atau sisi sebelah kiri usus kecil.

3. Nyeri atau kram perut yang terasa hebat

BAB berdarah

Selain diare, orang dengan penyakit Crohn yang memiliki gejala feses berdarah biasanya mengalami kesulitan untuk buang air besar. Kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri, kram dan kembung.

Gejala yang satu ini terutama dirasakan pada orang-orang yang juga mengalami penyempitan dinding usus (striktur usu) akibatadanya jaringan parut. Nyeri perut yang terasa hebat dan disertai sembelit cenderung lebih sering terjadi pada orang yang mengalami peradangan pada usus kecil.

4. Demam dan kelelahan

gejala demam

Sama seperti peradangan di bagian tubuh lainnya, saluran pencernaan yang meradang akibat penyakit Crohn juga bisa menimbulkan gejala demam. Demam adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh Anda sedang melawan ancaman bakteri yang ikut menyerang dan memperparah peradangan tersebut.

Selain itu, gejala penyakit Crohn juga bisa membuat tubuh Anda dehidrasi, kelelahan, dan kekurangan nutrisi. Ini karena diare dan demam membuat tubuh menjadi kekurangan cairan, sementara saluran cerna yang meradang juga tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan dengan baik.

Penyakit ini juga bisa membuat seseorang sulit tidur nyenyak dan rentan anemia, yang semakin memperparah kelelahan.

5. Luka pada mulut dan berat badan turun drastis

mulut terasa kering

Peradangan pada saluran cerna bisa menimbulkan luka pada mulut yang akhirnya menjadi koreng.

Selain luka di mulut, gangguan pencernaan akibat penyakit Crohn membuat penderitanya tidak nafsu makan. Berkurangnya nafsu makan tersebut disebabkan oleh rasa cemas dan takut. Mereka merasa makanan yang dimakan akan menimbulkan rasa sakit pada mulut atau perut atau membuat mereka harus berlama-lama di kamar mandi; baik itu karena  diare atau sembelit.

6. Nyeri pada bokong

Bisul ulkus yang terbentuk akibat luka dari peradangan dinding usus lama-lama akan membentuk fistula. Fistula adalah saluran abnormal yang terbentuk antara dua organ akibat berkembangnya suatu luka.

Biasanya fistula akan muncul di antara usus dengan kulit atau usus dengan organ lain. Paling umum muncul di sektar area anus sehingga membuat prang dengan penyakit Crohn sering mengeluhkan sakit pada bokongnya.

7. Peradangan pada kulit, mata, dan sendi

bercak merah pada mata

Peradangan juga berkembang dan menyebabkan konjungtivitis (mata merah) atau masalah kulit seperti eritema nodosum (benjolan besar menyakitkan yang sering muncul pada kaki). Ini merupakan gejala penyakit Crohn yang jarang terjadi dan menandakan bahwa peradangan sudah sangat parah.

8. Kulit terasa gatal

gatal karena kulit kering

Peradangan akibat penyakit Crohn bisa menghalangi saluran yang mengangkut cairan empedu, cairan pencernaan dari hati ke kantong empedu dan usus kecil. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki penyakit Primary Sclerosing Cholangitis (PSC) sekaligus dengan penyakit Crohn. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan kulit terasa sangat gatal.

Hingga kini, belum ada obat yang tersedia untuk menyebuhkan penyakit Crohn. Tapi, perubahan gaya hidup terutama pola makan dan beberapa obat dapat mengurangi keparahan gejalanya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Mengatasi Stres Bagi Penderita Penyakit Crohn

Stres bisa memperburuk gejala pada penderita penyakit Crohn. Guna menghindarinya, berikut adalah 5 cara mengatasi stres yang dapat dilakukan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/03/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Langkah Penting Mengusir Rasa Lelah Akibat Terserang Penyakit Crohn

Selain bikin perut terasa nyeri dan kram, penyakit Crohn juga memicu rasa lelah. Yuk, simak cara mengatasi kelelahan akibat penyakit Crohn disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 17/03/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Agar Liburan Tetap Asyik Bagi Penderita Radang Usus

Penyakit radang usus kini bukan lagi batasan bagi Anda yang ingin berlibur. Berikut adalah 5 tips liburan bagi penderita radang usus yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 17/03/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mengatasi Kelelahan Akibat Terserang Radang Usus (IBD)

Selain kurang tidur, radang usus (IBD) juga bisa menimbulkan kelelahan. Penting untuk mencari tahu cara mengatasi kelelahan akibat radang usus ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

IBS dan stres

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 3 menit
obat radang usus

Rekomendasi Obat dari Dokter untuk Mengobati Radang Usus Besar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15/11/2019 . Waktu baca 6 menit
cara mengobati radang usus

Cara Mengobati Radang Usus Agar Tidak Semakin Memburuk

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019 . Waktu baca 7 menit
kontrasepsi untuk radang usus

Tips Memilih Alat Kontrasepsi Paling Aman untuk Wanita Pengidap Radang Usus (IBD)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15/09/2019 . Waktu baca 4 menit