Tak Mau Digigit Nyamuk? Usir Dengan 5 Bahan Aktif Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Digigit nyamuk memang cukup mengganggu. Tak cuma rasa gatal, gigitan nyamuk juga meninggalkan bekas seperti bentol dan kemerahan. Belum lagi digigit nyamuk yang membawa kuman penyakit. Maka itu, Anda harus melindungi supaya tidak digigit nyamuk.

Nah, memang ada banyak produk yang mengklaim bahwa produknya ampuh mengusir nyamuk. Akan tetapi, sebaiknya pilih-pilih dulu sebelum membeli produk. Pastikan bahwa produk tersebut mengandung bahan-bahan yang bisa membuat nyamuk tidak mau mendekat. Lantas, produk seperti apa saja yang manjur dipakai supaya tidak digigit nyamuk?

Bahan aktif pengusir nyamuk

Supaya tidak digigit nyamuk, Anda juga harus memerhatikan pakaian Anda. Jika memang Anda pergi ke lingkungan yang banyak nyamuknya, usahakan untuk menggunakan pakaian lengan dan celana panjang.

Nah, agar makin tidak disukai nyamuk, Anda bisa menggunakan berbagai produk obat nyamuk. Nah, sebelum membelinya, Anda juga sebaiknya perhatikan berapa lama produk bisa efektif mencegah nyamuk datang dan bahan di dalamnya.

Pasalnya, ada beberapa bahan yang memang terbukti ampuh mengusir nyamuk. Apa saja?

bahaya menghirup obat nyamuk semprot

1. DEET

DEET telah ada selama lebih dari 60 tahun. Pertama kali dipatenkan oleh Tentara Amerika Serikat untuk membantu melindungi tentara dari serangga.

Bahan aktif ini juga sudah terbukti bisa mencegah gigitan nyamuk, lalat, dan berbagai serangga lainnya. DEET dapat digunakan langsung ke kulit dan tersedia dalam konsentrasi mulai dari 5-100 persen di lebih dari 100 produk yang berbeda.

2. Permethrin

Supaya tidak digigit nyamuk, Anda juga bisa menggunakan obat pada pakaian atau barang yang Anda gunakan. Pasalnya bahan aktif permethrin ini tidak aman jika dipakai langsung ke kulit.

Namun, Anda bisa menyemprotkannya ke pakaian atau tenda, agar tidak ada nyamuk yang menyerang Anda saat berkemah.

3. Picaridin

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan picaridin sebagai bahan yang efektif mengusir nyamuk pembawa malaria. Namun, sayangnya tidak bisa digunakan untuk mencegah gigitan serangga lain.

Tidak seperti DEET, picaridin tidak berbau, tidak berminyak, dan tidak akan merusak pakaian atau plastik.

Ini dapat diperoleh dalam konsentrasi dari 5-20 persen. Pada 20 persen, obat nyamuk setara dengan konsentrasi DEET yang digunakan oleh tentara AS dan berlangsung selama 8-10 jam.

4. Citronella

Meskipun citronella tidak dianggap seefektif beberapa obat nyamuk lainnya, tapi citronella telah mampu menjadi pembasmi beberapa jenis serangga yang tidak bisa disingkirkan bahan DEET.

Citronella dianggap aman untuk ditaruh di kulit, dan kebanyakan penelitian menyarankan untuk menggunakan obat ini ke kulit setiap 30-60 menit.

5. PMD

PMD adalah versi sintesis dari minyak lemon eucalyptus (OLE), yang merupakan satu-satunya zat alami yang diakui oleh Centers for Disease Control and Prevention untuk mengusir nyamuk yang membawa virus West Nile.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa PMD dapat mengusir nyamuk seefektif DEET selama enam jam. Selain itu, PMD juga berasal dari bahan alami sehingga aman digunakan semua orang.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca