5 Pilihan Minyak yang Lebih Sehat untuk Memasak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Minyak sangat lekat kaitannya dengan lemak. Lemak dapat dikategorikan secara sederhana menjadi dua bentuk, yaitu lemak baik dan lemak jahat, di mana keduanya dapat dengan mudah kita temui di berbagai macam makanan.

Jenis lemak yang terkandung dalam minyak

Semua makanan yang mengandung lemak, seperti mentega, lemak padat (shortening), dan minyak, terdiri dari asam lemak. Asam lemak ini terbentuk dari zat kimia spesifik yang berdampak pada bagaimana lemak tersebut berpengaruh pada masakan dan bagaimana lemak tersebut berpengaruh pada tubuh kita. bentuk dari zat kimia ini dikelompokkan menjadi jenuh, tidak jenuh tunggal, dan tidak jenuh ganda.

Lemak jenuh

Contohnya seperti mentega, lemak babi (lard), dan lemak padat (shortening). Lemak jenuh ini membawa dampak yang buruk bagi kesehatan jika terlalu banyak kita konsumsi. Terlalu banyak lemak jenuh dalam tubuh berhubungan dengan meningkatnya kadar kolesterol, sehingga juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Alangkah baiknya jika Anda membatasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh.

Lemak tidak jenuh ganda

Dapat ditemukan pada minyak bunga matahari dan minyak kenari. Omega-3 dan omega-6 juga termasuk dalam lemak tidak jenuh ganda. Berbeda dengan lemak jenuh, lemak tidak jenuh ganda membawa dampak yang baik bagi kesehatan. Lemak tidak jenuh ganda dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah, di mana dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Khususnya omega-3, ia dapat melindungi jantung dan juga sebagai antiperadangan.

Lemak tidak jenuh tunggal

Jenis lemak ini dapat diperoleh dari minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak kacang. Sama seperti lemak tidak jenuh ganda, lemak tidak jenuh tunggal juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah, sehingga juga membantu Anda terhindar dari penyakit jantung.

Dengan mengetahui manfaat dan dampaknya bagi kesehatan, tampaknya Anda sudah mengetahui jenis minyak yang seperti apa yang sebaiknya Anda pakai untuk memasak atau untuk ditambahkan dalam makanan Anda. Ya, jenis minyak yang mengandung lemak tidak jenuh, menjadi pilihan yang lebih sehat untuk Anda. Sedangkan, jenis minyak yang mengandung lemak jenuh, sebaiknya Anda batasi penggunaannya.

Minyak apa yang paling sehat untuk masak?

Biasanya yang kita pakai untuk masak sehari-hari adalah minyak sayur atau yang biasa kita sebut sebagai minyak goreng. Namun, sebenarnya masih terdapat banyak minyak lain yang bisa kita pakai untuk masak atau hanya untuk ditambahkan dalam makanan kita, yang tentunya juga lebih sehat. Apa saja itu?

1. Minyak zaitun murni (extra virgin olive oil)

Pada urutan pertama, yang paling baik untuk masak adalah minyak zaitun murni. Minyak zaitun murni merupakan salah satu sumber lemak tidak jenuh tunggal. Sehingga, minyak ini bermanfaat untuk menjaga kadar kolesterol jahat Anda tetap rendah dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Minyak ini juga mengandung antioksidan tinggi yang disebut dengan polifenol, yang dapat melindungi jantung Anda. Anda bisa menggunakan minyak ini untuk mengukus sayuran atau untuk menumis sayuran, serta minyak ini paling pas digunakan sebagai salad dressing.

2. Minyak kanola

Minyak kanola juga dapat menjadi pilihan baik untuk masak. Kanola atau Canola adalah singkatan dari (Canada oil low acid). Minyak kanola merupakan jenis minyak yang mengandung lemak tidak jenuh tunggal. Walaupun tidak banyak mengandung antioksidan karena banyak dilakukan pemrosesan, namun minyak kanola kaya akan asam alfa-linoleat, bentuk dari omega-3 yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Minyak kanola mempunyai rasa yang netral dan juga titik asap yang tinggi, sehingga baik untuk memanggang dan menumis. Titik asap merupakan salah satu hal yang penting dipertimbangkan dalam memilih minyak untuk memasak di panas yang tinggi, seperti untuk menggoreng atau memanggang. Minyak kanola dapat digunakan untuk semua teknik memasak, tetapi jangan pernah menggunakannya secara berulang karena minyak ini tidak stabil setelah dipanaskan.

3. Minyak kenari

Minyak ini termasuk dalam minyak yang mengandung lemak tidak jenuh ganda dan juga mengandung omega-3. Minyak kenari mempunyai rasa seperti kacang, sehingga baik digunakan sebagai salad dressing atau untuk memanggang. Namun, minyak ini tidak tahan lama, jika Anda membeli minyak ini dalam botol kecil dan disimpan dalam kulkas, hanya akan bertahan sampai 3 bulan.

4. Minyak kacang

Minyak kacang tanah memiliki titik asap yang tinggi, sehingga menjadi pilihan baik untuk memasak dalam suhu tinggi, seperti untuk memanggang dan menumis. Minyak kacang tanah mengandung fitosterol, yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah penyakit kanker.

5. Minyak bunga matahari

Minyak bunga matahari mengandung lemak tidak jenuh ganda yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Karena telah dilakukan pemrosesan, minyak ini lebih stabil dan cocok untuk memasak dalam suhu tinggi. Minyak ini baik untuk menggoreng dan dapat menjadi pengganti mentega.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengulik Manfaat Minyak Biji Rami (Flaxseed): Lancarkan Pencernaan Sampai Mencegah Kanker

Meski kurang familiar, minyak biji rami (flaxseed) ternyata berpotensi menurunkan risiko kanker yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Apa lagi manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 14 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit

Pisang Hijau vs Pisang Kuning, Mana yang Lebih Bernutrisi dan Mengenyangkan?

Kebanyakan orang membeli pisang kuning karena menganggap yang sudah matang pasti lebih bernutrisi. Eits, pisang hijau juga tak kalah sehat, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Nutrisi, Hidup Sehat 5 November 2018 . Waktu baca 4 menit

Perhatikan 4 Efek Samping Minyak Canola Ini Sebelum Menggunakannya

Minyak canola adalah minyak nabati yang kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal. Namun, ada beberapa efek samping minyak canola yang harus Anda pahami.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Memasak Dengan Minyak Safflower Lebih Baik Ketimbang Pakai Minyak Sayur Biasa?

Salah satu jenis minyak yang lebih aman dan sehat untuk dipakai memasak ketimbang minyak kelapa sawit adalah minyak safflower. Kenapa demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Manfaat masak sendiri

Manfaat Masak Sendiri bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 3 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
minyak zaitun untuk jerawat

Seberapa Ampuh Minyak Zaitun Ampuh Mengobati Jerawat dan Bekasnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 16 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit
Manfaat masak sendiri

Amankah Jika Minyak Zaitun Digunakan Berulang Kali untuk Memasak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 29 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit