6 Kunci Penting untuk Hidupkan Semangat Berolahraga Buat Si Mager

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semua orang tahu kalau olahraga itu penting buat kesehatan. Sayangnya tidak semua orang punya semangat olahraga. Padahal, bekal pengetahuan saja tidak cukup bikin Anda hidup lebih sehat kalau tidak dibarengi dengan prakteknya di dunia nyata. Nah supaya Anda mulai dan tetap semangat olahraga sampai seterusnya, jajal tips berikut!

Ayo, jangan mager dan semangat olahraga!

Niat dan semangat olahraga, sih, sudah ada sejak lama. Janji-janji manis untuk olahraga juga sudah dari dulu dikampanyekan ke sana kemari. Bicara itu mudah. Yang rasanya sulit minta ampun adalah untuk mulai bergerak dan menjaganya supaya konsisten. Begitu, bukan? Tenang, Anda tidak sendirian.

Yuk, lawan rasa mager dan kobarkan semangat olahraga Anda dengan cara-cara berikut.

1. Buat jadwal rutin dan patuhi

menulis tangan vs mengetik

Niat dan tekad adalah fondasi utama dan yang paling sulit dibangun dari keinginan berolahraga teratur. Terlebih jika Anda punya kesibukan harian yang padat hingga sulit meluangkan waktu.

Untuk menyiasatinya, masukkan waktu olahraga sebagai bagian dari jadwal sehari-hari Anda. Mulailah perlahan dulu. Misalnya, sisihkan 30 menit dalam total 24 jam yang Anda miliki untuk berolahraga, dan buat jadwal 30 menit x 3 hari dalam seminggu.

Cari waktu yang menurut Anda paling lowong. Catat di jurnal, tandai di kalender, dan pasang alarm bila perlu pengingat. Anggap saja ini sebagai percobaan untuk membantu Anda menemukan waktu olahraga yang sesuai.

Sebisa mungkin komitmenlah dengan jadwal yang telah Anda susun. Jangan malah mengisinya dengan kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan olahraga.

2. Pilih olahraga yang Anda senangi

jasa personal trainer

Olahraga sering dianggap sebagai beban hidup. Ini mungkin karena Anda salah pilih jenis olahraganya sehingga malah makin malas berolahraga lagi.

Pada dasarnya, perlakukan olahraga seperti hobi atau kesukaan lainnya dalam keseharian Anda. Agar terus semangat olahraga, ikuti apa kata hati Anda.

Jika memang Anda tidak suka lari karena malas keringatan, jangan pilih lari sebagai rutinitas olahraga Anda. Coba berenang atau yoga. Kalau tidak suka olahraga sendirian, coba ikut kelas zumba, bootcamp, atau gabung klub futsal.

Pilih jenis latihan yang memang Anda gemari sampai Anda benar-benar bisa berkomitmen dengan jadwal olahraga itu. Setelah sekian lama terbiasa berolahraga, barulah eksplorasi coba-cona jenis olahraga yang lain.

3. Ibaratkan olahraga sebagai “hadiah”

gerakan olahraga tabata

Daripada menganggap olahraga sebagai beban tambahan, coba mulai tanamkan dalam diri bahwa olahraga itu sama seperti seperti liburan atau kegiatan menyenangkan lainnya.

Ya, tepatnya sebagai “hadiah” menarik yang menanti Anda setelah disibukkan dengan padatnya aktivitas dan bisa menyegarkan tubuh dan pikiran. Dengan begitu, pikiran ini secara tidak langsung akan meningkatkan semangat dan kecintaan Anda dalam berolahraga.

4. Nikmati olahraga yang Anda jalani

olahraga bareng teman

Salah satu bagian terpenting dalam membangun semangat olahraga adalah dengan menikmati setiap proses yang sedang Anda lakukan.

Artinya, jangan hanya olahraga karena terpaksa atau ikut-ikutan teman saja. Olahragalah karena benar-benar niat tulus dari dalam hari demi membawa perubahan positif bagi kesehatan tubuh Anda sendiri.

Bangun dan ciptakan suasana yang seru saat latihan, kemudian resapi setiap gerakan yang Anda lakukan. Ambil contoh, Anda pasti akan merasakan bagaimana otot di sekujur tubuh bekerja keras, peningkatan denyut nadi, serta lancarnya aliran peredaran darah. Intinya, hargai proses yang dialami oleh tubuh Anda saat berolahraga.

5. Rasakan manfaatnya

mengurangi nyeri rematik

Seiring rajin berolahraga, maka perubahan tubuh akan semakin terlihat jelas. Mulai dari berat badan yang lebih ideal, postur tubuh yang lebih bagus, daya tahan tubuh meningkat, fleksibilitas atau kelenturan tubuh terjaga, hingga lebih kuat saat menopang beban berat.

Manfaat baik dari rutin berolahraga bisa Anda rasakan cepat atau lambat. Yakin masih mau bolos berolahraga setelah panen manfaatnya?

6. Tingkatkan intensitas latihan

olahraga membakar kalori

Setelah terbiasa berolahraga, genjot terus semangat olahraga Anda dengan mencoba hal-hal baru yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya.

Anda bisa menambah waktu latihan, dari yang semula hanya 30 menit menjadi 1 jam sehari. Atau, ubah intensitas olahraganya saja tanpa harus meningkatkan durasi. Pilihan lainnya, jajal jenis olahraga lain yang tingkat kesulitannya lebih tinggi.

Semua pilihan yang Anda ambil sebenarnya sah-sah saja. Asalkan, jangan biarkan diri Anda bosan dan tetap pacu semangat Anda untuk terus berolahraga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Mendorong Anak Menjadi Atlet?

Olahraga sangat bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Namun, memotivasi dan mendorong anak menjadi atlet adalah lain hal. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rina Nurjanah
Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Menjadi Atlet di Mata Atlet Muda Indonesia

Menjadi atlet sejak usia belia sebaiknya berdasarkan keinginan si anak sendiri. Inilah kisah-kisah para atlet muda Indonesia atas pilihannya.  

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Olahraga yang dilakukan di luar rumah bisa bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan mental. Tapi apakah aman olahraga di luar rumah saat pandemi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gerakan plank untuk perut rata

7 Gerakan Plank yang Bisa Dilakukan untuk Membentuk Perut Rata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 5 menit
kejang otot

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
kram otot

Kenali Penyebab yang Mungkin Membuat Anda Mengalami Kram Otot

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
persiapan naik gunung

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit