8 Cara Mengeluarkan Racun Dari Tubuh (Detoksifikasi)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Setiap hari tubuh kita terpapar oleh racun, baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. Dari makanan yang kita makan pun kita bisa mendapatkan racun, dari sisa-sisa hasil metabolisme atau fungsi yang dilakukan tubuh. Untuk itu, detoksifikasi diperlukan untuk membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Tubuh perlu beristirahat sebentar untuk membersihkan dirinya.

Di dalam tubuh sendiri sebenarnya sudah ada mekanisme khusus untuk membuang racun, seperti dari keringat atau air kencing. Namun, ada baiknya Anda juga turut membantu tubuh membersihkan racun. Setelah Anda melakukan detoksifikasi, tentu Anda merasa tubuh lebih segar dan lebih bugar.

Bagaimana cara mengeluarkan racun dari tubuh?

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Mulai dari cara yang mudah dan murah atau cara yang sedikit membutuhkan usaha dan uang. Anda bisa memilih sendiri mana yang lebih cocok untuk Anda.

BACA JUGA: 6 Herbal yang Bisa Digunakan untuk Detoksifikasi Hati

1. Puasa

Ya, mungkin Anda sudah sering menjalankan puasa dan tanpa Anda sadari sebenarnya Anda juga sedang melakukan pembersihan tubuh dari racun saat menjalankan puasa. Pada saat puasa, Anda tidak minum dan tidak makan selama beberapa jam. Waktu itu dapat dimanfaatkan oleh tubuh untuk pembersihan diri dan juga untuk beristirahat sejenak. Ini merupakan kesempatan tubuh untuk mengatur ulang fungsinya, pemulihan, dan penyegaran.

Pada saat ini, sebaiknya Anda juga menghindari stres, sehingga Anda juga memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat secara mental dan emosionalnya, tidak hanya secara fisik. Anda bisa mencoba cara ini satu hari dalam seminggu.

2. Minum air lebih banyak

Tubuh kita mengandung 80% air, sehingga kita tentu memerlukan air untuk membantu tubuh menjalankan fungsinya. Saat Anda minum, sebenarnya Anda tidak hanya memuaskan dahaga, tetapi juga membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Saat Anda ingin mengeluarkan racun dari tubuh, Anda mungkin membutuhkan lebih banyak air daripada rekomendasi biasanya.

Minum 8-10 gelas air putih per hari sudah cukup dalam menyediakan air untuk tubuh, tetapi Anda perlu menambah konsumsi air Anda saat Anda melakukan detoksifikasi. Namun, kebutuhan air setiap orang berbeda-beda tergantung dari jenis kelamin dan ukuran tubuh. Kebutuhan cairan seseorang juga akan meningkat saat ia lebih banyak melakukan aktivitas fisik.

3. Lakukan aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat

Salah satu cara tubuh dalam mengeluarkan racun adalah dengan melalui keringat. Suatu penelitian menemukan bahwa kandungan arsenik, kadmium, timbal, dan merkuri terkandung di dalam keringat yang Anda keluarkan. Bagaimana cara mengeluarkan keringat? Tentu, Anda bisa melakukannya dengan cara olahraga atau pergi ke sauna. Ya, olahraga merupakan salah satu cara sehat untuk menjaga tubuh Anda tetap bugar dan juga untuk membantu tubuh mengeluarkan racun. Untuk Anda yang tidak suka olahraga, ayo mulai sekarang lakukan olahraga setidaknya 30 menit saja dalam sehari.

4. Konsumsi lebih banyak sayur dan buah

Seperti yang sudah Anda ketahui, sayur dan buah mengandung banyak zat-zat penting yang dapat membantu fungsi tubuh. Dengan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah setiap harinya, Anda juga dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Ya, kandungan serat dalam sayuran dan buah-buahan dapat membantu tubuh menghilangkan racun.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari adalah:

  • Menerapkan diet makanan mentah (raw diet). Diet ini dapat membantu usus dan hati dalam mengeluarkan racun. Pada diet ini, Anda diharuskan untuk mengonsumsi sayuran dan buah mentah, termasuk kacang-kacangan dan biji-bijian mentah. Beberapa makanan yang dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi adalah bawang putih, lemon, kacang hijau, dan sayuran mentah.
  • Jus sayuran dan buah. Jika Anda merasa tidak mampu untuk menghabiskan banyak sayuran dan buah dalam satu hari, mungkin Anda bisa membuatnya menjadi jus. Buatlah jus dengan campuran sayuran dan buah-buahan kesukaan Anda, terutama yang banyak mengandung serat dan vitamin C. Ini adalah cara yang mudah Anda lakukan.

BACA JUGA: Bisakah Cold Pressed Juice Bikin Langsing dalam Sekejap?

5. Jauhkan kebiasaan yang tidak baik

Jika Anda perokok, sebaiknya hentikan terlebih dahulu kebiasaan merokok Anda saat Anda sedang menjalankan detoksifikasi. Rokok dan asap rokok yang terhirup oleh Anda pastinya adalah racun bagi tubuh Anda. Begitu juga jika Anda terbiasa minum minuman alkohol, sebaiknya juga tinggalkan kebiasaan ini. Alkohol dapat memberatkan kerja hati, ini tentu tidak baik saat Anda sedang berusaha mengeluarkan racun dari tubuh.

Jika Anda penggemar kopi, Anda juga harus berhenti sejenak untuk menikmati sajian kopi Anda. Kopi mengandung kafein yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Sebaiknya, ganti minuman kopi Anda setiap pagi dengan secangkir teh hijau. Walaupun kopi dan teh sama-sama mengandung kafein, namun jenisnya berbeda. Teh hijau juga mengandung polifenol, sejenis antioksidan, yang dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh.

6. Minum air lemon setiap pagi

Anda bisa minum air lemon setiap pagi saat lambung masih kosong , hal ini dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi sebelum proses dalam tubuh lainnya mulai bekerja. Air lemon dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh, membersihkan tubuh Anda dari racun, dan juga melancarkan pencernaan. Anda mungkin dapat merasakan hasilnya setelah Anda melakukan rutinitas ini dalam jangka panjang.

7. Kurangi konsumsi gula

Mengurangi konsumsi gula Anda, termasuk pemanis buatan, juga merupakan sebuah usaha untuk mengurangi racun dalam tubuh Anda. Mengonsumsi banyak gula juga dapat memberatkan kerja pankreas dalam menghasilkan insulin. Sebaiknya, pilihlah makanan sumber gula (karbohidrat) yang juga mengandung serat, seperti gandum, oat, dan beras merah, sehingga Anda mendapatkan manfaat lebih.

8. Cukup tidur

Tidur merupakan waktu tubuh untuk beristirahat, sehingga tubuh segar kembali keesokan harinya. Tidur cukup setiap malam membantu tubuh dalam mengurangi racun yang terbentuk dalam tubuh, karena saat tidur organ-organ dalam tubuh tidak bekerja sekeras saat Anda bangun. Kurang tidur dapat melemahkan sistem imun, sehingga Anda mudah sakit.

BACA JUGA: Pertolongan Pertama untuk Orang yang Keracunan Sianida

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Konsumsi alkohol ternyata memengaruhi kondisi jantung Anda. Lantas, apa pengaruh baik dan buruk minum alkohol untuk kesehatan jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
cara membuat deodoran alami yang bisa dicoba di rumah

Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
makanan untuk yang kurang tidur

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
sumber karbohidrat paling sehat

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit