Merasa Jenuh Dengan Pasangan, Apakah Harus Mengakhiri Hubungan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/05/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Yang namanya menjalani hubungan jangka panjang, entah itu masih dalam tahap pacaran atau sudah menikah bertahun-tahun, besar kemungkinan Anda akan dilanda oleh rasa jenuh dan bosan. Bagaimana tidak jenuh jika sehari-hari Anda bertemu, makan, ngobrol, hingga tidur dengan orang yang sama terus setiap hari? Belum lagi masalah yang Anda berdua hadapi juga mungkin hanya berputar di isu yang sama dan itu-itu saja. Lantas kalau api cinta sudah tak lagi membara, haruskah memutuskan si dia saat sudah merasa jenuh dengan hubungan?

Apakah jenuh dengan hubungan tanda Anda dan pasangan sudah tidak lagi cocok?

Jika Anda merasa semuanya berjalan baik-baik saja, tapi hubungan tersebut terasa hambar dan datar karena Anda tidak lagi merasa antusias menghabiskan waktu bersama pasangan, jangan dulu terpancing emosi sesaat.

Dr. Ruth Westheimer, seorang terapis seks dan hubungan asal Amerika Serikat, menyarankan Anda untuk cari tahu dulu apa yang membuat Anda merasa jenuh dengan hubungan Anda berdua. Banyak hal yang mungkin sebenarnya tidak Anda sadari menjadi penyebab dari kebosanan yang sedang Anda alami.

Mungkin Anda semata merasa bosan karena kegiatan yang Anda lakukan saat malam Mingguan hanya terbatas pada makan malam di mall dan nonton bioskop. Anda mungkin merasa bosan dengan rutinitas seks yang datar-datar saja. Atau karena Anda dan si dia sudah kenal sangat lama, bahan obrolan pun sudah keburu habis dan merasa tidak ada lagi sesuatu yang menarik untuk dibicarakan.

Rasa bosan sangat wajar terjadi pada dua orang yang menjalani sebuah hubungan ekslusif, terlebih jika sudah menjalaninya dalam waktu lama. Rachel A. Sussman, L.C.S.W., menyatakan bahwa otak secara otomatis terprogram untuk mencari hal-hal baru dan menarik. Oleh karenanya, seseorang bisa merasa bosan dengan sesuatu yang itu-itu saja dan telah lama dilakukan — termasuk menjalani hubungan asmara.

Kesimpulannya, jenuh dengan pasangan bukanlah tanda hubungan sudah tidak sehat, apalagi harus cepat-cepat diakhiri apabila Anda memang benar masih tulus mencintainya. Rasa jenuh dengan hubungan hanyalah sebuah batu sandungan kecil dari perjalanan yang perlu Anda lewati.

Bicarakan pada pasangan secara terbuka

Saat hubungan mulai terasa membosankan, ada baiknya membicarakannya secara jujur dan terbuka. Anda bisa mulai dengan mencoba mengutarakan apa yang Anda rasakan, tentunya dengan bahasa yang halus dan tidak menyinggung perasaan. Mungkin saja pasangan Anda juga merasakan hal yang sama, tapi tidak berani untuk mengutarakannya.

Nah, setelah Anda berdua saling mengetahui perasaan masing-masing, mulailah untuk bersama-sama mencari solusi dari kebosanan yang sedang dihadapi. Hubungan yang sehat adalah ketika dua orang yang terlibat saling menjaga dan mendukung satu sama lain. Selain itu, hubungan yang sehat biasanya diwujudkan dengan keinginan tulus dari satu sama lain untuk saling menemani dalam suka maupun duka.

Cari solusinya!

Mencoba berbagai hal baru bisa menjadi salah satu cara untuk mengusir kebosanan dan menghangatkan kembali hubungan Anda. Jangan takut dan canggung untuk mencoba berbagai hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya, karena hubungan yang sehat perlu dipupuk untuk dapat terus berkembang dengan subur.

Jika Anda bosan dengan kegiatan kencang yang itu-itu saja, coba telusuri dunia maya untuk cari ide baru. Pergilah ke pantai atau naik gunung untuk menghabiskan akhir pekan berduaan. Atau jika bujet Anda berdua mencukupi, berwisatalah ke luar kota atau luar negeri untuk mencari suasana baru. Menghabiskan waktu di tempat waktu hanya berduaan saja bisa membuka kesempatan baru untuk lebih mengenal satu sama lain. Pssttt… Seks di waktu liburan terbukti lebih menggairahkan, lho!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rasa Bosan Bisa Memicu Kreativitas, Benarkah Demikian?

Kebosanan umum terjadi dan terkadang sulit untuk dihindari. Namun, ternyata Anda dapat memanfaatkan rasa bosan untuk memicu pemikiran yang lebih kreatif.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 31/03/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Agar Seks Tetap Memuaskan Setelah Melahirkan

Gairah seks menurun dan tidak puas dengan sesi ranjang bersama pasangan pasca melahirkan? Simak tips berhubungan intim setelah melahirkan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 03/01/2020 . Waktu baca 5 menit

5 Dampak Buruk yang Dihasilkan dari Gaslighting dalam Hubungan Asmara

Gaslighting adalah istilah baru untuk mengungkapkan manipulasi dalam sebuah hubungan. Dampaknya tentu saja cukup memengaruhi kehidupan korbannya, apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/12/2019 . Waktu baca 5 menit

Selain Orang Luar, Ternyata Anda Juga Bisa Merusak Hubungan Asmara Sendiri

Salah satu faktor berakhirnya sebuah hubungan ternyata bisa dari diri sendiri. Ini dia beberapa tanda yang menunjukkan Anda merusak hubungan sendiri

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fenomena bucin budak cinta

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . Waktu baca 7 menit
alasan orang menggoda

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 6 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan berjalan terlalu cepat

7 Tanda Hubungan Anda dan Pasangan Berjalan Terlalu Cepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . Waktu baca 5 menit