Mengatasi Trauma Memulai Hubungan Baru Setelah Bercerai

Oleh

Perceraian kadang bisa menyebabkan seseorang trauma untuk memulai hubungan baru. Trauma ini wajar terjadi. Pasalnya, perpisahan bukannya mustahil membentuk luka yang mendalam dalam diri dan sulit untuk “disembuhkan” sendiri. Namun, tidak perlu khawatir. Berikut adalah beberapa cara mengatasi trauma bercerai, agar Anda tidak perlu lagi ragu memulai hubungan baru.

Cara dasar untuk mengatasi trauma setelah bercerai

Mengatasi trauma pasca perceraian membuat Anda berani membuka hubungan baru setelah sebelumnya sempat gagal. Dengan mengatasi trauma, Anda pun dapat belajar banyak dari kegagalan masa lampau dan menjadikannya kesempatan untuk berkembang lebih baik lagi. 

Berikut ini adalah cara mengatasi trauma setelah bercerai.

1. Mengakui bahwa bercerai membuat trauma

Pertama, Anda bisa mengakui pada diri sendiri, bahwa perceraian merupakan hal traumatis yang pernah Anda alami. 

Dengan mengakui ini setidaknya Anda masuk ke tahap penerimaan diri. Penerimaan diri yang baik dapat membuka pintu pikiran dan perasaan Anda untuk bisa ikhlas dan melanjutkan kehidupan ke depannya. 

2. Silakan bersedih

Mengalami rasa kecewa, dikhianati, atau patah hati bisa membuat seseorang selalu ingin menangis. Tidak perlu malu untuk menangis. Pasalnya, menangis adalah sebuah ekspresi perasaan Anda atas kekecewaan apa yang Anda pernah alami . 

Dengan mengekspresikan perasaan Anda yang sedang bersedih setidaknya itu bisa membuat hati lega dan Anda bisa mengambil langkah selanjutnya untuk mengatasi trauma setelah bercerai. 

3. Pergi ke psikolog

Untuk mengatasi trauma setelah bercerai selanjutnya, Anda bisa konsultasi ke psikolog. Seseorang seharusnya tidak pernah berduka sendirian. Anda bisa menceritakan kisah trauma Anda dan menyelesaikan masalah tersebut dengan psikolog.

Nantinya psikolog akan mendengar dan membantu mencari cara, misalnya terapi, agar trauma Anda bisa sembuh dan tidak semakin parah. 

4. Bergabung ke support group

Selama mengalami masa-masa stres sehabis bercerai ini, Anda butuh bantuan dari orang-orang yang setidaknya punya pengalaman sama dengan Anda.

Dukungan dari kelompok atau circle yang tepat dapat menenangkan sembari menyadarkan Anda bahwa Anda tidak sendirian mengalami perceraian.

Saat berkunjung ke psikolog, minta saran dan rekomendasi organisasi atau kelompok pendukung mana yang bisa Anda coba masuki untuk mencari tempat rasa tenang sementara.

Ini bisa menjadi cara mengatasi trauma setelah bercerai dan membantu Anda melewati hari-hari yang berat.

Lalu, bagaimana tips untuk memulai hubungan baru?

Setelah dapat mengatasi trauma yang Anda alami karena bercerai, Anda bisa memutuskan untuk mau menjalin hubungan baru lagi atau tidak.

Meski telah bercerai dan gagal dalam berumah tangga, bukan berarti kesempatan Anda untuk merasakan cinta dan bahagia akan sirna selamanya. Berikut adalah beberapa tips singkat untuk memulai hubungan baru:

1. Tunggu dulu sampai Anda resmi bercerai

Pastikan dulu Anda telah resmi bercerai dari pasangan Anda. Pasalnya, status hubungan yang jelas akan mempermudah Anda untuk hidup mandiri atau berpasangan lagi ke depannya.

Ini juga menghindari pasangan baru Anda agar nantinya tidak disangka sebagai perusak rumah tangga Anda dan mantan pasangan. 

2. Cari tahu alasan kenapa butuh punya hubungan baru lagi

Setelah bisa mengatasi trauma akibat bercerai, kini Anda punya tugas untuk menanyakan pada diri sendiri. Cari tahu alasan kenapa Anda butuh punya hubungan baru lagi.

Apabila Anda merasa butuh berpasangan karena marah, sedih, kesepian, dan butuh orang lain untuk mengobati trauma Anda, itu salah.

Anda belum bisa berdamai dengan masalah dan juga trauma Anda. Anda tidak bisa menggantungkan atau berharap orang lain bisa memperbaiki luka di hati Anda. Sedangkan apabila Anda merasakan bahwa Anda mau berbagi kasih sayang dengan orang lain, mau menerima sayang dari orang lain tanpa membandingkan dengan masa lalu, tandanya Anda siap untuk hubungan baru.

3. Pelan-pelan asal pasti

Usai berdamai dengan diri sendiri dan bisa mengatasi trauma yang Anda alami setelah bercerai, ada baiknya tidak perlu buru-buru punya pasangan lagi. Tidak disarankan untuk memaksakan diri dekat orang lain tanpa pertimbangaan perasaan yang pasti.

Biarkan perasaan Anda mengalir dan insting atau naluri Anda menentukan seseorang mana yang baik dan cocok untuk menjadi teman hidup Anda selanjutnya.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 22, 2020 | Terakhir Diedit: Desember 18, 2019

Yang juga perlu Anda baca