Mengulik Asal-usul Panggilan Sayang “Beb” dan “Baby” (Ternyata Ada Manfaatnya!)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/06/2020
Bagikan sekarang

Punya panggilan sayang pada pasangan memang lumrah. Tiap pasangan umumnya memiliki panggilan sayangnya masing-masing. Dari sekian banyak panggilan sayang, “beb” dan “baby” sering sekali digunakan. Kenapa, sih, banyak pasangan yang menggunakan kata-kata ini untuk menunjukkan rasa cintanya pada pasangan?

Kenapa banyak pasangan saling memanggil “baby”?

pertanyaan tentang seks sebelum menikah

Apakah pasangan Anda sering memanggil Anda dengan sebutan “beb” atau baby”? Jika iya, pernahkah Anda menanyakan apa alasannya? Baby adalah istilah yang biasanya digunakan ibu di negara-negara berbahasa Inggris untuk memanggil anak-anaknya saat masih bayi.

Ahli neuroantropologi dari Florida State University, Dean Falk, percaya bahwa alasan orang menggunakan panggilan sayang tersebut untuk pasangannya yaitu karena mereka seperti bernostalgia tentang masa kecilnya. Banyak orang merasa panggilan ini mengingatkannya kepada cinta pertamanya, yaitu ibunya.

Nostalgia ini memicu otak untuk mengeluarkan dopamin. Dopamin yang dilepaskan dalam jumlah besar di otak biasanya akan menciptakan perasaan bahagia. Oleh karena itu, biasanya seseorang cenderung ingin mengulangi hal yang membuatnya senang. Maka, Dean Falk menyimpulkan bahwa panggilan yang memicu rasa bahagia ini kemudian dianggap sebagai cara yang tepat untuk menunjukkan kasih sayang seseorang kepada pasangannya.

Namun, Frank Nuessel, dosen bahasa dari University of Louisville, punya pendapat lain. Nuessel berpendapat bahwa menggunakan panggilan sayang ini juga membantu orang merasa lebih terbuka dan nyaman dengan pasangannya. Hal ini kemudian memampukan Anda dan pasangan membangun ikatan batin yang cukup kuat dan intim. Jadi panggilan sayang ini bermanfaat, bukan?

Selain panggilan sayang, ini cara lain untuk menambah keintiman

mendengarkan dan memahami pasangan

Selain dengan panggilan sayang, ada banyak cara untuk membantu menambah keintiman Anda dengan pasangan. Simak berikut ini, ya.

1. Bicara dari hati ke hati

Berbicara dari hati ke hati bersama pasangan membantu Anda untuk lebih dekat satu sama lain. Anda bisa saling menanyakan kira-kira belakangan ini apa saja hal yang mengganjal pikiran atau membuatnya senang. Selain itu, Anda juga bisa membicarakan berbagai hal lainnya terkait hubungan dan juga pribadi masing-masing. Bicarakan tentang harapan-harapan Anda berdua untuk menambah keintiman.

2. Liburan bersama

Untuk menambah keintiman, Anda dan pasangan bisa meluangkan waktu untuk berlibur sesekali. Berlibur tak hanya menyegarkan otak dan pikiran tetapi juga hubungan. Jika Anda dan pasangan sedang dilanda kebosanan karena merasa tidak ada yang baru dalam hubungan, maka berlibur bisa menjadi salah satu solusinya.

Dengan berlibur bersama, Anda dan pasangan akan banyak menghabiskan waktu kualitas berdua. Banyak hal baru yang bisa Anda lakukan dengan pasangan. Tak perlu berlibur ke tempat yang jauh atau mahal. Berkeliling kota menjajal tempat-tempat wisata atau museum daerah pun bisa jadi kegiatan yang seru, lho.

3. Jangan main HP saat berduaan

Meski sering bertemu dan saling memanggil satu sama lain dengan panggilan sayang, semuanya akan sia-sia jika selama bertemu Anda tidak benar-benar fokus pada satu sama lain. Ya, misalnya kalau Anda berdua malah terlalu sibuk main HP saat berduaan.

Akhirnya Anda berdua malah tidak sempat mengobrol. Cobalah berkomitmen untuk menjauhkan HP dan gawai apa pun saat Anda dan pasangan sedang menghabiskan waktu berdua. Lalu habiskan waktu dengan mengobrol dan saling mengenal satu sama lain.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Tanda Hubungan Anda dan Pasangan Berjalan Terlalu Cepat

Hubungan asmara yang berjalan terlalu cepat malah bisa berubah menjadi tidak sehat. Ini tanda-tandanya yang perlu Anda kenali.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengatasi Patah Hati?

Mengatasi patah hati adalah hal yang kompleks. Ada harapan yang pupus dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Biasakan Tidur Bersama Pasangan Anda agar Lebih Nyenyak

Beberapa orang yang sudah menikah mungkin merasa rindu masa-masa menguasai ranjang sendirian. Namun, ada manfaat tersembunyi dibalik tidur bersama pasangan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Mandi Bareng Pasangan, Hubungan Jadi Tambah Romantis

Beragam manfaat bisa diperoleh saat Anda mandi bersama pasangan. Ritual ini mendukung kesehatan psikologis dan memperkuat komunikasi dengan pasangan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
hubungan rebound bertahan

Sering Disebut Pelampiasan, Apakah Hubungan Rebound Bisa Bertahan Lama?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020
kencan online saat pandemi

Penyebab Kencan Online Selama Pandemi Begitu Diminati

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020
Ketertarikan fisik

5 Alasan Seseorang Memiliki Ketertarikan Fisik pada Orang Lain

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020